Siapa di antara kamu yang sering dengar omongan kalau generasi muda sulit punya hunian cuma gara-gara boros? Fenomena kenapa gen z pilih sewa rumah ketimbang memaksakan beli properti sebenarnya bukan cuma gaya hidup, lho, tapi ada alasan finansial yang sangat realistis di baliknya.
Hal ini dibuktikan oleh data survei GoodStats dan Jakpat di lima kota besar Indonesia. Riset tersebut mencatat 75% responden dari generasi muda lebih memilih opsi menyewa hunian, sementara yang berminat mengambil KPR hanya sekitar 14%. Laporan resmi dari portal aset Kemenkeu (AESIA) juga mencatat 61% di antaranya sengaja menyewa demi mendapat lokasi yang strategis.
Angka-angka tersebut memperlihatkan kalau keputusan menyewa rumah bukan lagi tanda kegagalan finansial, melainkan pilihan logis di tengah harga properti yang makin melambung. Yuk, kita lihat lebih dalam data di balik fenomena ini!
Data buktikan kalau realita finansial memang belum mendukung

Harga rumah yang terus merangkak naik berbanding terbalik dengan pendapatan | Foto via Canva @Andrii Yalanskyi
Kalau melihat hasil survei GoodStats dan Jakpat tahun 2024 lalu, mayoritas anak muda bukan malas beli rumah, tapi memang terbentur realita aja, nih. Ada sekitar 64,8% responden yang ngaku kalau keterbatasan dana dan besarnya uang muka (DP) jadi tembok besar yang bikin mereka ragu mengambil KPR.
Data dari Kemenkeu di portal AESIA juga memperlihatkan hal yang sama. Kenaikan harga rumah dari tahun ke tahun makin nggak seimbang sama kenaikan gaji. Kondisi ini makin berat buat gen z yang berjuang sebagai generasi sandwich, di mana tanggungan finansial bukan cuma buat diri sendiri.
Alhasil, menyewa tempat tinggal jadi pilihan paling aman biar aliran keuangan tetap stabil. Daripada memaksakan ambil cicilan KPR puluhan tahun, bayar sewa bulanan terasa jauh lebih masuk akal dan bikin pengeluaran harian tetap terkontrol.
Alasan kenapa gen z pilih sewa rumah ternyata menarik banget

Alasan mengapa gen Z lebih pilih sewa rumah | Foto via Canva @AlpakaVideo
Hasil survei tadi memperlihatkan kalau keputusan menyewa tempat tinggal itu jauh lebih umum dari yang biasa kita obrolin sehari-hari. Soalnya selama ini, urusan belum punya hunian sendiri sering dianggap hal yang bikin minder kalau dibanding-bandingkan sama pencapaian orang lain.
Stigma yang sering beredar kan seolah alasan gen z belum beli rumah itu murni gara-gara boros atau kebanyakan jajan. Padahal risetnya jelas membuktikan kalau masalah utamanya bukan di niat kamu, tapi memang karena harga rumah yang makin tinggi dan nggak terkejar.
Berdasarkan perbandingan sewa rumah vs beli rumah gen z, pilihan menyewa ini juga diambil karena anak muda butuh kebebasan buat pindah tempat tinggal sewaktu-waktu tanpa terikat satu lokasi.
Jadi, kamu nggak perlu merasa bersalah kalau masih sewa tempat tinggal saat ini. Pilihan menyewa bukan tanda kamu gagal, tapi keputusan logis biar kamu tetap punya kontrol atas pengeluaran.
Tren hunian gen z dan hal unik di balik pilihan menyewa

Sewa rumah bisa lebih hemat biaya | Foto via Canva @Ridofranz
Menariknya, survei dari Kemenkeu di portal AESIA mencatat kalau 61% responden bukan cuma sekadar sewa karena kepepet, tapi emang sengaja cari tempat yang mepet sama lokasi kerja atau pusat kota. Hal ini cukup bikin kaget, mengingat anggapan umum yang kira anak muda asal comot tempat tinggal yang penting paling murah.
Banyak yang baru sadar kalau rumah murah di pinggiran kota itu punya ongkos tersembunyi yang lumayan besar. Macet tiap hari, biaya bensin, sampai waktu yang habis di jalan sering lupa dihitung saat orang sibuk membandingkan simulasi KPR.
Nah, temuan ini lebih membuka mata kalau bayar sewa yang agak mahal di tengah kota ternyata lebih worth it. Kamu bisa hemat waktu, nggak capek di jalan, dan punya sisa energi buat hal lain setelah jam kerja selesai.
Alasan gen z lebih pilih sewa rumah bukan hal yang salah

Tidak ada salahnya untuk memilih sewa rumah | Foto via pinterest
Melihat hasil survei tadi setidaknya bikin kamu tahu kenapa gen z pilih sewa rumah dibandingkan beli sebagai pilihan yang sangat wajar dan makin relevan sekarang. Lagi pula, bisa tinggal lebih dekat dari tempat kerja dan punya ruang gerak yang bebas tentu bukan sebuah kesalahan.
Hal yang menarik dari penemuan tadi adalah memberi sudut pandang baru kalau belum punya rumah bukan berarti kamu ketinggalan. Begitu melihat hasilnya, kamu jadi paham kalau ada hitungan yang rasional dan keuntungan nyata yang sedang kamu ambil lewat pilihan menyewa.
Rasa relate sama hasil riset juga bisa jadi pengingat tenang buat dirimu sendiri. Nggak perlu merasa tertekan sama ekspektasi orang lain, karena kan kamu sendiri yang paling tahu mana pilihan tempat tinggal yang paling pas buat kebutuhanmu.
Selanjutnya kalau kamu berniat untuk menata ulang ruang pribadi, temukan berbagai inspirasi dekorasi kamar menarik di sini.
FAQ
Kenapa Gen Z susah membeli rumah?
Penyebab utama gen z pilih sewa rumah bukan karena boros, melainkan harga properti yang makin melambung dan tidak seimbang dengan kenaikan gaji. Ditambah lagi, sekitar 64,8% anak muda terbentur besarnya uang muka (DP) KPR serta beban finansial sebagai generasi sandwich.