Jaman sekarang, motivator-motivator nggak melulu mereka yang sukses berjuang dan akhirnya mencapai apa yang dicita-citakan. Banyak anak-anak muda yang tengah berjuang dan tanpa sadar adalah motivator (eh?). Maksudnya, mereka adalah anak-anak muda yang sedang berjuang menggapai mimpi dan menceritakan ulang apa yang mereka tahu, apa yang mereka pelajari, dan mereka alami kepada muda-mudi lain. Tujuan awalnya hanya untuk share ilmu, tapi tanpa sadar cerita-cerita mereka ternyata menjadi inspirasi dan motivasi bagi muda-mudi yang mendengarnya untuk ikutan berjuang.

Jujur aku sendiri juga lebih senang mendengar cerita teman-teman yang sedang berjuang daripada mereka yang sudah terlebih dahulu sukses. Bukannya julid, tapi merasa kurang bisa relate dengan cerita-cerita mereka yang sudah sukses. Terasa seperti masalah yang mereka hadapi dulu itu adalah hal yang sangat jauh dan mudah, mungkin karena ada bukti nyata ada yang sudah berhasil melewati kali yah. Lain ceritanya saat mendengar sharing teman-teman sesama pejuang hidup.

Advertisement

Masalah yang diceritakan terasa lebih relatable, mungkin karena terjadi sekarang, dan masih mencoba meluruskan benang kusut, makanya lebih paham? Dan mendengar cerita yang beda umur tidak terlalu jauh juga lebih asyik. Terasa seperti ada teman seperjuangan, gagal bersama dengan cara yang berbeda-beda, bangkit bareng, dan saling menguatkan.

Menjadi inspirasi nggak perlu tunggu sukses. Cerita tentang bagaimana kamu gagal tapi menolak untuk terus jatuh tersungkur, pelan-pelan bangun, membebat luka, dan perlahan berjalan lagi walau belum terlihat hasil yang sangat nyata saja sangat menginspirasi, mengajak muda-mudi lain untuk tidak takut jatuh, toh masih ada tanah dibawah kaki yang bisa menahan, kalau sudah jatuh yaa kita bisa bangkit lagi. 

Cerita tentang kebaikan kecil yang kamu lakukan, bagaimana kamu menyapa nenek tetangga, atau membantu memungut sampah yang berserakkan ditempat umum juga menginspirasi teman-teman lain untuk ikut melakukan yang sama.

Advertisement

Cerita kehidupanmu yang sedih ternyata juga menjadi dorongan semangat untuk orang lain yang menyerah. Juga bisa menjadi renungan untuk bersyukur. Kisah-kisahmu menjadi teman seperjalanan, sepenanggungan beban hidup bagi orang lain. Karena ternyata kita tidak mengalami sendiri, masih ada orang lain di luar sana yang mengalaminya namun memilih untuk melawan masalah.

Setiap narasimu menceritakan bakatmu dan caramu mengembangkannya. Bakat tidak melulu tentang jago matematika, jago nyanyi, dan lain-lain. Bisa menyemangati orang lain itu bakat, bisa memberikan nasihat bijak juga bakat, demikian juga berbuat kebaikan. Jadi, tidak usah takut untuk berbagi ceritamu, ceritakan saja. Pasti ada yang terbantu dan terinspirasi. Cheers!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya