Perasaan yang tak biasa yang mungkin tak semua orang mampu untuk mengerti dan memahami tentang rindu yang pernah ada bahkan belum pernah sekalipun bertemu. Loh, kok bisa? Entahlah, aku sendiri juga tak begitu mengerti perasaan macam apa yang ku rasakan saat ini. Aku hanya bisa menikmati rindu ini meskipun kita belum pernah bertemu tapi hanya dengan bertukar foto dan pesan-pesan singkatmu aku merasa tenang, merasa damai, merasa nyaman ngobrol denganmu, bercanda denganmu itu saja. Aku juga bingung kenapa hal semacam ini bisa terjadi, terdengar aneh memang tapi percayalah ini beneran ada di kehidupan nyata.

Berawal dari salah satu sosial media yang kita gunakan, disitu pertama kali aku mengenalmu dan sejak hari itu sampai sekarang kita selalu berkomunikasi, menceritakan tentang diri kita masing-masing, bercerita tentang mimpi-mimpi, dan cita-cita yang ingin kita raih dan lucunya kita berekspektasi merencanakan sesuatu pertemuan yang sepertinya sulit untuk di wujudkan. Bukannya aku tidak optimis dan bukan juga aku pesimis, akan tetapi jarak kita jauh kamu berada di Sumatera dan aku berada di Jawa Tengah. Memang, kata orang nothing is imposible. Tapi rasanya jikalau salah satu dari kita tidak mempercayai dan optimis ekspetasi kita ga bakal bisa terwujud. dan sekarang yang bisa aku lakukan adalah berdoa, berharap kepada sang pencipta semesta, mempercayai dan menyakini dengan dibarengi usaha dan ikhtiar.

Untukmu yang jauh disana, yang selalu membuatku senyum senyum sendiri ga jelas, jujur aku rindu, aku rindu di kala senja kita menghabiskan waktu dengan canda dan gurau meski hanya melalui pesan singkatmu. rasanya ingin sekali berjumpa denganmu menghabiskan senja ini bersama canda tawamu secara langsung, melihat senyum manismu langsung di depan mataku.

Tentang senja merindu ini semoga kita ditakdirkan untuk bertemu dan bersatu, untukmu yang jauh di ujung Pulau Sumatera. 🙂