Tak Terima Program “Nih Kita Kepo” Kena Teguran KPI, Nikita Mirzani: Apa Kabar Sinetron?

Program Nikita Mirzani teguran KPI

Sebagai lembaga yang mengawasi tayangan televisi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kerap melayangkan teguran atau larangan. Nggak sedikit program televisi yang pernah ditegur atau dilarang karena melanggar peraturan. Seperti yang terjadi pada program “Nih Kita Kepo” yang dipandu oleh Nikita Mirzani. Pada tanggal 9 Februari, KPI mengirim teguran tertulis untuk program yang tayang di stasiun televisi Trans TV.

Advertisement

Teguran KPI tersebut menyulut respons Nikita dan warganet. Keberatan dengan teguran itu Nikita pun angkat suara. Selain itu, teguran KPI bersifat kontroversial sehingga warganet ikut menanggapi.

Kesal dengan teguran KPI, Nikita Mirzani membandingkan adegan sinetron yang nggak mendidik tapi dibiarkan saja

respon Nikita Mirzani | credit: Instagram @nikitamirzanimawardi_172 via www.instagram.com

Melalui unggahan Instastory, Nikita Mirzani mengeluarkan kegelisahan perihal teguran KPI terhadap program yang dipandunya selama ini. Adegan dalam “Nih Kita Kepo” dinilai melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2021 tentang perlindungan terhadaap anak dan remaja dalam aspek siaran.

Bentuk pelanggarannya adalah menampilkan koleksi barang-barang bermerek dan mewah milik bintang tamu seperti kalung, jam tangan. cincin, baju, hingga mobil. Dalam adegan itu, barang bermerek tersebut dipandang sebagai barang murah. Pun KPI menilai adegan perempuan tidur di atas koleksi tas dan uang dolar nggak pantas ditonton. KPI khawatir adegan tersebut ditiru oleh anak-anak.

Advertisement

“Cuma karena bilang murah banget, tas Hermes di jadikan bantal atau uang pun di sebar-sebar, emang kenapa? Itu kan tas koleksi bintang tamu, mau dia bakar juga urusan mereka lah, dan semua yang sudah dilakukan atas persetujuan bintang tamu,” tulis Nikita, hari Rabu (10/2).

Merasa aneh dengan kekhawatiran KPI, Nikita mempertanyakan kebijakan yang diambil oleh lembaga tersebut. Bila  takut ditiru anak-anak, seharusnya KPI menegur sinetron yang sering menayangkan adegan nggak pantas. Padahal adegan  sinetron sangat mungkin dicontoh anak-anak tapi nggak pernah ditindaklanjuti KPI.

Advertisement

“Apa kabarnya pak sinetron-sinetron yang bisa ditonton sekarang. Apakah anak-anak tidak bisa meniru dari adegan tersebut? Kenapa kita enggak ketemuan aja sih dari pada main di sosmed gini,” pungkas Nikita dalam unggahan story.

Teguran KPI pun memicu respon warganet. Jadi nggak cuma Nikita, banyak orang juga mempertanyakan kebijakan itu

Usia surat teguran diterbitkan, bukan cuma Nikita yang geram dan kesal. Warganet pun turut mempertanyakannya. Terlihat dalam Instagram KPI, warganet menuliskan banyak komentar. Mayoritas warganet heran karena menurut meraka kebijakan KPI berlebihan. Lantaran adegan memamerkan tas bermerek, program televisi pun ditegur. Namun ketika ada tayangan yang kurang mendidik dalam sinetron, KPI justru membiarkannya.

“Yg ditegur ya acara sinetron yg ga jelas aja lah pak, adegan pegangan peluk” di jam jam anak” masih pda nonton tv jga, ini kan acara seru”an aja, klo urusan barang mewah dblang murah ya gpp pak hak yg punya barang kan, toh itu sebagai motivasi jga biar anak muda jaman skrg itu bsa dan mampu lebih maju, ktimbang publik figure pamer kemewahan mah udh biasa lah, ya klo ga suka jgn ditonton 🤣,” tulis akun @selviana_rohman cukup panjang di kolom komentar akun KPI (@kpipusat)

Nggak jauh beda dengan komentar akun tersebut, berikut ini adalah komentar warganet yang dihimpun Hipwee.

“Apa kabarnya tuh sinetron yang cowok dibawah cewek diatas?,” komentar akun @ggr_786

“Coba tolong KPI sinetron sinetron yg mengangkat adegan adegan mesra kalau bisa jam tayangnya dipindahkan .saling berusaha orang tua sama harus membimbing anaknya,” tulis akun @supriadi.oton

Sinetron banyak yg adegan nya kurang pantas..kenapa gak di tegur bapak/ibu kpipusat,” komentar @rika.imakurniana13

Kebijakan KPI soal acara yang dibawakan Nikita Mirzani bukanlah satu-satunya yang menuai kontroversi. Sebelumnya beberapa kebijakan KPI juga membuat publik heran gara-gara melarang penayangan kartun. Padahal ketimbang kartun dan acara lain, banyak orang berpikir adegan sinetron justru harus ditindak tegas.

Baca sepuasnya konten-konten eksklusif Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE