Banyak yang Nggak Tahu, Ternyata Begini 4 Cara Sukses Masuk Harvard Kayak Jordi Onsu

cara masuk harvard

Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, selain menjadi artis kakak beradik Onsu juga menjalankan bisnis di bidang kuliner. Nah, baru-baru ini sang adik yaitu Jordi Onsu mendapatkan kesempatan untuk mendalami ilmu bisnisnya di Harvard Business School yang juga menjadi bagian dari Harvard University. Di sana ia mengambil jurusan Owner and President Management sesuai dengan bidangnya. Katanya sih tesnya relatif nggak begitu sulit karena ia hanya perlu mengirim CV dan menceritakan seputar bisnis ia sedang jalankan.

Advertisement

Makanya selain pintar di bidang akademik, ada juga berbagai hal yang mesti disiapkan agar bisa lolos dan diterima kuliah di universitas top dunia seperti Harvard University. Kalau kamu penasaran apa saja tipsnya, simak sampai habis ya!

1. Sebelum mantap mendaftar, riset terhadap program yang akan didaftar wajib hukumnya agar bisa melakukan berbagai persiapan

Ngobrol sama alumni/ Credit: Freepik/ CreditL via www.freepik.com

Mungkin kamu sudah memiliki list program yang akan kamu pilih nantinya. Berbagai sumber seperti website resmi universitas, grup dan forum alumni, atau bahkan orang yang kamu kenal bisa menjadi narasumber berbagai informasi yang kamu butuhkan. Informasi tersebut meliputi kuota, tipe mahasiswa seperti apa yang diterima, syarat-syarat yang harus dipenuhi sehingga kamu bisa memperhitungkan peluang di setiap program yang memungkinkan untuk diambil.

2. Jika sudah mantap menentukan program yang dipilih, langkah selanjutnya adalah menyusun aplikasi terbaikmu

Menyiapkan aplikasi/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Biasanya ada beberapa hal termasuk tes yang harus dipersiapkan sebagai syarat masuk ke Harvard University. IPK atau nilai rapor menjadi salah satu yang sebenarnya perlu dipersiapkan jauh hari, selain itu nilai kemampuan berbahasa layaknya TOEFL/IELTS sudah harus dilaksanakan sebelumnya, nilai GRE , surat rekomendasi, profil diri, serta esai juga perlu dipersiapkan sebaik mungkin.

Advertisement

3. Salah satu aplikasi yang penting dalam pendaftaran adalah gambaran diri yang disusun dalam bentuk personal statement

Menyusun personal statement/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Dari beberapa narasumber yang kamu dapatkan, kamu juga bisa lo menanyakan hal teknis layaknya esai seperti apa yang membuat mereka berhasil lolos ke universitas ini. Esai yang biasa disebut personal statement ini biasanya berisi deskripsi diri sendiri termasuk kepribadian seperti apa yang dimiliki, motivasi, tujuan, hingga pencapaian yang akan menjadi nilai plus. Harvard sendiri menyarankan agar ada beberapa poin yang perlu diingat saat membuat hal ini, yaitu:

  • Tunjukkan informasi, pengetahuan, atau sudut pandang yang tidak bisa dilihat di tempat lain di aplikasimu
  • Pastikan yang kamu tulis adalah mengenai dirimu bukan hanya apa yang sudah kamu lakukan
  • Gunakan kata kerja dengan gambaran yang jelas mengenai pengalaman yang dimiliki
  • Jangan hanya pengalaman yang ditulis namun juga apa yang bisa dipelajari dari pengalaman tersebut
  • Luangkan waktu tak hanya untuk menulis tapi juga untuk membaca lagi dan merevisi. Kamu bisa mendiamkannya dan membaca lagi saat sudah segar kembali.

Selain itu, jangan menggunakan kosakata untuk menunjukkan bahwa kamu bersemangat, cerdas, memiliki rasa ingin tahu, dll dengan ungkapan secara langsung. Kurangi juga penggunaan kata “saya” untuk mengawali setiap kalimat. Biasanya selain deskripsi diri sendiri, ada juga program yang meminta untuk menyertakan portfolio layaknya Jordi Onsu yang juga harus dipersiapkan.

Advertisement

4. Pintar secara akademik akan sangat membantu namun pengetahuan dan cara berpikir kritis juga perlu dimiliki

Harus kritis/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Walau rapor atau IPK menjadi salah satu syarat, namun ada hal lain yang juga sangat diperlukan yang sebenarnya bukan hanya berguna saat pendaftaran namun juga untuk bertahan di kelas dan mampu bersaing dengan siswa yang lain yaitu pengetahuan yang luas dan cara berpikir kritis. Kemampuan ini bisa kamu dapatkan dengan banyak membaca buku, mengikuti isu terkini, serta terus mencari ilmu dan berdiskusi.

Kesempatan untuk kuliah di luar negeri termasuk di Harvard sebenarnya terbuka lebar jika kamu mampu melihat peluang, bahkan ada pula banyak beasiswa yang bisa didapatkan lo, baik dari universitasnya sendiri maupun dari lembaga tertentu. Pun nilai akademis bisa ditunjang dengan hal-hal lain yang sudah disebutkan kok. Gimana, tertarik apply kuliah di salah satu universitas terbaik dunia ini? 🙂

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE