Mungkin semua orang pernah merasa sendiri tanpa orang lain dan banyak hal yang tidak bisa dilakukan dalam keadaan yang seperti itu. Tidak ada seorang pun yang bisa menghindari kenyataan seperti itu, buta dalam menyikapi segala sesuatu, larut dalam kesendirian. Terlalu banyak faktor yang bisa membuat seorang individu bisa larut dalam kesendirian itu, entah dijauhi teman karib, diputusin pacar, atau ditinggal pergi oleh seseorang yang disayangi.

Memahami diri sendiri adalah hal yang paling mendasar untuk memulai bangkit dari kesendirian, memahami diri sendiri akan membuat pola pikir kita semakin memahami keadaan kita sendiri, akan membuat kita bisa menerima keadaan dengan senyuman, layaknya seorang yang mencari jalan keluar di dalam sebuah gua yang sangat gelap, bagaimana usaha kita yang terus menerus mencari setitik cahaya di dalam gua tersebut, mencari hal baru yang membuat kita bisa menjadi diri sendiri.

Advertisement

Jika kita tak bisa lagi merasakan orang lain di sekitar kita, maka kita masih bisa melihat bayang kita sendiri. Ingat, mungkin kesalahan sebelumnya itu akan pudar ketika kita telah mulai melihat kembali bayangan kita sendiri. Semua orang pernah sendiri, tapi mencari hal yang baru itu tidaklah mudah. Kita hanya perlu senyum tipis untuk mulai melangkah dan menggenggam sebuah kesimpulan, hidup itu tak sesempit lubang cacing. Putus asa bukanlah sebuah prinsip karena prinsip yang baik jauh dari keputusasaan.

Percaya pada diri sendiri adalah hal yang paling sederhana dalam masalah ini, tapi hal inilah yang paling bisa di andalkan. Mungkin kesalahan yang pernah terjadi pada ribuan detik yang lalu karena kita terlalu percaya dengan orang lain, terlalu percaya dengan orang-orang yang selalu membuat kita lari dari jalur kita yang sesungguhnya.

Kesedihan bukanlah jawaban, memulai semua langkah dengan suara hati yang fitrah akan melengkapi problem yang kita alami saat ini. Mengikuti suara hati akan selalu membuat kita berada di posisi yang benar. Suara hati tidak pernah berbuat salah, suara hati tidak pernah salah dalam mengambil suatu kesimpulan karena ciptaan Tuhan yang paling benar dalam diri kita adalah "suara hati".

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya