Kesehatan mental adalah kata-kata yang sering kita dengar namun tidak pernah diberi perhatian lebih. Mungkin karena hal tersebut tidak begitu penting bagi kita, atau mungkin masih memiliki kesan yang terlalu gelap? Kesehatan mental mengingatkan kita dengan orang-orang yang sudah kehilangan daya pikirnya atau biasa disebut sebagai gila? Hal inilah yang seharusnya kita ubah sedikit mengenai pengertian kita terhadap kesehatan mental dan psikologi. Sebenarnya apa sih kesehatan mental itu?

Kesehatan mental adalah suatu kondisi di mana tiap individu menyadari potensi dirinya sendiri, dapat menghadapi tekanan yang normal dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan baik, dan dapat memberikan kontribusi positif bagi komunitasnya. Bisa juga diartikan sebagai suatu kondisi batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar.

Advertisement

Orang yang memiliki gangguan kesehatan mental, maka tidak akan sepenuhnya memiliki situasi atau kondisi ini. Melainkan mereka akan cenderung mengganggu orang lain disekitar kita yang mungkin akan menimbulkan sebuah masalah yang fatal.

Namun bukan berarti orang yang mengalami gangguan kesehatan mental secara langsung menjadi gila. Ada banyak sekali gangguan kesehatan mental, antara lain adalah stress, depresi, gangguan kecemasan, gangguan panik, dan lain hal sebagainya. Memang benar, segala sesuatu tersebut berujung kepada gangguan jiwa pada akhirnya jika tidak dapat dibantu atau disembuhkan. Oleh karena itu, banyak orang yang membutuhkan psikolog namun tidak menemuinya karena menganggap masalah tersebut hanya hal yang sepele.

Gangguan-gangguan tersebut akan menimbulkan beberapa gejala yang terjadi pada tubuh kita saat kita merasa di dalam situasi yang tidak enak. Stress dapat menimbulkan gastritis walaupun tidak memakan makanan apapun yang biasanya memicu kenaikan asam dalam lambung. Jadi, kesehatan mental juga berdampak kepada kesehatan tubuh manusia. Hal ini semakin membuktikan bahwa kesehatan mental sungguh penting untuk menjalani hidup dengan sehat yang benar-benar secara mental dan secara biologisnya.

Advertisement

Psikolog juga bukan dokter yang hanya menyembuhkan pasien sakit jiwa, mereka dapat mendengarkan semua cerita pasien dan membantu memberikan saran ataupun menenangkan pasien tanpa membicarakan masalah tersebut lagi kepada yang lain. Jadi yang menyembuhkan juga bukan dokter psikologi, melainkan diri pasien sendiri yang harus mampu membenahi pemikiran mereka sehingga gangguan-gangguannya tidak terjadi lagi.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan sebelum mengalami gangguan mental. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? Pertama, kita harus selalu menceritakan apa yang sedang kita rasakan pada orang yang paling terpercaya. Tidak usah banyak-banyak, cukup satu orang tapi dilakukannya dengan rutin.

Kedua, kita harus selalu aktif, memiliki kesibukan atau hobi yang dapat membuat kita senang di tengah kesibukan hidup. Ketiga, kita harus menjaga asupan makanan yaitu untuk makan sehat dan minum air yang banyak. Dengan asupan konsumsi yang sehat maka tubuh kita akan menjadi sehat juga, otomatis hormon kebahagiaan akan mudah diproduksi. Lalu, rutin olahraga, selain menyehatkan da menjaga kesuburan tubuh, olahraga juga dapat membantu pembuatan hormon kebahagiaan.

Terakhir, untuk selalu menjaga hubungan baik dengan keluarga serta teman-teman di lingkungan sekitar. Dengan memiliki hubungan pertemanan atau hubungan keluarga yang sehat dan menyenangkan otomatis akan membuat kita lupa dengan masalah yang sedang dihadapi saat tersebut walaupun hanya sesaat. Tapi mereka masih dapat membuat kita merasakan kebahagiaan walaupun sederhana dan mungkin tidak membantu menyelesaikan masalah sama sekali. Tapi, semua ini akan berhasil dengan niat ingin memiliki mental yang sehat.

Sayangnya masih banyak yang tidak terlalu peduli dengan kesehatan mental mereka, tau-taunya sudah mengalami sebuah penyakit mental yang fatal. Kan telat mendeteksinya, alhasil pengobatannya juga akan memakan waktu yang cukup lama.

Maka dari itu, kesehatan mental sudah terbukti sama pentingnya dengan kesehatan tubuh kita. Bagi kalian yang masih tidak pernah memikirkan kesehatan mentalnya, cobalah mulai sekarang untuk peduli. Orang yang terlihat sehat saja dalam sudut apapun, masih memiliki kemungkinan untuk mengidap salah satu mental disorder seperti eating disorder, sleep disoder, dan masih banyak lagi.

Hal-hal ini tidak akan terasa saat masih awal namun lama kelamaan akan menjadi semakin besar dan kita pasti makin terasa ada yang berbeda bukan? Hal tersebut jika dibiarkan akan mengakibat fatal bagi diri kita sendiri bahkan orang lain di sekitar kita juga. Oleh karena itu, kesehatan mental setara pentingnya dengan kesehatan tubuh manusia. Kalau sakit perut, pastinya kita akan ke dokter untuk check-up kan? Mengapa tidak melakukan hal yang sama yaitu pergi ke dokter psikolog untuk melakukan check-up mentality juga?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya