Cerita Perjuangan Berkarier di Bidang IT. Dikira Gajinya Gede sampai Diminta Benerin TV dan AC

berkarier di bidang it

*Disclaimer: Ini adalah hasil wawancara penulis dengan narasumber, ditulis dengan sudut pandang orang pertama. Semua datanya riil, tapi demi kenyamanan beberapa data yang bersifat privat tidak akan kami publikasikan.*

Advertisement

Halo! Perkenalkan nama saya Qory Dian Priyamada, kini berusia 26 tahun. Sekarang saya bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Solo bagian IT, tepatnya bagian Hardware & Networking. Dari dulu saya memang sudah tertarik di bagian ini, makanya dari jurusan SMK, kuliah, hingga pekerjaan ya nggak jauh-jauh dari sana. Walaupun passionate dalam mengerjakannya, namun tak jarang banyak orang yang minta bantuan dan bikin saya harus tarik napas dalam-dalam. Bukan kenapa-kenapa, tapi mereka seringkali salah sangka dengan pekerjaan saya ini. Duh!

Jangan-jangan kamu juga jadi salah seorang yang juga salah sangka? Untuk tahu lebih banyak di bidang IT ini, langsung saja saya ceritakan detail pekerjaan saya ya, yuk!

Hidup ini kadang-kadang lucu, bukan hanya jodoh saja yang di tangan Tuhan tapi begitu pula dengan pekerjaan

Jadi anggota RS/ Credit: Qory Dian Priyamada via hipwee.com

Sebelumnya saya bekerja di rumah sakit swasta, ya benar rumah sakit! Lebih kecil dan nggak sekompleks yang sekarang, tempat sebelumnya ini lebih mirip seperti klinik. Di klinik tersbut saya cuma sendirian mengurusi ini itu, belum seperti sekarang yang sudah ada timnya. Dulu awal masuk ke ‘dunia rumah sakit’ ditawari seorang teman, kalau yang sekarang awal daftarnya malah didaftarin teman kerja di rumah sakit sebelumnya. Sayanya keterima, eh mereka yang daftarin malah nggak hahaha. Lucu kan hidup ini?

Advertisement

Walaupun diterima tapi proses nunggunya lama banget, tapi hal ini terjadi karena sambil bangun gedungnya juga. Proses tesnya sama seperti bidang lain yang terdiri dari tes dasar, tes psikologi, wawancara baru close deal, kira-kira proses waktunya satu tahun. Lumayan lama kan?

Karena pekerjaannya di depan komputer melulu, anak IT sering dikira nganggur. Banyak juga yang salah paham malah kita disuruh benerin AC sama TV :’)

Diminta benerin AC/ Credit: Qory Dian Priyamada via hipwee.com

Bekerja di bidang IT menyenangkan sih menyenangkan karena bekerja di passion saya sendiri ya. Apalagi kami di divisi IT memang kerjanya santai, pun isinya orang-orang seumuran jadi saat ngobrolin kerjaan juga nggak sepaneng. Memang budaya kerjaan dari atasan kalau di tempat lain bisa cepat, bahkan di tempat kami malah bisa dadakan, tapi ya karena punya tim yang benar-benar bisa diandalkan jadi sampai sekarang masih aman-aman saja.

Meskipun demikian ada juga tugas yang mungkin tidak pada tempatnya, orang IT lain mungkin juga pernah merasakan diminta benerin HP, benerin AC, benerin TV, bahkan pernah ada yang telepon minta isiin galon ke ruang IT hahaha. Memang tantangannya orang IT dituntut buat jadi dewa alias bisa apa aja, dengan fee yg biasa aja. Selain itu orang IT kerjaannya kadang nggak kelihatan, jadi pasti ada aja omongan kita nggak kerja cuma mainan komputer aja, meskipun ya memang kadang seharian kalau nggak ada kerjaan cuma nganggur sih.

Advertisement

Sering dengar kalau gaji anak IT saat ini sangat besar? Padahal semua ya tergantung, kalau di tempat saya ya terhitung cukup

Gajinya cukup/ Credit: Qory Dian Priyamada via hipwee.com

Ada anak IT yang gajinya memang tinggi, kalau di tempat saya bekerja mungkin karena tempatnya masih baru jadi belum setinggi tempat tempat lain. Akan tetapi ada juga tunjangan-tunjangan yang lain seperti tunjangan profesi yang jumlahnya biasanya berbeda-beda. Intinya sabar aja kalau kerja di rumah sakit karena mungkin lebih kompleks dari bekerja di pabrik atau tempat lain dengan regulasi-regulasi yang perlu kita patuhi. 

Ada banyak suka duka bekerja di bidang ini, bukan hanya perihal dimintai tolong mengangkat galon saja~

Banyak suka dukanya/ Credit: Qory Dian Priyamada via hipwee.com

Sukanya bekerja menjadi bagian di rumah sakit adalah otomatis banyak dikenal karena sering diandalkan tadi. Kebetulan di unit saya ada outsourcing jadi terbantu banget sama mereka, bayangin aja awal IT di rumah sakit ini cuma 2, saya sama supervisor yang sekarang udah jadi manajer.

Tantangan terbesar kerja di sini adalah manusianya, kadang ada yang punya mau sesuatu tapi nggak tau apa yang dia mau, misalnya mau sistem yang ‘seperti ini’ tapi tidak tahu ‘seperti ini’ itu seperti apa, akhirnya bingung sendiri. Pas kita bikin yang dia mau eh beda pemahaman hahaha, harus sabar! Duka yang lain barangkali kalau internet down dari ISP harus siap-siap dihujat satu rumah sakit. Tapi, dukanya hampir nggak kerasa kalau kamu menikmati kerjaanmu kok. 

Nah, kalau kamu juga ingin masuk ke bidang IT maka harus banyak-banyak sabar aja. Kerja di bidang ini memang dituntut buat bisa apa aja. Sebisa mungkin knowledge soal barang-barang IT diperluas sih karena saya merasakan sendiri penting banget ini, ya walaupun semua bisa dicari di internet ya. Oh iya, ada juga pesan untuk yang bukan orang IT, kadang semua nggak harus tanya kami, kadang kami tahu juga karena rajin Google aja kok, hahaha…

“Terakhir, semua barang elektronik itu bukan berarti barang IT ya, Sahabatku tersayang. Hmm, gemes!”

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE