Bapak dan Kaset

Jadi ingat Bapak.

Advertisement

Dahulu, di sebelah TV tersusun di rak.

Berganti hari, kian bertambah.

Mulai dari tembang kenangan hingga daerah.

Advertisement

Jadi ingat Bapak.

Pagi-pagi sekali.

Suara dentuman musik.

layaknya alarm pagi.

Jadi ingat Bapak

Bapak dan kesenangannya.

Bernyanyi bukan menjadi intinya.

Mendengarkan ialah kenikmatannya.

Cukup jelas dari goyangan kaki dan kepalanya.

Tak sadar, ia pun kadang ikut berlagu.

Lalu cuitku, "cie nyanyi tuh".

Kini beda zaman.

Tak ingin kalah dengan si millenial.

Tak bosan bertanya.

Kepada abang dan kakak.

"Macam mana ini cara lihat lagu di YouTube?"

Sekarang, kaset Bapak menjadi kenangan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya