Dana Darurat dan Investasi, Ketahui yuk Mana yang Harus Didahulukan Biar Nggak Kejebak Tren~

dana darurat investasi

Uang, bagi sebagian orang benda yang satu ini sudah susah didapatkan, susah pula dikelolanya. Sebenarnya sih bukan susah dikelola tapi kadang kita sendiri yang sulit untuk mengontrol diri biar nggak kebablasan menggunakannya. Akan tetapi, akhir-akhir ini jadi makin banyak orang yang melek finansial lalu memutuskan untuk menggunakan sebagian uang yang dimiliki untuk berinvestasi. Sayangnya, investasi seringnya menjadi satu-satunya hal yang terpikirkan padahal ada juga pos penting lainnya.

Advertisement

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, salah satu hal yang sebaiknya dimiliki namun sering tak dipikirkan adalah dana darurat. Jangan-jangan kamu juga termasuk yang tak menghiraukannya? Kalau iya, kita kulik yuk kenapa selain investasi, dana darurat juga penting!

Dana darurat merupakan hal yang penting untuk disiapkan karena banyak hal tak terduga yang bisa terjadi kapan saja

Dana darurat merupakan dana yang yang disediakan untuk menghadapi jika ada suatu kondisi tak terduga tiba-tiba terjadi. Uang ini akan digunakan ketika terjadi sesuatu darurat yang memerlukan jumlah dana tertentu yang tak bisa diambil dari anggaran normal yang sudah disusun. Artinya, waktu penggunaannya pun belum bisa dipastikan namun bisa saja malam ini atau besok pagi. Contoh waktu penggunaan yang bisa kita lihat selama pandemi ini misalnya ketika terkena PHK dan belum mendapatkan pekerjaan baru, bisa juga saat adanya bencana yang terjadi secara tiba-tiba seperti banjir, biaya kecelakaan, dan lain sebagainya. Hal ini berbeda dengan investasi yang biasanya memang sudah direncanakan untuk jangka waktu tertentu.

Jumlah dana darurat perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, walau tak ada patokan nominal namun ada patokan bagiannya

Sesuaikan pengeluaran/ Credit: filmfoto on Deposit Photos via depositphotos.com

Setiap orang memiliki pengeluaran dengan nominal masing-masing, makanya biasanya pengeluaran inilah yang akan digunakan untuk perhitungan dana darurat yang perlu disiapkan. Dilansir dari beberapa sumber, dana ini juga disesuaikan dengan jumlah tanggungan saat itu. Misalnya jika lajang maka dana yang perlu disiapkan biasanya 6 kali dari jumlah pengeluaran setiap bulan, jika menikah dan belum memiliki anak maka perlu menyiapkan dana sejumlah 9 kali jumlah pengeluaran, sedangkan jika sudah memiliki anak maka dana yang disimpan bisa dialokasikan sebesar 12 kali jumlah pengeluaran dalam rumah tangga.

Advertisement

Dana darurat tergolong penting namun sering disepelekan padahal bujet ini akan menyelamatkan dari kemungkinan buruk pada keuangan

Berbagai musibah bisa terjadi kapan saja yang kadang membuatmu harus megeluarkan sejumlah uang, padahal biasanya bujet bulanan sudah disusun hanya sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan saja. Jika dana darurat tak disiapkan padahal terjadi hal yang tak terduga tersebut maka kemungkinan kamu akan terpaksa menggunakan uang tabungan yang sebenarnya akan digunakan untuk mempersiapkan masa depan. Hal ini akan merusak rencana keuangan yang sudah disusun selama ini. Salah-salah tak hanya uang tabungan yang habis, kamu juga bisa terlilit utang.

Walaupun investasi penting namun dana darurat juga tak kalah penting, kalau bisa sih dua-duanya berjalan beriringan

Jika kamu masih memiliki banyak uang di luar pengeluaran bulanan yang sudah disusun maka kamu bisa memasukkan baik dana darurat maupun investasi secara beriringan. Akan tetapi, jika sisa yang dimiliki ternyata belum cukup untuk keduanya maka perlu diingat bahwa dana yang diinvestasikan biasanya lebih sulit untuk dicairkan sehingga tak bisa diambil sewaktu-waktu kamu memerlukan dana untuk sesuatu yang darurat. Belum lagi akan ada risiko mengalami kerugian, hal ini akan mempersulit jika ternyata kerugian terjadi dalam waktu yang pas saat kamu juga perlu dana darurat. Makanya sebaiknya siapkan dana darurat dulu, baru jika sudah terkumpul dan memiliki ‘uang nganggur’ maka kamu bisa menggunakannya untuk investasi.

Investasi merupakan hal yang penting dilakukan untuk mendapatkan pendapatan pasif maupun demi persiapan masa depan, tapi kalau bisa jangan hanya ikut-ikutan saja namun harus sudah diperhitungkan. Jangan lupakan pos-pos bujet lain yang tak kalah penting layaknya dana darurat.

Baca sepuasnya konten-konten pembelajaran Masterclass Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE