Ketika aku mengenalmu dan memiliki perasaan untukmu. Aku mulai memilih dan memutuskan menutup pintu hatiku untuk orang lain, bahkan masalaluku. Aku tak ingin membiarkan cinta yang lain masuk dalam kehidupanku yang kini terisi olehmu, apalagi jika sampai melukai perasaanmu dengan masih adanya kenangan kenangan lama yang tertampang di media sosial atau sekedar bertengger di handpone ku.



  • Bagiku masalalu adalah pembelajaran yang sangat berharga dari Tuhan. Ya.. Ku akui itu.


Advertisement

Bahkan tanpa adanya masalalu kita takkan pernah aware dengan apa yang kita lakukan untuk masa depan. Terutama jika masalalu itu masih berbekas amat jelas dan sukar untuk beranjak.

Tak perlu kau hapus apalagi kau lupakan. Cukup berikan ruang agar kau senantiasa mengingat agar tak jatuh lagi dalam kegagalan yang pernah kau lakukan.

Tapi Sayang …

Advertisement


Jika masalalu yang kau jadikan pelajaran itu kau prioritaskan seolah ia menduduki posisi penting dalam hidupmu daripada pasangan yang selalu ada untukmu saat ini, mengisi setiap waktumu dengan cerita baru, lantas aku bisa apa?


Apa kau pernah berfikir ketika dengan penuh percaya diri kau memperlihatkan akun dengan foto yang masih tertampang jelas saat kau menggenggam tangannya? Apa tak pernah terbesit sedikit saja di benakmu bahwa masih ada hati yang harus kau jaga?


  • Aku mulai mempertanyakan ada dimana posisiku di hatimu ini sebenarnya?

Jika aku hanya menjadi wanita yang sekedar mengisi kekosonganmu saja, apa tidak sebaiknya tak usah kau libatkan aku dalam kehidupanmu yang sekarang? Jika kau masih belum mampu beranjak dari masalalumu, apa tidak sebaiknya kau selesesaikan terlebih dahulu apa yang belum selesai?


Mengertilah Sayang .. Aku tak bisa mendewasa dalam menyikapi ini, Apa aku salah jika aku cemburu teramat sangat?


Meski waktu itu kau sempat mempertanyakan apakah aku keberatan dengan foto mesramu yang masih tertampang di akun media sosialmu?


  • Aku sempat meng "iya"kan dan bahkan mengizinkan jika kau masih ingin dan berkenan menyimpannya di sana.

Namun .. Dimana kesadaranmu menjaga perasaan wanitamu yang sekarang menjalani harinya bersamamu?

Mengertilah Sayang..

Ketika kau sudah berani memutuskan memberikan hatimu pada seseorang, saat itu juga kau harus memutuskan akan kau taruh di bagian mana posisi masalalumu di hatimu. ~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya