"Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca Hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim"

Hidup di zaman modern itu sebenarnya sangat menguntungkan. Apalagi sudah ada kecanggihan teknologi. Itu akan semakin mempermudah segala aktivitas yang akan dilakukan. Jika dulu berkirim pesan harus melalui merpati, maka sekarang cara tersebut sudah tergantikan dengan banyaknya aplikasi messenger atau jejaring sosial yang semakin mempermudah dalam menyampaikan pesan. Hal tersebut akan membuat yang jauh akan terasa lebih dekat dan yang dekat akan menjadi semakin rapat sehingga hilanglah sekat yang selama ini menjadi batas atau penghalang.

Advertisement

Generasi masa kini sudah beralih profesi menjadi admin disetiap jejaring sosial yang dimiliki. Era digital telah membentuk mereka menjadi sosok yang ambisius dan energik. Meski terkadang sifat individualisme itu masih terasa mendominasi. Mereka muncul dengan sebutan Generasi M atau Generasi Millenials.

Adalah mereka yang lahir, tumbuh, dan berkembang ditengah-tengah modernisasi. Sudah bukan zamannya lagi jika berkirim pesan harus melalui merpati. Atau sudah bukan masanya lagi jika membeli suatu barang harus datang langsung ke tokonya. Karena di zaman sekarang, para Generasi-M dapat menikmati segala bentuk kemudahan itu tanpa harus bersusah payah seperti yang dirasakan orang-orang zaman dahulu.

Modernitas telah mengubah gaya hidup setiap orang menjadi serba instan dan serba cepat. Generasi-M yang ada sekarang ini sangat dituntut untuk bisa menyamakan langkahnya dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat. Perkembangan itu sejalan dengan kreativitas yang mereka miliki. Ya, benar! Mereka dituntut untuk lebih kreatif agar zaman tak mengeliminasi mereka. Mereka harus inovatif dan produktif dalam menciptakan hal-hal baru yang tentunya adalah karya sendiri. Yang unik dan menarik serta memiliki ciri khas tersendiri.

Advertisement

Generasi -M, generasi muda baru yang harus memiliki semangat juang yang tinggi. Memiliki mind-set yang berbeda dari yang lain. Mampu mengkolaborasikan antara sisi modern dengan kreativitas yang tertanam dalam diri mereka. Mengubah yang tradisional menjadi lebih modern dengan sentuhan-sentuhan yang artistik.

Yang pada akhirnya semua itu bermuara pada tujuan yang sama. Yaitu menjadikan mereka sosok yang terampil dan sukses dengan cita-cita mereka yang beragam. Mendobrak dinding keraguan dan mengubahnya menjadi sebuah ambisi yang berujung pada kesuksesan. Bukan karena ingin dikenal oleh banyak orang, tapi karena ingin memberikan yang terbaik untuk lingkungan sekitar.

Itulah Generasi-M, generasi muda yang modern tapi tak pernah lupa dengan asal muasal mereka. Mereka selalu meyakini bahwa apa yang dilakukannya haruslah memberikan dampak positif bagi sekelilingnya. Karena mereka tahu bahwa menjadi anak muda yang sekedar meniru orang lain itu tidaklah selamanya baik. Artinya mereka harus menciptakan hal baru. Yang fresh dan dikonsep secara matang. Tanpa harus menabrak batasan.

Sehingga hidup di zaman modern seperti sekarang ini pun juga merupakan bagian dari tantangan. Selain pengakuan, juga identitas yang harus dipertahankan. Mengenalkan diri pada dunia luar dengan membawa karya-karya terbaik adalah cara sederhana yang dapat dilakukan. Akhirnya, menjadi Generasi Millenials bukanlah suatu kebanggaan semata.

Melainkan ada tantangan yang harus ditaklukan. Bagaimana caranya membangun negeri dengan kemampuan yang dimiliki seadanya. Bagaimana berkontribusi untuk lingkungan sekitar dengan pengetahuan yang dipunya. Itulah tantangannya. Bila tak mampu menciptakan hal baru, setidaknya jangan merusak tatanan lama yang sudah ada lebih dahulu.

Jika mampu, ubahlah itu dengan memberikan sedikit inovasi agar ia menjadi lebih meningkat secara kualitas dan mutu. Karena memang belum tentu saat menciptakan produk atau hal baru akan mudah diterima begitu saja oleh masyarakat luas.

Pada akhirnya, Generasi-M bukanlah generasi biasa. Ia lahir ditengah-tengah teknologi sedang berkembang pesat. Ia tumbuh di saat segala hal sudah masuk dalam kapasitas modernitas. Ah, tak perlu takut dengan segala kemungkinan yang terjadi di depan sana. Karena Generasi Millenials adalah generasi yang energik. Penuh ide dan atau gagasan serta menyimpan banyak hal-hal baru yang pastinya fresh dan hangat untuk dinikmati.

Seperti roti yang baru saja keluar dari panggangannya. Perlu kreativitas untuk mengubah ide-ide itu menjadi bentuk nyata. Dan disinilah produktivitasnya di pertaruhkan. Generasi M, generasi muda modern yang harus memiliki mimpi serta tujuan yang pasti. Karena dunia ini terlalu keras jika hanya mengandalkan nilai akademis semata.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya