Kisah Pengalamanku Kerja di Hotel dan Kapal Pesiar yang Kata Orang Asyik, Bisa Jalan-jalan. Seru!

bekerja di hotel pesiar

*Disclaimer: Ini adalah hasil wawancara penulis dengan narasumber, ditulis dengan sudut pandang orang pertama. Semua datanya riil, tapi demi kenyamanan beberapa data yang bersifat privat tidak akan kami publikasikan.*

Advertisement

Halo, saya Bakti Tri Utomo berusia 26 tahun dan bekerja di bidang perhotelan tepatnya jadi Assistant Sales Manager Hotel Swiss-Bel Inn Saripetojo Solo. Terdengar seru ya bekerja dengan suasana seperti selalu berlibur karena kebanyakan yang menginap di hotel antara wisatawan dan orang yang sengaja staycation, walaupun sebenarnya banyak juga sih yang menginap karena urusan bisnis. Tak hanya senang-senangnya saja, seperti pekerjaan yang lain menjadi seorang hotelier juga ada bagian yang tidak menyenangkan.

Oh iya, selain bekerja di hotel, saya juga punya pengalaman bekerja di sebuah kapal pesiar. Semakin terdengar penuh petualangan kan? Haha. Jika kamu ingin tahu lebih dalam mengenai bidang ini, yuk ikuti cerita saya!

Dari awal saya memang sudah memutuskan untuk bersekolah dengan jurusan khusus hotel dan kapal pesiar

Bekerja di hotel/ Credit: Bakti Tri Utomo via www.instagram.com

Awalnya setelah lulus dari SMK, saya langsung sekolah di ISP Cruiseships and Hotel School Solo yang jurusannya adalah kapal pesiar. Pembelajaran di sana cukup efektif karena hanya berlangsung selama satu tahun yang terdiri dari 6 bulan teori dan 6 bulan training di hotel. Nah, dari situlah awal mula saya berkarier di bidang hospitality sampai sekarang.

Advertisement

Tapi tenang, bekerja di hotel tidak melulu memerlukan ijazah sebagai lulusan sekolah yang sama dengan saya di bidang perhotelan atau sejenisnya kok karena di hotel kan juga ada beberapa departement di luar bidang hospitality itu sendiri seperti Bagian Keuangan, Bagian Design Grafis, Bagian Keamanan dan beberapa bagian lainnya. Syarat untuk masuk pun sebenernya tergantung di departemen mana yang ingin didaftar, tapi kebanyakan memang diutamakan yang sudah ada pengalaman di bidang hospitality sesuai dengan departemen tersebut.

Budaya kerja di hotel dan di kapal pesiar mirip-mirip, waktunya pun tergantung juga dengan hotel tempat bekerja

Pindah ke kapal/ Credit: Bakti Tri Utomo via www.instagram.com

Budaya kerja di hotel tempat saya bekerja rasanya formal iya santai juga iya, hal ini juga tergantung dengan waktunya. Kalau saya office hour yaitu 08.30 – 17.00 WIB karena memang di bagian kantor. Akan tetapi di bagian lain tepatnya Departemen Operasional juga diterapkan sistem shifting. Kalau membandingkan antara bekerja di kapal pesiar atau hotel, saya rasa sama saja karena kalau di kapal pesiar saya dulu di bagian restoran, jadi kerjaannya sama di hotel waktu awal dulu di mana saya juga di bidang ini, jadi basic-nya sama. Tapi alhamdulillah, kini saya balik ke hotel lagi tapi bagian di Sales & Marketing Departement.

Benefit bekerja di bidang ini ada banyak, kalau banyak yang menebak bisa jalan-jalan gratis, jawabannya benar! Hehe

Advertisement

Bisa jalan-jalan/ Credit: Bakti Tri Utomo via www.instagram.com

Kalau untuk gaji, di hotel saat ini dan kapal pesiar dulu ya cukup buat makan sehari hari sekeluarga dan cukup untuk tabungan masa depan, hehe. Ada juga tips yang biasanya diberikan, biasanya jika servis dirasa memuaskan misalnya di restoran. Bagian housekeeping biasanya juga akan mendapatkan tips yang ditaruh di bawah pillow atau meja bagian bawah televisi dengan jumlah yang berbeda-beda.

Akan tetapi ada banyak benefit lain di luar gaji itu sendiri misalnya kalau di kapal pesiar bisa jalan jalan gratis di luar negeri sama tambahan pengalaman dan banyak teman di luar negeri. Nah, kalau di hotel keuntunganya banyak relasi dari berbagai bidang apalagi saya di bagian Sales and Marketing yang banyak berkomunikasi dengan pihak dari luar. Jadi tahu juga karakteristik tamu yang sering nawar, yang baik hati, yang galak, hingga yang pelit, dan bagaimana cara efektifnya untuk menangani.

Karena alasan pandemi, kini hotel menjadi salah satu lini yang paling terpengaruh jadi dampaknya sampai ke karyawan 🙁

Di Italia/ Credit: Bakti Tri Utomo via www.instagram.com

Pandemi ini sangat berpengaruh terhadap sektor pariwisata dan perhotelan karena banyak orang yang masih stay at home sehingga hotel semakin sepi. Dampaknya beberapa karyawan bahkan di rumahkan, ada juga karyawan yang hanya masuk 10 hari kerja sehingga otomatis gaji nggak diberikan penuh. Akan tetapi, masa new normal ini lebih baik daripada ketika awal-awal Corona ada.

Jika kamu tertarik juga untuk bekerja di bidang perhotelan, kuncinya adalah melakukan semua pekerjaan dengan hati yang tulus dan aura positif karena pasti akan ada hikmah terbaik buat kita dan pekerjaan kita karena nggak semua orang bisa dapet passion di hospitality industry. Kamu yang udah kangen banget staycation atau jalan-jalan…yuk kita berdoa semoga pandemi bisa segera berlalu dan kita semua bisa liburan lagi 🙂

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE