Teruntuk Kamu yang Pernah Aku Cinta: Hai, Aku Sudah Bahagia!

Mantan tidak untuk dibandingkan dengan kekasihmu yang baru, bahkan itu sama sekali tidak benar.

“Kini kamu hanya sepercik kisah yang pernah lewat dalam hidup aku, pernah menjadi bagian mimpi di masa datang, pernah menjadi kisah bahagia dan pahitku, kepada kamu yang pernah aku cinta, terima kasih kini aku menemukan kebahagiaan lagi”

Dalam menjalin hubungan dengan status pacaran, berantem mungkin menjadi hal yang biasa, di mana  perselisihan pendapat dan perbedaan sudut pandang menjadi pemicu utama terjadinya percekcokan. Bagi sebagian pasangan dewasa, tentu menyikapinya dengan dewasa pula, mencari solusi satu sama lain untuk meredam emosi dan saling memaafkan satu sama lain.

Advertisement

Lalu, bagaimana dengan hubungan yang jarang bahkan bisa di bilang tidak pernah berantem secara tiba-tiba salah satu dari pasangan ingin mengakhiri? Dari bayangan kisahnya saja mungkin cukup menyakitkan, bukan? Banyak asumsi dari teman sekitar bahwa doi selingkuh, bosan dan lain sebagainya dengan alesan yang beraneka ragam. 

Perasaan penuh tanya dibalut dengan kesedihan kehilangan pasangan tentu sangat menyakitkan terlebih hubungan yang dijalani bukan hanya sekedar hitungan hari ataupun bulan, tapi telah merajut kasih selama 2 tahun lebih, dan itu bukan waktu yang singkat untuk menyadari rasa nyaman dan tertanamnya perasaan yang cukup dalam.

Karena perasaan ini, kalut kian bergejolak bak membakar bara di dalam dada, kesulitan move on, mengacaukan aktivitas lain dan kegangguan lainnya pada masa sulit itu mungkin akan menjadi momen yang tidak pernah terlupakan.

Advertisement

Tanpa terasa, hari-hari begitu saja dilalui, hingga ada waktu dimana kembali memulai hidup baru lagi, memulai jatuh cinta lagi, dan di kehidupan penuh drama dulu pun larut oleh waktu. Semua kenangan dan janji yang pernah terucap terpaksa harus di relakan demi kebahagiaan satu sama lain. Menjalin kasih dengan orang yang baru terlebih lebih baik dari berbagai sisi dari mantan merupakan suatu anugerah yang wajib untuk disyukuri, sehingga terkadang timbullah beberapa kata ucapan syukur dia tinggalkan terucap meskipun dulu pernah berada di masa sulit move on. 

Coba kalian bayangkan gengs, apabila dulu dia tidak mengucapkan kata putus mungkin kalian nggak menemukan kekasih saat ini yang lebih baik dari dia, dan itu semua sudah ada waktunya, selayaknya manusia hanya menjalankan tepat pada waktunya semua akan menemukan jawaban dan titik kebahagiaan.

Mantan tidak untuk dibandingkan dengan kekasihmu yang baru, bahkan itu sama sekali tidak benar. Tapi pahamilah, mantan bisa menjadi parameter dan tolak ukur untuk mendapatkan yang lebih baik lagi dari dia. Kebaikan, kasih sayang, apalagi buah tangan yang pernah ia kasih tidak selayaknya kamu hina dan bandingkan dengan pemberian kekasihmu yang baru, ucapkanlah terima kasih kepada mantan, berkatnya kau tahu bagaimana sakit mencintai, berkatnya kau tahu mengikhlaskan cinta yang telah kau genggam cukup lama, dan berkatnya kau belajar bahwa cinta tak harus memiliki.

Tidak lupa juga ucapkan terima kasih, berkatnya kamu menemukan hati yang lebih bisa menyayangimu tanpa harus ada air mata.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

I love poem and you

CLOSE