Beberapa tahun terakhir YouTube semakin digandrungi oleh netizen. Bahkan pemirsa setia TV mulai eksodus ke situs yang diakuisisi oleh Google pada tahun 2006 lalu ini. Para YouTuber pun kini popularitasnya hampir menyaingi artis-artis yang biasa berseliweran di TV.

Perlahan namun pasti pamor TV mulai menurun. Ini tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga dunia. Bahkan di Amerika saja, menurut The Wall Street Journal, pemirsa TV didominasi oleh orang-orang tua jadul. Sementara kalangan remaja turun 32% dan anak muda berkurang 23%.

Advertisement

Entah YouTube yang semakin bagus fitur-fitur dan kontennya. Atau TV yang mulai tak berkualitas lagi tayangannya? Atau mungkin kedua-duanya sekaligus? Yang pasti gejala ini diprediksikan akan terus berlanjut hingga beberapa waktu ke depan.

Ngomongin tentang YouTube kali ini kita akan sedikit ngebahas beberapa tipe pengguna YouTube. Termasuk ke dalam tipe yang mana kah Kamu?

Advertisement

1. Pengguna tak tahu arah, asal ada gratisan atau wifi, dia langsung tancap gas!

Pengguna yang termasuk ke dalam tipe ini biasanya mengunjungi laman YouTube ketika lagi gabut. Ia akan melihat-lihat explore di beranda YouTube dan jika tidak ada video yang menarik perhatiannya ia akan menulis kata kunci yang berkaitan dengan hobinya di kolom pencarian.

Kalau cowok biasanya akan mencari video-video sepak bola sedangkan cewek biasanya memburu video oppa-oppa Korea. Mainstreamnya pengguna tipe ini jarang log in, entah malas atau memang tidak punya akun YouTube sendiri. Apakah kamu seperti ini? Atau mungkin pernah seperti ini?


Yang penting mah gratis, cuy!


2. Pengguna yang beradab alias tahu arah. Sebelum membuat akun, dia sudah mempersiapkan daftar vlogger atau YouTuber favoritnya

Mereka yang termasuk dalam tipe ini satu tingkat lebih baik dari tipe pertama. Karena biasanya mereka akan log in YouTube terlebih dahulu sebelum berselancar di dalamnya. Pengguna tipe ini juga tak segan menjadi subscriber channel-channel yang mereka gemari. Mereka juga aktif berkomentar, memberi like dan juga dislike.

Tentu hal ini baik karena secara tidak langsung begitulah cara seorang pengguna memberi apresiasi sederhana kepada pembuat-pembuat konten di YouTube. Pengguna tipe ini juga rajin melihat daftar trending dan subscription mereka. Jadi kayak udah punya tontonan rutin ketika jalan-jalan ke YouTube. Nggak luntang-lantung dari satu channel ke channel lain tanpa memberi jempol. Datang tak memberi salam pergi pun tak permisi.

3. Pengguna yang memanfaatkan peluang, suka kepoin banyak aktivitas selebgram atau vlogger demi mendapat keuntungan

Raditya Dika, Ridwan Hanief, Atta Halilintar, Ria Ricis, dan Gita Savitri Devi adalah segelintir pengguna yang masuk ke dalam tipe ini. Juga akun-akun yang memiliki banyak subscriber dan rutin mengunggah video-video baru. Di YouTube kita tidak hanya bisa menjadi penikmat video saja, namun juga diberi kesempatan untuk menjadi penyedia konten. Semakin sering video kita ditonton semakin besar pula pemasukan yang akan kita dapatkan dari YouTube dan juga Google.

Namun untuk menjadi pengguna tipe ini nggak bisa spontan. Perlu modal yang tak sedikit, nyali yang nggak gampang putus, kreativitas dan inovasi, serta proses yang nggak bisa dibilang sebentar. Dan ketika sudah berhasil menjadi pengguna tipe ini mereka pun harus konsisten dan terus berinovasi agar orang-orang tak bosan menonton video-video yang mereka sajikan. Tahu sendiri kan mempertahankan jauh lebih sulit dari pada mendapatkan.

Well, kita masuk ke dalam tipe yang mana saja di antara tiga tipe di atas bukan menjadi hal yang terpenting. Lantas yang paling penting apa dong? Yang paling penting ialah menjadi pengguna YouTube yang baik dan bijak. Kalau kita termasuk pengguna tipe pertama jangan iseng mencari hal-hal negatif dan bertentangan dengan nilai-nilai moral yang ada.

Jika toh kita masuk dalam tipe yang kedua berusahalah menjadi subscriber bagi YouTubers yang menyediakan konten positif, informatif, dan inspiratif. Jangan yang cuma bisa misuh-misuh nggak karuan. Dan kalau Kalian adalah pengguna tipe ketiga, berusahalah untuk memberikan konten-konten positif dan bermanfaat. Jangan hanya memikirikan keuntungan saja, tapi pikirkan juga dampak dari konten video yang Kalian buat.

Mari menjadi pengguna YouTube yang baik dan bijak!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya