Hai sahabat, salam sejahtera untuk kalian semua. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman nih dengan kalian readers sejati. Khususnya buat kalian yang masih di bangku kuliah nih. Saya dulu adalah orang yang paling pendiam dan selalu ragu ketika ingin mengikuti kegiatan kegiatan yang ada di kampus. Hal itu yang kemudian memaksa saya untuk berfikir dalam memilih jalan yang baik selama saya kuliah.

Hasil dari sebuah eksperimen ternyata cukup baik untuk saya lakukan. Saya bereksperimen membuat target jangka pendek ketika saya kuliah. Hal-hal yang saya lakukan ialah:

Pertama, menjadikan kuliah sebagai prioritas utama

Apapun yang terjadi, dan apapun yang akan kita capai, setidaknya kuliah itu harus kita jadikan prioritas utama. Karena kuliah itu adalah tujuan kita bergabung di universitas atau sekolah tinggi. Entah apapun yang menjadi aktifitas saya di kampus, saya tetap memprioritaskan kuliah. Mulai dari aktif di kelas, rajin mengerjakan tugas, sering membaca buku untuk materi mata kuliah yang saya ambil dan lain-lain. Itu yang tak pernah saya tinggalkan setiap hari. Dan ternyata itu sangat berguna dalam menambah wawasan saya ketika sudah berhadapan dengan orang lain, entah itu dosen atau juga kakak tingkat.

Aktif di kelas itu membuat rasa percaya diri lebih tinggi ketika kita ingin berbicara di luar kelas dengan siapapun. Apalagi membaca, itu sangat membantu saya dalam mnambah ilmu.

Advertisement

Kedua, menjadikan ngopi sebagai rutinitas

Ngopi merupakan salah satu kegiatan yang hampir dilakukan oleh kebanyakan mahasiswa di Indonesia. Ngopi, kalau saya ingat kata-kata ngopi saya langsung berfikir dan langsung melakukan percobaan. Dalam satu minggu saya mencoba untuk selalu ngopi tiap malam bersama sahabat-sahabat saya. Dan ternyata banyak ilmu lain yang saya dapatkan saat ngopi bareng, yang tidak ada dalam kelas perkuliahan.

Dan biasanya saat ngopi bersama sahabat-sahabat saya, kita tidak hanya mencoba membahas hal-hal yg di luar kelas atau di luar jurusan yang kita pilih, tetapi juga terkadang kita membahas sesuatu yang itu adalah mata kuliah jurusan yang berbeda. Hal itu juga membantu saya ketika di kelas dalam hal berargumen.

Dan ngopi itu juga menjadi ruang buat saya untuk melatih percaya diri dan melatih ingatan. Wow, ternyata ngopi itu manfaatnya banyak selain menghabiskan uang.

Ketiga, menjadikan organisasi sebagai aksi dan loyalitas kita

Bagaimanapun, mahasiswa juga harus kenal organisasi. Karena organisasi merupakan miniatur dari yang akan kita jalani di masyarakat ketika kita sudah selesai study. Apapun yang kalian fikirkan tentang organisasi entah itu intra ataupun ekstra, kalian tetap harus mencobanya. Saya yang waktu itu mencoba mengikuti salah satu organisasi untuk melakukan percobaan mendapat banyak ilmu dan membuat saya berfikir bahwa organisasi akan saya jadikan sebagai aksi dan loyalitas.

Ketika saya melakukan percobaan, ternyata yang saya dapatkan ilmu yang tidak saya dapatkan dari kuliah dan juga dari hasil ngopi. Saya mendapat ilmu baru di organisasi. Salah satunya adalah belajar berinteraksi dengan latar belakang perbedaan agama, suku dan budaya. Nah, hal itu selain membuat kita berpengetahuan luas, kita juga akan belajar bagaimana memahami karakter dari orang yang berbeda latar belakang dengan kita.

Ketiga, hal yang pernah saya coba ternyata pada akhirnya mempunyai satu kesatuan yang pada akhirnya jika kita-kita tidak melakukan salah satu kita tak akan mendapat ilmu sebanyak mereka yang juga mencoba melakukan tiga-tiganya secara bersamaan.

Dan ketiga hal itu juga berkaitan mulai dari kuliah yang harus kita prioritaskan agar kita bisa mencapai tujuan awal kita lalu ngopi dengan mendiskusikan hal hal yang tidak kita fahami di kelas serta kita bisa mencoba mengaplikasikan dalam organisasi tentang hal-hal yang pernah kita pelajari dan kita diskusikan. Nah pengalaman berharga itu tak akan kita dapatkan kalau kita tidak mencoba. Buat kalian yang juga masih bimbang bisa di coba nih.