Mencoba Ikhlas atas Kepergian Marco Panari, Angela Gilsha: Sekarang Adikku Sudah Jadi Abu

Angela Gilsha Marco Panari

Kepergian anggota keluarga, apalagi secara tiba-tiba tentu menorehkan duka yang mendalam bagi mereka yang ditinggalkan. Hal itu pula yang tengah dirasakan oleh artis Angela Gilsha. Sang adik, Marco Panari, meninggal dunia pada Sabtu, (30/1) kemarin. Sempat syok, Angela tak aktif di media sosial selama beberapa hari. Ia mengurus jenazah sang adik hingga dikremasi. Baru pada hari ini, ia akhirnya mengungkapkan kesedihannya atas meninggalnya Marco.

Advertisement

Bagi Angela, momen perpisahannya dengan sang adik nggak akan pernah hilang dari ingatannya selamanya. Masih mencoba berusaha ikhlas, Angela merasa sedikit lega karena di hari-hari terakhir Marco, ia masih bisa membahagiakan sang adik.

Melalui postingannya, Angela menumpahkan perasaan yang ia rasakan beberapa hari terakhir. Ia nggak menyangka akan ditinggal oleh saudara satu-satunya secepat ini

Angela mengaku kepergian Marco adalah momen yang membuat hatinya sangat hancur. Ia nggak menyangka sang adik akan pergi secepat dan semendadak ini. Apalagi menyaksikan orang tuanya menangisi kepergian Marco. Ia hingga kini masih mencoba untuk ikhlas akan kepergian adiknya. Baginya nggak ada yang perlu disalahkan atas kematian Marco karena memang sudah jalannya dan nggak ada lagi yang bisa diperbuat selain berdoa.

Advertisement

Namun Angela sedikit merasa lega karena di hari-hari terakhir sang adik, ia masih bisa membahagiakan Marco. Diketahui, Angela baru aja membelikan Marco sebuah mobil. Dan sang adik sempat mengungkapkan kebahagiaannya tersebut kepada sang ibunda. Kini, tak ada lagi yang tersisa selain tubuh Marco yang telah jadi abu. Angela menuturkan kalau dirinya akan menyimpan abu sang adik di kamarnya agar mereka masih bisa dekat dan terus bersama.

Sebelumnya, sang ibu, Sha Panari juga mengungkapkan kesedihannya yang mendalam. Ia harus kehilangan anak lelaki satu-satunya terlalu cepat

ungkapan kesedihan ibunda | doc. IG @shapanari via www.instagram.com

Syok yang mendalam juga dirasakan oleh ibunda Marco, Sha Panari. Ia nggak menyangka jika anak lelaki satu-satunya akan pergi secepat ini. Namun Sha menyadari Marco hanyalah titipan dari Tuhan. Dalam unggahannya tersebut, Sha sempat menyinggung soal kepergian Marco yang tak terduga. Sang ibu juga menyebut bahwa Marco memiliki teman-teman yang salah sehingga akhirnya ia harus meregang nyawa. Meski hatinya juga tak kalah hancur, namun Sha sudah mengikhlaskan dan menerima kenyataan karena semua adalah rencana Tuhan.

Seperti yang diketahui, Marco Panari diduga meninggal akibat tersedak. Ia dikabarkan mengonsumsi minuman keras bersama teman-temannya sebelum meninggal. Kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum Marco untuk memastikan penyebab artis 23 tahun itu meninggal. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melewati semua, ya. Aamiin.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE