CEO TikTok Resign karena Lebih Senang Baca Buku dan Melamun~ Simak Isi Surat Pengunduran Dirinya

ceo tiktok yiming resign

TikTok menjadi salah satu media sosial yang bisa dikatakan sukses besar saat ini, penggunanya bahkan kini sudah mencapai angka 1 miliar lo. Bayangkan saja berapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan ByteDance atas pencapaian ini. Meskipun begitu, ternyata tak semua orang senang bertahan di puncak dan ingin terus mengembangkan pencapaiannya. Buktinya, CEO dan co-founder TikTok Zhang Yiming justru memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya di bulan Mei ini.

Layaknya pegawai pada umumnya, Yiming juga menyerahkan surat pengunduran diri yang kemudian diterbitkan oleh ByteDance. Bukan hanya berisi kesan dan alasan saja tapi Yiming juga menyampaikan beberapa pesan untuk para penerusnya. Simak yuk selengkapnya!

Sejak lulus dari bangku kuliah, Yiming sudah mulai banyak berpikir dan belajar hingga bisnisnya sukses. Namun, menurutnya TikTok masih bisa berkembang

Sejak lulus kuliah dan memulai ByteDance, Yiming mengaku banyak berpikir dan belajar tentang tantangan seperti cara menyebarkan informasi, menggunakan teknologi untuk memperbaiki produk, dan lain sebagainya. Tentunya hal ini melalui berbagai evaluasi, penyesuaian, dan pengulangan. Sesuatu yang menjadi dasar dari ByteDance adalah pemikiran-pemikiran dan pembuatan ide yang mendalam. Menurut Yiming, seiring berkembangnya perusahaan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membuat progres jangka panjang yang inovatif dan bermakna.

2. Yiming juga mengingatkan akan proses panjang sebuah penemuan yang seringnya dilupakan sehingga banyak yang cuma melihat hasilnya saja

ByteDance/ Credit: China Image on Deposit Photos via depositphotos.com

“Inovasi dan sukses berakar dari eksplorasi dan imajinasi akan apa yang mungkin terjadi selama bertahun-tahun.” Begitu salah satu cuplikan isi surat yang ditulis Yiming dikutip dari Tech in Asia.

Ia mengingatkan bahwa banyak orang yang merasa kagum akan kesuksesan mobil listrik namun mereka melupakan bahwa Tesla berumur 18 tahun dan mengawali penemuan ini dengan baterai laptop untuk sumber daya kendaraan mereka. Ia juga mencontohkan software manajemen Apple yang dikenal oleh banyak orang, Homebrew. Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa dulunya penggemar komputer mendiskusikan Apple I di Klub Homebrew tahun 1970-an.

3. Mengenali diri dan mengambil peran yang cocok akan membantu seseorang maupun perusahaan jadi makin berkembang

Ternyata Yiming memang senang melamun dan berpikir, bahkan ia mengaku bahwa status online-nya adalah ‘daydreaming.’ Ia senang memikirkan berbagai kemungkinan yang sering dianggap orang lain hanya sebagai fantasi. Nyatanya, selama tiga tahun ini ia mampu mewujudkan fantasi tersebut menjadi kenyataan. Meskipun begitu, ia juga mengaku bahwa konsep berpikir ini justru tak cocok dengan posisi CEO yang ia emban karena terlalu fokus pada pemikiran. Ia juga mengaku bahwa ia tak terlalu memiliki keahlian manajerial dan tak begitu senang bersosial.

“Saya lebih senang hal yang dilakukan sendiri seperti online, membaca, mendengarkan musik, dan memikirkan kemungkinan-kemungkinan.” Tulisnya.

Dengan alasan inilah, menurutnya ia perlu mengambil peran baru yang cocok di ByteDance. Ia akan fokus untuk belajar, berpikir sistematis, dan berniat untuk mencoba hal yang baru.

Yiming kini bisa memiliki ruang yang lebih banyak untuk melakukan hal-hal yang ia senangi dan ingin ia pelajari, pun tak perlu terlalu ambil pusing untuk bekerja keras karena sudah mengantongi kekayaan sebesar Rp629 triliun. Meskipun begitu, selain fokus dengan ‘melamun’ dan baca buku, Yiming juga akan fokus untuk mengeksplorasi strategi jangka panjang, budaya organisasi, dan tanggung jawab sosial dengan perspektif yang lebih obyektif dari perusahaan.

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.