"Selamat! Akhirnya, dirimu menemukan seorang kekasih" Ya, itulah ucapan selamat dariku ketika mendengar kabar bahagia darimu. Aku turut bahagia, karena akhirnya kamu bisa merasakan kebahagiaan yang belum kamu rasakan sebelumnya.

Aku bahagia, karena akhirnya ada seseorang yang spesial hadir dalam hidupmu dan ada seseorang yang bisa membuatmu tersenyum bahagia. Aku juga bahagia, karena ada seseorang yang ada di sampingmu, ketika kamu sedang terpuruk. Aku bahagia atas semuanya, walaupun aku sedikit menyesal karena telah menolakmu.

Advertisement

Padahal selama ini, kamu telah bersikap baik kepadaku dan kamu selalu menghiburku ketika aku ada masalah. Walaupun aku hanya menganggapmu sebagai teman baik, tetapi sikapmu tidak berubah. Itulah yang membuatku menolakmu.

Aku hanya takut, nantinya aku bisa melukai dirimu, aku tidak bisa melakukan seperti yang kamu lakukan terhadapku. Aku hanya merasa takut. Hingga akhirnya, ada seseorang yang hadir dalam hidupmu, bersikap baik kepadamu, menghiburmu ketika kamu ada masalah. Selain itu, seseorang yang ada untukmu, ketika kamu bersedih karenaku. Seseorang yang selalu bersikap seperti dirimu bersikap kepadaku. Mungkin itulah yang akhirnya membuatmu berpaling dariku.

Mungkin dia adalah seseorang yang terbaik, yang Tuhan berikan untukmu. Karena kamu telah menderita selama ini. Sekarang aku hanya bisa melihatmu dari jauh, mendoakan kebahagiaanmu bersamanya.

Advertisement

Sekali lagi, selamat!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya