Tahun 2017 sudah di depan mata. Tinggal beberapa saat lagi, kita akan membuka lembaran baru yang biasanya disertai dengan resolusi baru. Bicara tentang resolusi tahun baru, biasanya anak muda seperti kamu sudah mulai nge-list hal-hal apa saja yang ingin mereka capai di tahun mendatang. Mulai dari berniat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, ada target barang yang harus dimiliki, atau target destinasi wisata yang harus dikunjungi. Keinginan barusan itu bukannya salah, namun pernahkah kita berpikir untuk menyantumkan resolusi yang di luar kepentingan kita pribadi?

Selama ini, kita cenderung memikirkan diri kita sendiri. Coba saja cek resolusi tahun barumu. Umumnya list resolusimu hanya seputar kamu. Padahal, sebagai makhluk sosial, tentunya kamu harus sadar bahwa hidup bukan melulu tentang kamu, ada banyak hal lain di luar kamu.

Advertisement

Tahun 2016 telah memberikan banyak contoh nyata yang menunjukkan bahwa mendahulukan kepentingan diri sendiri tidaklah baik untuk lingkungan, bahkan negara. Lihat saja, tindakan-tindakan tidak toleran bermunculan di mana-mana. Bukan cuma perihal materi, memperkaya diri, bahkan mendahulukan kepentingan pribadi sudah menjangkit ke ranah ideologi.

Tahun 2017 bisa jadi ajang memperbaiki dirimu. Ayo mulai lebih peka!

Sudah sepatutnya kita sadar bahwa menjadi manusia sejatinya adalah untuk berdampingan dengan manusia lain. Kita tidak bisa hidup sendiri. Bukan hanya dalam urusan jodoh, tapi di kehidupan sosialmu pun kamu tidak pernah bisa lepas dari orang-orang di sekitarmu. Itulah mengapa kamu seharusnya tidak melulu fokus pada diri sendiri.

Advertisement

Alih-alih meniatkan diri menjadi orang yang lebih baik di tahun mendatang, lebih baik kamu melakukan aksi nyata dibandingkan omong belaka. Singkirkan dulu daftar barang baru yang perlu kamu miliki untuk menaikkan gengsi dan prestise dirimu. Lebih mulia jika kamu mulai berbagi dengan orang-orang yang bermimpi punya barang baru pun tidak mampu. Apalagi mimpi travelling-mu itu. Cobalah melakukan hal di luar zona nyamanmu, seperti melakukan aksi baik ketika nanti tiba di destinasi wisata barumu.

Tulisan ini tidak menyuruhmu untuk melakukan hal besar dalam rangka membuat perubahan yang nyata. Perubahan bisa dimulai dari hal kecil yang berarti, yang tentu saja tidak egosentris. Kamu bisa mulai lebih peka terhadap lingkungan di sekitarmu, tidak memaksakan kehendakmu sendiri, dan tentunya lebih bisa memahami orang lain. Perbedaan itu nyata adanya, dunia ini tidak hanya milikmu, jadi mulailah memahami bahwa menghargai orang lain dan keputusan mereka itu perlu.

Apalagi sebagai anak muda, tentunya kamu ingin membuat suatu hal yang berarti bagi hidupmu dan hidup orang banyak. Kamu hanya perlu lebih lebar membuka mata. Ada dunia di luar sana yang menunggu kontribusimu. Semangat memperbaiki diri untuk tahun 2017!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya