Pidato leader BTS Kim Namjoon atau RM di sidang PBB (24/09/18), membuktikan bahwa kepercayaan terhadap diri sendiri itu penting. Dalam forum tersebut, RM menyerukan untuk berani mengekspresikan diri, darimanapun asalnya, apapun warna kulitnya, apapun identitas gendernya, speak yourself!

Penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri sebagai pondasi kuat agar mampu menunjukkan diri secara maksimal. Manusia lahir unik dan berbeda satu dengan lainnya lengkap dengan segala kelebihan yang Tuhan berikan sebagai bekal untuk hidup.

Advertisement

Manusia di masa kecil, selalu mendengarkan suaranya sendiri yang penuh dengan mimpi dan keinginan menjadi pemberi perubahan besar bagi dunia.

Seiring berjalannya waktu, kita dihadapkan pada berbagai situasi dan pilihan hingga akhrinya terfokus pada apa yang orang pikirkan terhadap diri kita dan berhenti mendengarkan suara diri sendiri.

Dijejali banyak suara dari orang lain, perlahan penyurutkan kepercayaan diri, tak jarang malah terjadi krisis identitas. ini sangat krusial karena saat kita tak mampu percaya pada diri sendiri, maka berdampak pada apa yang kita lakukan. Bunuh diri contohnya, saat seseorang ada dalam tekanan hebat, ia terjebak dalam persepsi bagaimana orang lain menilai dirinya. ia tak memiliki rasa percaya diri yang cukup sehingga merasa gagal karena orang lain menganggap nya gagal, padahal belum tentu! Angka bunuh diri terus meningkat dari hari ke hari.

Advertisement

WHO melaporkan, setiap 20 detik seseorang melakukan bunuh diri.

Di era teknologi yang cepat ini banyak penelitian telah membuktikan bahwa alasan dan faktor seseorang melakukan bunuh diri salah satunya karena penyakit psikologis. Dalam hal ini, selain tindakan medis, dibutuhkan rasa percaya diri yang dibarengi dengan komunikasi intrapersonal dengan intensitas yang konsisten dan kontinyu untuk membantu mencegah, memulihkan bahkan memperbaiki mental.

Surutnya kepercayaan diri tidak terlepas dari perubahan, baik dalam lingkungan sosial atau lingkungan global. Sebuah dilematik yang bisa menimbulkan konflik bagi diri sendiri. Di satu sisi, kita tidak punya pilihan selain beradaptasi dengan dinamika sosial yang banyak dipengaruhi oleh kemajuan zaman dan teknologi. Di sisi lain ketidak mampuan kita dalam menerima perubahan yang datang secara masiv sedikit demi sedikit membuat kita sibuk pada hal yang belum jelas.

Alhasil tanpa disadari kita hanya mengikuti apa yang kebanyakan orang lakuakan.

Rasa percaya diri mampu menjadi pendamping dalam segala perubahan jika kita selalu memberi ruang khusus untuk mendengarkan apa kata diri sendiri. Dengan kadar yang cukup, rasa percaya diri menjadi spektrum penyangga kesehatan dan kekayaan mental. Tidak perlu takut jika banyak melakukan kesalahan, setidaknya, kita salah dalam apa yang ingin kita lakukan, daripada apa apa harus ikut apa kata orang.

Cara hidup yang realistik saat melakukan kesalahan dan kemudian tau bagaimana melakukannya dengan benar, merasakan proses sulit secara terus menerus juga adalah bagian dari pendewasaan hidup.

pada intinya, kita tidak pernah terlepas dari kondisi yang tidak
menyenangkan dan selama hidupnya, manusia tidak selalu ada pada level
yang sama, itu tergantung dari bagaimana kita men-treat diri untuk
mencapai visi dan misi.

Maka satu-satunya yang bisa kita percayai adalah diri sendiri. Perlahan tapi pasti, rasa percaya diri yang terus dipupuk dan dikembangkan, akan membawa kita pada keberanian untuk menciptakan perubahan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya