Hasil Rapid Tes Non Reaktif, Dugaan Via Vallen Jika Adiknya Positif Corona Terbukti Lewat Tes Swab

Adik Via Vallen positif corona

Saat ini kasus Covid-19 di Indonesia udah tembus lebih 20 ribu kasus. Meski angka kesembuhan lebih tinggi dari angka kematian, namun masyarakat tetap diminta waspada dan menjaga social and pysical distancing demi mengurangi persebaran virus corona.

Advertisement

Baru-baru ini, penyanyi dangdut Via Vallen menceritakan kalau adiknya dinyatakan positif virus corona. Tapi anehnya, saat dilakukan rapid tes, hasil menunjukkan negatif. Berikut cerita selengkapnya.

Melalui akun Instagramnya, Via menceritakan tentang sang adik yang akhirnya diketahui positif Covid-19 setelah melakukan tes swab

View this post on Instagram

Ini hasil foto paru2 adekku yg pneumonia Berawal dr apin yg kepalanya kebentur lantai terus mimisan jd aku bawa ke lab Aku jg ngajak semua keluarga yg belum pernah check up buat di check semua Nah hasil paru salah satu adekku ada #pneumonia ,orang tua kuatir krn takut corona ( fyi aktifitas adekku hampir setiap hari ke surabaya anter jemput pacarnya kerja di Mall ) Akhirnya aku tanya ke beberapa spesialis paru dan semuanya bilang gpp ( itu gara2 rokok bla bla bla ) Adekku ini memang pernah sesek nafas jauhh sebelum adanya #corona Tp krn salah satu gejala corona adalah pneumonia, dirumah jg ada orang tua yg sakit Jadi untuk memastikan semuanya beneran baik2 ajaa, aku bawa dia rapid ke rs rujukan #covid19 dan hasilnya NON REAKTIVE Aku tanya ada lg tes buat mastiin corona ga? Kata beberapa suster disana ada swab, tp ini ga perlu krn rapidnya sudah akurat Eman uangnya mbakk, swab mahal lohh dan hasilnya lama Krn aku pengen memastikan 100 persen dia baik2 aja, ya aku maksa aja dia swab dgn ngejanjiin klo hasilnya negatif aku kasih uang jajan krn sebenenya dia ga mau di swab Akhirnya dia mau… Setelah menunggu 10 harii, ternyata hasilnya POSITIF Dan dr dinkes ada yg lapor ke RT buat bantu ngawasin adekku ( diluar sepengetahuan keluarga krn aq blm tau kalo adekku positif ) Ga tau gmn ceritanya, tiba2 beritanya menyebar dan keluarga yg tinggal di rumah lamaku itu setiap kali ada yg lewat depan rumah pasti ada aja yg lewat sambil nyindir2 Krn adekku msh bolak balik rumah lama ke baruu, akhirnya ada yg lapor ke puskesmas dan akhirnya jadi rame nyamperin ke rumah, ada mobil puskesmas, satpol pp dan mobil polisinya jg Akhirnya aku keluar buat ngadepin mereka dan memastikan kalo adekku ga akan keluar2 rumah lagi Nah masalahnya, adekku ga percaya kalo terpapar, krn dia merasa sehat wal afiat dan seger bugar ( OTG lah bahasa medisnya ) Teruss aku di salah2in gara2 maksain dia swab, karena waktu itu dia denger sendiri beberapa suster dan orang di RS tersebut udh bilang GAK PERLU SWAB! Krn aku janjiin uang akhirnya dia mau di swab Udh 2 minggu lebih adekku di isolasi mandiri dirumah, sekeluarga jg di TCM 2x dan udh selesai karantina selama 14 hari ( LANJUTAN DI KOMENTAR )

A post shared by 𝓥𝓲𝓪 𝓥𝓪𝓵𝓵𝓮𝓷 (@viavallen) on

Dalam postingannya tersebut Via menjelaskan kalau awalnya sang adik didiagnosis mengidap pneumonia. Dokter mengatakan kalau hal tersebut bisa disebabkan oleh rokok. Namun penyanyi dangdut tersebut nggak yakin dan meminta adiknya melakukan rapid tes. Hasil rapid tes pun menunjukkan non reaktif alias negatif. Via tetap nggak yakin 100% dan meminta sang adik melakukan tes swab. Dan 10 hari kemudian, keluar hasil yang menunjukkan kalau adiknya memang positif terjangkit virus corona. Via hanya ingin menegaskan kalau rapid tes belum tentu akurat. Hal ini udah ia buktikan lewat kasus sang adik. Beruntung ia kekeh agar adiknya tersebut menjalani tes swab sehingga penyebaran corona bisa ditekan dan bisa langsung melakukan isolasi.

Advertisement

Saat ini, sang adik tengah dikarantina mandiri di rumah. Via juga menegaskan kalau terjangkit virus corona bukanlah aib

View this post on Instagram

CORONA BUKAN AIB!! Adekku aman dirumah, tidak ada kontak langsung dengan keluarga Kita sangat menjaga jarak, dia punya area sendiri ( kamar tidur, kamar mandi dan ruangan untuk narok makanan dan minuman tanpa harus kontak langsung, dia pake alat makan sekali pake buang, dia cuci pakaiannya sendiri, bersih2 sendiri ) Maksud postinganku adalah, org yg udh rapid hasilnya NR blm tentu TIDAK TERPAPAR 🙏🏻 Keluargaku panik krn postinganku semalam, takut makin dikucilkan krn sebagian msh banyak yg ga tau kalo anggota keluargaku ada yang positif #corona Corona ga terbang kok, selagi mengikuti aturan untuk pake masker dan sering cuci tangan yaa kalian bakal AMAN 🙏🏻 Jd tolong jangan mengucilkan orang2 yang positif corona 🙏🏻 Kalo kalian ada kepentingan yg mengharuskan keluar rumah pakailah APD ( MASKER ) bisa pake masker kain yg bisa di cuci terus di pake lagi biar GAK BOROS! Jangan ngeyel NGERASA KUAT, kecuali kamu tinggal sendiri ya terserah! Tapi kalo ada orang tua dan balita yg memang imunnya rendah, TOLONG JAGA DIRI KAMU UNTUK MEREKA YANG DIRUMAH 🙏🏻 Karena diluar beritanya mulai rame, banyak telfon masuk minta klarifikasi lewat nomer management,bahkan sampe tanya ke pihak2 tertentu untuk dimintai keterangan Sedangkan bahan untuk bertanya kurang lengkap Jd ini aku posting aja sekalian biar ga tambah ngawur beritanya Jd tgl 28 april sekeluarga check up biasa ( tidak ada hubungannya dgn corona ) krn hasil adekku pneumonia, akhirnya tgl 29 april di bawa ke RS rujukan covid buat di rapid dan setelah menunggu 1jam lebih hasilnya keluar NON REACTIVE, krn aku ga mau orang tua kuatir jd aku paksa adekku SWAB ( meski kata petugas RS tidak perlu swab ) mulai swab cuma selisih 1 JAM dr RAPID. trus pulang dan menunggu hasilnya selama kurleb 10 hari ( HASILNYA POSITIF ) Kondisi sekarang Keluargaku, alhamdulillah sehat wal afiat Adekku yg positif #covid_19 alhamdulillah sehat wal afiat dan kulitnya tambah bersih krn #dirumahaja di dlm kamar terus Dia Swab kedua tgl 11 Mei ( karena pake fasilitas dr pemerintah, jd sampe sekarang belum keluar hasilnya -/+) Slide 1-2-3 hasil lab tgl 28 april Slide 4 hasil rapid NON REACTIVE tgl 29 April Slide 5 hasil swab POSITIF tgl 7 Mei #staysafe

A post shared by 𝓥𝓲𝓪 𝓥𝓪𝓵𝓵𝓮𝓷 (@viavallen) on

Setelah hasil tes swab keluar, adik Via Vallen langsung melakukan karantina mandiri di rumah. Meski tetap serumah dengan keluarga lainnya, namun sang adik memiliki ruangan khusus yang sama sekali nggak bersentuhan dengan anggota keluarga lainnya. Saat ini, keluarga Via dan juga adiknya dalam keadaan sehat. Mereka kini tengah menunggu hasil swab kedua pasca melakukan isolasi mandiri. Via hanya ingin menegaskan kalau terjangkit virus corona bukanlah aib. Jadi mereka nggak perlu dikucilkan berhubung inilah yang ditakutkan oleh keluarganya.

Menurut pemerintah, kasus yang terjadi dengan adik Via Vallen bukanlah hal yang mengejutkan. Karena rapid tes memang nggak seakurat tes swab

Advertisement

tanggapan pemerintah via news.detik.com

Kasus yang menimpa adik Via Vallen tentu mengundang pertanyaan publik. Mengapa hasil rapid tes menunjukkan non reaktif sedangkan tes swab menunjukkan hasil positif. Dilansir dari laman detik.com, Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menjelaskan kalau rapid tes memang sering nggak akurat. Berbeda dengan tes swab yang 97% akurat. Sensitivitas rapid tes juga rendah sehingga hasil sering menunjukkan negatif palsu. Oleh karena itu disarankan untuk langsung melakukan tes swab. Terkait maraknya rumah sakit yang masih menggunakan rapid tes, Doni menduga karena rumah sakit tersebut belum memiliki mesin tes swab.

Semoga kita lebih waspada dengan penyebaran Covid-19 ini ya. Tetap #dirumahaja dan keluar seperlunya. Jangan lupa cuci tangan dan pakai masker!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE