Jalan menuju kesuksesan terkadang menjadi sebuah ranjau untuk dilewati. Terkadang mulus terkadang terjal. Bahkan terkadang mulus sekalipun ternyata kamu sedang masuk ke jurang keterpurukan. Itulah alasan kenapa di hamparan bumi yang luas ini hanya terdapat beberapa Manusia yang bisa mencapai titik yang mereka inginkan, yakni kesuksesan.

Ada berbagai macam cerita di mana seseorang yang sudah bekerja keras namun kenyataanya tidak kunjung menemukan titik temu keberhasilan karena memang sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh dalam mengejarnya lalu putus asa dan tidak mau mencobanya lagi, karena pada hakekatnya kamu baru bisa dikatakan gagal ketika kamu sudah berhenti, bukan gagal ketika sedang mencoba.

Kadang kamu merasa rendah terhadap dirimu sendiri karena menganggap bukan berasal dari keluarga kaya, keluarga baik-baik atau bahkan kamu merasa hanya sebagai pemeran figuran di lingkungan komunitasmu berkarya lantaran sekolah tempatmu menimba ilmu tidak seelok yang mereka dapatkan.

Ada salah satu hal yang perlu kamu ingat bahwa kita dilahirkan sama-sama dari bayi kecil yang belum mengerti apa-apa. Sama-sama menangis, dan masih sangat bergantung kepada Bunda. Lalu beranjak dewasa kita diajari untuk memahami bagamaina dunia ini bekerja. Bukankah peluang kita sama, lalu apa yang kamu permasalahkan.

Kecakapanmu, atau kepintaranmu. Ah sudahlah mustahil kamu selalu mencari alasan untuk menutupi bahwa sebenarnya kita malas untuk berubah karena terlalu aman berada pada zona yang nyaman.

Jika tidak berubah, biasanya kamu akan merasakan tekanan mental yang sesekali ingin membuatmu jatuh dan tak ingin bangkit lagi. Yakni jika sudah kamu merasa kompetitormu lebih hebat darimu dan kamu seakan sudah tidak dapat melakukan apa-apa lagi. Di situlah kamu akan merasa tidak pantas untuk sejajar dengan mereka karena kamu merasa berasal dari kelas yang berbeda. Ingatlah jika Manusia sukses itu memiliki ceritanya masing-masing.

Tidak perlu minder kamu berasal darimana, karena kesuksesan bukan berasal dari gen orangtua yang hebat. Karena faktanya memang demikian, banyak olahragawan besar yang memiliki reputasi namun tidak bisa dilanjutkan oleh anak-anaknya. Banyak Politisi hebat yang tidak mampu disamai keturunanya.

Malah beberapa dari mereka yang sewaktu kecil didiagnosa mengidap penyakit yang mungkin mustahil untuk mendukungnya berkarir, malah sekarang menjadi talenta terhebat sepanjang masa. Itulah kehidupan, seberapa besar keinginanmu untuk kamu raih, itulah yang menjadi pembeda. Tekad dan usaha keras dari dalam dirimu sendiri itu berasal dari pengalamanmu, bukan nomor berapa gengsi sekolahmu.

Ingin kamu bentuk seperti apa masa depanmu itu tidak ada kaitanya dengan kamu dilahirkan dari rahim siapa. Tapi kesuksesanmu sangat berpengaruh dari siapa dan apa yang telah kamu pelajari.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya