Banyak orang merasa galau, ragu, bimbang dan khawatir akan masa depan. Bertanya-tanya bagaimana nasibnya nanti. Apakah bisa jadi orang sukses? apakah bisa lulus kuliah? apakah bisa naik pangkat? apakah bisa menikah dengan orang yang dicintai dan lain-lainnya.

Kesana kemari dicari jawabannya, mulai dari ke tukang ramal, dukun, baca garis tangan, sampai ada juga yang menggunakan cara yang lebih mistis lagi seperti memanggil Jelangkung.

Advertisement

Ah! Masak masa depan kita ditanyakan sama jelangkung? Yang benar saja. Saya bisa memberikan jawaban yang mudah untuk pertanyaan yang terkait dengan masa depan.

Masa depanmu tergantung dari apa yang kamu lakukan sekarang.

As simple as that. Sederhana untuk dimengerti. Kalau ingin jadi orang sukses, apakah sikap dan tindakannya sudah menjurus kesana? atau malah masih bermalas-malasan. Kalau memang ingin menikah dengan orang yang dicintai, sudah sampai mana aksinya? jangan-jangan setiap hari kerjanya hanya stalking alias ngintipin facebooknya saja. Tanpa berani berkenalan atau berusaha menarik perhatiannya.

Advertisement

Begitu juga di bidang pekerjaan dan kuliah, performanya sejauh ini bagaimana? sudah melakukan yang terbaik atau belum? Kalau kerjanya nongkrong-nongkrong nggak jelas. Ya mungkin juga nantinya masa depannya nggak jelas. Saya punya ilustrasi yang lebih menarik lagi.

Kita ibaratkan membangun masa depan seperti menanam pohon, harus ditanam dari bijinya dahulu. Kemudian proses pertumbuhannya kita jaga dan dirawat semaksimal mungkin. Maka secara perlahan pohon tersebut akan bertumbuh dan berbuah. Hasilnya bisa dinikmati di kemudian hari.

Sebaliknya, bila kita ingin memiliki pohon yang bagus, tetapi menanamnya pun tidak. Ya jangan diiharapkan pohon itu akan tumbuh besar, apalagi sampai berbuah.

Tentu saja ada hal-hal di luar kuasa kita yang bisa menjadi penghalang. Bagaimana kalau saya sudah lakukan yang terbaik kemudian terjadi kecelakaan? bagaimana kalau harta saya ludes dirampok orang? bagaimana kalau toko saya terbakar sampai habis?

Jawabannya kembali lagi, apa yang akan kamu lakukan setelah itu?

Kamu sudah berusaha sebaik mungkin, kemudian ada musibah, semuanya habis. Tetapi tujuannya kan tetap sama, ingin sukses atau berhasil. Ya mulai lagi dari nol, tetapi dengan pengalaman yang sudah semakin bertambah. Jangan malah patah semangat dan malas-malasan.

Banyak seminar motivasi diadakan, buku-buku motivasi ada ratusan judul di toko buku. Tetapi orang sukses atau orang yang berhasil tidak banyak. Alasannya karena segala teori yang tertulis maupun disampaikan motivator tidak ada yang dilakukan. Hanya dicatat, atau mungkin kata-kata yang bagus dicopy paste jadi status facebook. Tetapi sekali lagi tidak ada tindakan nyata.

Mulailah bangun dari angan-angan. Bangun dari kegalauan.

Coba dekati dengan lebih aktif orang yang kamu cintai. Coba usaha lagi bila gagal. Coba pelajari lagi mata kuliah yang sulit. Coba masukan lamaran kerja lagi kalau masih nganggur. Bangun masa depanmu mulai dari sekarang!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya