Melanjutkan kuliah, baik dari D3 ke S1 atau S1 ke S2 merupakan impian buat sebagian orang. Apalagi di dunia yang semakin penuh persaingan ini. Memiliki pendidikan yang lebih tinggi tentunya dapat memberi nilai plus dalam dunia kerja yang kita geluti kelak. Selain itu, nilai manfaat yang kita dapatkan ketika menyandang gelar pendidikan tinggi juga dianggap lebih unggul di mata masyarakat.

Namun untuk memutuskan lanjut ke jenjang yang lebih tinggi ada harga yang harus dibayar. Contohnya adalah menyediakan waktu sekitar 1,5 hingga 3 tahun untuk menempuh pendidikan. Selain itu ada biaya-biaya yang harus kita bayar ke institusi. Dan itu tidak murah! Kendala-kendala itulah yang kadang membuat kita berpikir ulang untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Mau minta orang tua? Duh, malu. Sudah gede.

Advertisement

Kali ini Hipwee pun merangkum bermacam tips untuk kamu yang ingin berlanjut sekolah ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus ngrepotin orang tua. Yuk simak.

1. Mungkin terdengar klise, tapi beasiswa adalah jalan paling ampuh untukmu yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tak ada salahnya mencoba

shutterstock_390350215

Mengajukan beasiswa via www.shutterstock.com

Sudah menjadi hal umum jika ingin melanjutkan sekolah dengan gratis, kamu bisa mengajukan beasiswa ke institusi penyedia beasiswa. Contohnya ada LPDP, Tanoto, Dikti, dan masih banyak lagi. Namun hampir semua institusi penyedia beasiswa mengharuskan syarat tertentu agar dapat lolos, misalnya harus punya kemampuan bahasa inggris dan IPK tertentu. Jelilah melihat peluang beasiswa. Ada banyak yang menawarkan uang kuliah full, plus minus biaya hidup. Ada pula yang mensyaratkan kontrak tertentu ketika kamu lulus kuliah kelak.

2. Kuliah sambil bekerja juga merupakan alternatif sumber dana. Pastikan tempat kerjamu itu tipe yang fleksibel dan mendukung perkembangan karyawannya

shutterstock_390956749

Kuliah sambil bekerja via www.shutterstock.com

Kuliah lanjut terutama yang S2, biasanya memiliki SKS yang lebih sedikit dibandingkan kuliah S1. Sehingga kamu bisa memanfaatkan waktu luangmu untuk bekerja. Banyak perusahaan yang mau menerima karyawan yang masih melanjutkan kuliah kok. Apalagi kamu sudah lulus dari jenjang sebelumnya, artinya kamu juga punya nilai jual dan kemampuan diri yang mumpuni. Malahan beberapa perusahaan lebih memilih karyawan yang sedang berkuliah, itu tandanya karyawan tersebut mempunyai minat belajar yang tinggi.

3. Lanjut kuliah bisa kamu persiapkan jauh-jauh hari bahkan ketika masih di jenjang sebelumnya. Menabung uang saku dari orang tua juga dapat kamu lakukan

S36rZlWYr16AbAFrAAH4tTnbYtk50

nabung, yuk via www.1mobile.co.id

Advertisement

Ketika sedang kuliah S1 atau D3, sebagian besar di antara kita masih secara rutin dikirim uang saku oleh orang tua. Cobalah untuk sisihkan sebagian dari uang sakumu itu untuk bekal kamu melanjutkan kuliah kelak. Gunakan uangmu dengan cerdas. Ketika ada ajakan dari teman-temanmu yang bisa bikin boros, pastikan bahwa tabunganmu ‘aman’. Supaya lebih efisien, pertimbangkan untuk memiliki satu lagi rekening tabungan tanpa ATM yang dapat kamu gunakan untuk menabung uang-uang masa depanmu.

4. Mengajukan perjanjian pinjam uang ke ortu juga bisa kamu lakukan, guys

download

Pinjam uang ke orang tua juga bisa via www.usnews.com

Well, yang ini agak tricky sih. Kamu meminta bantuan pinjaman ke ortu, dengan perjanjian akan kamu kembalikan ketika kamu sudah punya dana. Sampaikan niatmu ke ortu bahwa kamu ingin melanjutkan pendidikan dengan uang kamu sendiri, tetapi dengan kendala x,y,z. Mantapkan niat bahwa kamu akan benar-benar mengembalikannya. Jangan mentang-mentang ortu yang biayain, lalu kamu lepas dari pengembalian. Jika ortu menolak untuk dikembalikan? Ya ganti saja dengan hadiah atau ajak ortu jalan-jalan ketika waktunya tiba.

5. Buatmu yang kurang berbakat multitasking, sediakan waktu 2-3 tahun untuk bekerja secara mandiri dahulu sebelum kamu apply lanjut kuliah

download (1)

Bekerja dulu, baru kuliah via www.usnews.com

Kuliah sambil bekerja membutuhkan effort yang tinggi. Harus pintar-pintar membagi waktu supaya salah satu tidak keteteran. Namun tidak semua orang mampu memanajemen waktunya dengan baik. Kalau dipaksa multitasking, jadinya malah nggak maksimal. Nah, jika kamu adalah tipe orang seperti itu, tips untuk bekerja dahulu selama 2-3 tahun (sampai dana tercukupi untuk kuliah) dapat dicoba. Memang kamu akan rugi waktu 2-3 tahun, tetapi tak ada salahnya sambil menyelam minum air. Ketika kamu sedang berkarir kamu bisa mengembangkan diri dengan bakatmu.

6. Mantapkan finansialmu dengan mulai menabung emas. Ketika waktunya tiba, gunakan tabunganmu itu untuk membayar kuliah

factors-affecting-gold-prices

Menabung emas via www.studentlendingworks.org

Hipwee pernah mendapat pengakuan dari seorang kawan. Dia menggunakan cara ini untuk membiayai kuliahnya. Caranya adalah setiap bulan si kawan ini menyisihkan penghasilannya untuk membeli 1 gram emas dan dilakukan secara rutin setiap bulan. Akhirnya ketika mau daftar kuliah, tinggal dia jual tuh emas-emasnya. Karena harga emas relatif stabil, maka aman-aman saja terhadap inflasi. Mau coba trik ini?

7. Menawarkan diri menjadi asisten di kampus juga dapat kamu coba untuk mendapat pintu dana. Bayarannya cukup lumayan untuk mengisi tabungan

woman-in-lab-with-desk-and-equpiment

Jadi asisten lab? Why not via www.wisegeek.com

Saat ini banyak profesor-profesor di laboratorium yang membutuhkan asisten untuk membantu dalam penelitian. Jika kamu punya portopolio bagus dan punya keberanian untuk pedekate ke profesormu, kenapa nggak dicoba? Banyak dari lab-lab yang memberikan bantuan dana maupun tuition fee untuk kamu yang memang gigih mencari peluang. Atau jika kamu bukan berasal dari jurusan eksata, kamu bisa dekati dosen-dosenmu di jenjang sebelumnya. Kamu bisa menawarkan diri untuk menjadi asistennya yang menggantikannya saat tak bisa mengajar di kelas.

8. Libatkan orang-orang di sekelilingmu tentang cita-cita yang sedang kamu kejar. Doa dan dukungan mereka sangat berarti buatmu

Image of teenage friends spending time in cafe

Image of teenage friends spending time in cafe via www.indiegogo.com

Cara lain yang juga efektif adalah melibatkan orang-orang terdekatmu untuk mendukung bahkan mendoakan cita-citamu. Orang terdekat itu misalnya orang tua, sahabat, saudara, pasangan. Biar bagaimanapun, dukungan dan doa mereka penting bagimu. Dengan mereka tau cita-citamu, mereka tidak akan masalah jika suatu saat kamu memilih untuk menunda travelingmu ke luar negeri dengan dalih ingin menabung untuk kuliah.

9. Kembangkan sebuah ide pemikiran tentang hal yang ingin kamu teliti kelak, lalu komunikasikan dengan kampus tujuan

kemukakan idemu

kemukakan idemu via minervarising.com

Hal yang besar selalu dimulai dari ide-ide kecil. Setuju nggak, guys? Jika kamu memiliki ide tentang sebuah produk, rencana, atau masterplan yang berkaitan dengan bidangmu, manfaatkanlah. Jadikan itu ke dalam sebuah proposal yang bisa kamu ajukan ke kampus tujuan atau penyandang dana. Bukan tidak mungkin bahwa dari idemu itu, mereka akan tertarik dan akhirnya membiayai kamu. Kalau tidak dicoba, mana tau kan?

10. Setelah biaya kuliah aman. Ada juga dana yang harus kamu pastikan aman: biaya hidup selama kuliah

cost-of-college

Saving, saving, saving! via blog.credit.com

Setelah mendapat dana kuliah yang bisa kamu bayar ke kampus, jangan lupakan biaya hidup. Bagaimanapun seorang mahasiswa membutuhkan tempat tinggal/kost, fotocopy, makan, hiburan, belum lagi yang pacaran, dsb. Pastikan dana itu juga aman. Akan lebih baik kalau kamu dapat beasiswa yang full sampai biaya hidup juga ditanggung. Jangan sampai dana kuliah cuman ada untuk kampus doang, tapi kamunya malah makan mie instan tiap hari. Jangan ya. Untuk belajar kita butuh fisik yang sehat.

Semoga tips ini bisa membantu kamu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ya. Apakah ada tips tambahan dari kamu guys? Kalau ada, di kolom komentar ya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya