Begini Cara Mulai Bisnis Sebagai Dropshipper. Modal Nol Rupiah, Keuntungan Bisa Melimpah~

bisnis dropship

Alasan nggak punya modal menjadi jurus utama saat orang-orang merasa enggan memulai bisnis. Memang sebagian besar bisnis membutuhkan modal yang cukup sebagai investasi di awal yang akan kembali saat penjualan sudah menyentuh target tertentu nantinya. Akan tetapi, kini kamu bisa kok memulai bisnis walaupun cuma memiliki modal yang kecil atau bahkan tidak punya sama sekali yaitu dengan sistem dropship. Mungkin selama ini kamu familiar dengan istilah ini namun belum paham benar apa itu.

Advertisement

Megingat banyaknya keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari sistem dropship ini, sayang sekali kalau kamu tidak berkenalan dan mencoba bisnis modal kecil dengan menjadi seorang dropshipper sebelum punya produk sendiri. Makanya kita kenalan yuk!

Saat mendengar kata dropship mungkin kamu mengartikannya secara terbalik dengan reseller. Jangan keliru ya, ketahui yuk bedanya!

Nggak ada produknya/ Credit: Pinterest via nl.pinterest.com

Dua istilah ini seringnya berdampingan, sehingga mungkin masih ada yang belum tahu beda antara sistem dropship dan reseller. Reseller artinya pelaku usaha yang menjual kembali ke pelanggan produk yang dibeli dari distributor atau supplier. Nah, sedangkan sistem dropship adalah sama-sama menjual kembali produk yang didapatkan dari supplier atau distributor namun produk tidak dimiliki secara langsung. Bisa dibilang yang dijual hanya informasi produk tersebut.

Contohnya, A mengunggah foto serta informasi produk di marketplace, lalu jika ada pelanggan yang membeli maka A hanya memberikan informasi order kepada supplier atau distributor untuk kemudian supplier atau distributor tersebut yang akan mengirim barang ke pelanggan namun dengan nama si A. Simpel kan?

Advertisement

Ada beberapa langkah yang mesti diketahui saat kamu menjadi seorang dropshipper agar tidak bingung di tengah jalan, begini memulainya

Cari dulu suppliernya/ Credit: Blog Boxme via blog.boxme.asia

  1. Kamu harus menentukan supplier yang sesuai dengan kebutuhanmu, Jadi, riset harus dilakukan terlebih dahulu meliputi reputasi, kualitas produk yang dijual, ekspedisi yang digunakan untuk menentukan kecepatan pengiriman, serta sistem dan kebijakan seperti saat akan ada pengembalian
  2. Setelah menemukan salah satu supplier yang sesuai maka kamu bisa mulai menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan pihak ini
  3. Karena tak secara langsung memegang produk maka kamu bisa menentukan tempat jualan di marketplace, atau melalui website apa yang kamu pilih
  4. Produk sebagus apapun tak akan diketahui pelanggan jika kamu tidak mempromosikannya. Makanya langkah terkahir adalah melakukan teknik pemasaran yang bisa kamu lakukan melalui media sosial.

Tak hanya dimulai dari modal yang sangat kecil, sistem dropship ini juga memiliki keuntungan lain tapi tentu juga ada tantangannya

Dapat banyak duit/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Seperti yang sudah dikatakan, sistem dropship ini memiliki berbagai keuntungan seperti modal yang kecil atau bahkan nol rupiah, bisa dijalankan di mana saja dan kapanpun, serta kamu tak perlu pusing memikirkan bagaimana membuat produk dan menghitung biaya produksi. Tinggal mencari supplier dan perbanyak promosi maka bisnis bisa dijalankan.

Advertisement

Meskipun demikian, bukan berarti menjadi dropshipper lantas kamu jadi jauh dari tantangan ya. Tetap ada yang harus dihadapi seperti banyaknnya kompetitor karena bisnis ini terbilang mudah, makanya kamu harus membangun brand untuk meningkatkan reputasi dan melakukan promosi. Mencari supplier juga tidak semudah itu untuk dilakukan, mulai dari mencari yang terpercaya hingga masalah penentuan harga, semua perlu kejelian. Pun walau waktunya fleksibel, kecepatanmu dalam membalas chat juga sangat berpengaruh lo terhadap kepuasan pelanggan.

Walaupun tetap ada tantangan yang dihadapi saat memulai bisnis, hal tersebut dirasa wajar mengingat kamu bahkan tak perlu mengeluarkan modal yang besar. Menjadi dropshipper sangat cocok untukmu yang ingin memulai bisnis namun masih seret secara keuangan. Ingat, yang mesti dipunya selain niat yang bulat adalah telepon pintar dan koneksi yang stabil. Semangat!

xx
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE