Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa sih warna baju, lipstik atau kosmetik lain lebih kelihatan bagus kalau dipakai orang lain, tapi nggak untuk kita sendiri? Jawabannya adalah karena nggak cocok dengan warna dasar kulitmu.

Setiap orang memiliki warna kulitnya masing-masing. Ada yang sawo matang, kuning langsat, ataupun putih pucat. Nah, warna kulit yang bisa terlihat langsung secara kasat mata ini disebut skin toneSkin tone ini bisa berubah seiring pemakaian produk kosmetik dan perawatan kulit maupun aktivitas sehari-hari.

Advertisement

Namun, nggak banyak dari kita yang tahu tentang undertone di mana merupakan warna dasar kulit bawaan genetik yang nggak akan berubah. Secara umum, undertone kulit dibagi menjadi tiga, yakni warm tone, cool tone, dan netral. Undertone ini sangat penting untuk diketahui agar kita bisa memilih busana maupun produk kosmetik yang tepat.

Lalu bagaimana cara mengidentifikasi undertone kulit yang nggak kelihatan secara kasat mata itu? Tenang, ikuti cara mudah yang bisa kamu praktikkan berikut, yuk!

1. Warna bola mata dan warna rambut menentukan undertone kulit kamu yang sebenarnya

Warna bola mata dan rambut turut memengaruhi via brownhair.vivirmuysano.com

Cara ini nggak perlu effort karena kamu tinggal mengidentifikasi undertone melalui warna mata dan rambutmu. Jika warna matamu adalah cokelat ataupun warna hazel (kombinasi warna hijau dan cokelat) dengan rambut hitam dengan sedikit tone keemasan, maka undertone-mu adalah warm. Jika warna bola matamu biru, hijau atau abu-abu dengan tone platinum atau silver, maka undertone-mu adalah cool. Sedangkan jika warna mata ataupun rambut sulit diidentifikasi, maka bisa jadi undertone-mu netral.

2. Mengecek warna urat nadi pada pergelangan tangan saat berada di bawah sinar matahari atau lampu yang terang

Warna urat nadi via www.muhtwa.com

Advertisement

Undertone bisa diidentifikasi dengan memerhatikan urat nadi yang tampak saat sedang berada di bawah cahaya yang terang. Jika warnanya cenderung hijau maka undertone yang kamu miliki adalah warm, jika warnanya cenderung biru dengan sedikit warna keunguan maka undertone-mu adalah cool. Namun, jika kamu sulit membedakan alias terdapat percampuran warna hijau maupun biru ungu di atas, kemungkinan kamu memiliki warna dasar kulit yang netral.

3. Menentukan undertone kulit dari warna busana yang terlihat cocok saat dikenakan

Mencoba berbagai warna baju via www.trustedclothes.com

Berdirilah di depan cermin, lalu cobalah beberapa busana dengan berbagai warna. Kemudian tentukan warna apa saja yang terlihat cocok dan sesuai saat dipakai. Jika yang sesuai adalah earth tone seperti warna merah, oranye, kuning, atau hijau zaitun, maka undertone kulitmu adalah warm. Namun jika warnanya adalah jewel tone seperti gold, emerald green, ungu, dan biru, maka undertone kulitmu adalah cool. Beruntungnya, jika semua tone warna busana dirasa cocok dan pas, maka kamu memiliki undertone kulit yang netral.

4. Selain busana, warna perhiasan yang cocok saat dikenakan juga bisa menentukan undertone kulit yang kamu miliki lho!

Perhiasan emas atau perak? via completefashion.org

Cara ini juga relatif mudah untuk menentukan undertone apa yang kamu miliki. Ambillah perhiasan apapun dengan warna emas dan perak, lantas pakailah secara bergantian. Tentukan warna mana yang sesuai dengan kulitmu dan terlihat cocok dipakai. Orang yang memiliki warm tone terlihat lebih cocok menggunakan perhiasan berwarna emas, sedangkan yang memiliki cool tone cocok menggunakan perhiasan berwarna perak. Kamu yang tergolong netral, perhiasan emas dan silver akan sama bagusnya.

5. Coba lakukan pengetesan menggunakan kuteks berwarna hijau dan biru. Mana yang lebih cocok di kulitmu?

Kuteks hijau atau biru via hipwee.com

Kamu bisa gunakan kuteks berwarna hijau di satu kuku tangan dan kuteks biru di kuku tangan lainnya. Posisikan tanganmu seperti menggenggam. Kuteks hijau akan terlihat cocok untuk pemilik undertone warm, kuteks biru cocok untuk undertone cool, sedangkan undertone netral untuk keduanya. Nah, kamu bisa bandingkan mana yang lebih cocok untukmu, ya!

6. Terakhir, kamu bisa mengidentifikasi undertone kulitmu dengan memerhatikan warna kulit saat terpapar sinar matahari

Warna kulit saat terpapar sinar matahari via medicalspaclub.com

Coba ingat-ingat lagi saat kamu terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang cukup lama. Apakah kulit menjadi tan kecokelatanatau pink kemerah-merahan? Jika kulitmu berwarna kecokelatan, berarti kamu memiliki warm tone, namun jika cenderung kemerahan, maka kamu tergolong sebagai pemilik cool tone. Pemilik tone netral akan sulit membedakan warna keduanya.

Nah, jika kamu sudah mengetahui undertone kulitmu yang sebenarnya, maka kamu akan lebih mudah untuk menentukan warna busana, lipstik, foundation ataupun make-up lain yang sesuai dengan undertone-mu. Kamu yang tergolong warm tone bisa mencoba warna-warna seperti kuning, kuning kehijauan, kuning gading, oranye, coklat, dan merah yang warna dasarnya pun termasuk warm (merah keoranyean, merah kecoklatan). Sebaliknya, jika kulitmu tergolong sebagai cool tone, cobalah warna-warna seperti pink, biru, biru kehijauan, magenta, dan blue-based red.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya