Yeay saya LULUS!!!!

Mungkin kata-kata itu spontan akan keluar dari mulutmu begitu tahu kamu lulus dari suatu tingkat pendidikan yang kamu tempuh. Entah SMA dan sederajat, Strata satu, dan sebagainya.

Advertisement

Perasaan lulus apalagi untuk yang berhasil nyelesain skripsi entah tepat waktu atau "ngaret sengaret-ngaretnya" kayak karet direndam minyak tanah, (duh jangankan skripsi kelar tepat waktu, kuliah aja molor dari empat tahun >,<"). Tapi apapun itu, suatu kelulusan adalah hal yang paling dinanti. Entah karena berasa sudah bisa banggain orang tua, bisa dapat bunga dari pacar, atau minta traktir temen makan (yang terakhir sih kayaknya immposible).

Actually.. kelulusan bukanlah akhir dari keberhasilanmu anak muda

Advertisement

Jadi boleh lah party-party atau syukuran yang nggak berlebihan. Karena permulaan dari fase hidupmu yang sesungguhnya baru akan di mulai. Mau dieam di rumah jadi santapann emak bisa, buka ol shop, atau karyawan swasta, PNS, tenaga ahli, atau terjun buka bisnis sendiri. Lets make a good decision for a better future!!! Mungkin menurut saya pilihan dabest itu ya buka usaha sendiri. Karena saya pernah denger dari kutipannya alm. Om Bob yang ngomong:


"setinggi apapun pangkatnya yang dimiliki anda tetap seorang pegawai sekecil apapun usaha yg anda punya anda adalah bosnya"


Jadi untuk yang sedang mencoba merintis bisnis apapun itu selama halal dan jujur, walaupun kita tidak saling menyapa, tidak saling mengenal, dan tidak saling yang lainnya, tapi kita terhubung dalam doa (Aciyeeee) saya doain Insya Allah bisnis kalian terus berkembang. Doain saya bisa bikin bisnis juga. Kalo ada yg nanya saya mau buka bisnis apa?

Saya akan jawab "Doain aja, karena gue juga gak tau. Hehehe Pisss".

Karena dari lulus awal tahun 2016 kemarin (masih baru tapi udah mau sok ngasih tips, abaikan saya) saya itu jadi karyawan swasta, maka dari itu lewat artikel (yang semoga dipublish admin) ini saya mau sharing tentang apa yang perlu kamu lakukan versi saya setelah lulus kuliah. Dan disisit (ala Chef Farah Quinn) Tujuh tips yang kebenarannya masih diragukan ala penulis:

1. Pertama setelah lulus biasanya banyak yg jadi religious karena ngerasa doa yang itu-itu aja dipanjatkan akhirnya dikabulkan oleh Nya., maka perlu diadakan syukuran bareng keluarga atau kalo ada budget lebih boleh ngundang tetangga atau temen. Party kecil-kecilan juga boleh (buat kids zaman now) jangan "lebay" ya, serius karena lulus bukan fase kesuksesan yang "HQQ".

2. Kalau yang mau buka usaha, langsung deh bikin konsep, cari modal atau bala bantuan lainnya, bikin list target yang perlu dicapai, risiko-risiko dan penanggulangannya yang mungkin bakal ditemuin, dan inget, cari inovasi ya . Dan di poin ini saya nggak mau panjang kali lebar karena saya sendiri sama sekali belum bikin usaha. Pokoknya di mana ada niat, disitu ada jalan.

3. Bagi yang mau kerja, siapin berkas-berkas. Tentuin dulu mau kerja di mana biar berkas bisa menyesuaikan. Berkas yang sekiranya diperlukan:

· Pas Foto terbaru 2×3 atau 3×4 atau 4×6, dandan yang cantik, ganteng, rapi, tidak kucel, tidak gembel. Rapi is a must ya! Tunjukkan kalian layak dipekerjakan secara professional.

· Fotokopi Ijazah & Transkrrip nilai terlegalisir kalua belum ada Surat Keterangan Lulus (SKL yang pasti dari pihak institut ya).

· Fotokopi KTP

· Fotokopi sertifikat terkait. (Jangan sertifikat menang tujuh belasan dimasukin ya.. karena percaya atau tidak, berkas kalian kelak akan menjadi kertas coret-coretan mereka).

· Fotokopi Surat Keterangan Sehat (optional)

· CV terbaru

· Fotokopi SKCK (optional)

4. Oh iya yang mau lampirin CV, CV nya yang menarik ya, jangan monoton hitam putih isinya tulisan semua kayak lagi ikutan lomba mengarang, ayok guys. Kalian perlu mengasah kreativitas dan memunculkan kesan bahwa kalian memang niat melamar kerja hingga dipersiapkan ke hal mendetail. Yang mau bayar, sekarang banyak jasa pembuatan CV atau yang online dan gratis pun ada. Dulu saya tergolong bikin online nan gratis itu. Untuk CV nya jangan terlalu melebihkan. Sewajarnya dan jujur ya. Jangan merendah juga.

5. Pantau situs web pekerjaan yang kamu mau apply. Misalnya di BUMN atau perusahaan internasional yang buka lowongan kerja di situs mereka. Atau bisa dari pencarian kerja online semisal jobstreet, jobsdb dan jobsjobs lainnya. Bisa juga dari job fair atau broadcast dari teman-teman semua.

6. Belajar. Jangan kamu pikir habis kamu lulus, terus buku diloakin, dibakar atau buat serokan sampah "emak". BIG NO!!! mereka dapat membantu kamu untuk belajar sebelum tes (kalau kalian dapet panggilan) kalau ada budget lebih bisa juga beli buku untuk TPA atau buku2 terkait pekerjaan kamu. Latihan depan kaca kalo mau interview atau nggak minta tolong ibu bapak, kaka adek untuk sok-sokan jadi interviewer.

7. Dan yang pasti berdoa sesuai kepercayaan masing-masing. Minta doa ibu bapak yang mujarab ya.

Sekian 7 Tips proses melamar kerja setelah kalian lulus. Trust me, masih banyak hal-hal yang perlu kalian lakukan lebih dari sekadar 7 tips ala-ala saya. Saya nulis tujuh karena buru-buru, nggak enak sama rekan kerja saya. Kesannya ngetik-ngetik sok sibuk padahal lagi nulis artikel. Maaf ya sobat kerja,…


Percayalah di mana ada usaha,

di situ ada jalan,

Di mana ada doa,

di situ Tuhan mengabulkan.

-ZNA-


Jangan takut bermimpi, biar katanya kalau ketinggian, sebentar jatuh terus sakit, lebih nyesek lagi kalau selama kita hidup, untuk mimpi tinggi aja nggak berani. Karena bermimpi setinggi mungkin buat saya ada, asal kalian memperjuangkan mimpi kalian yang tinggi itu sekeras mungkin. Inget, cari duit yang halal, biar sukses kalo nggak halal dan nggak berkah, kata ibu saya, nating!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya