5 Pertimbangan Rasional Pilih Passion atau Gaji Tinggi. Dilema Tak Berkesudahan yang Perlu Diakhiri

gaji vs passion

Pekerjaan sesuai passion tapi gaji pas-pasan atau pilih yang gaji besar? Diskusi seperti ini rasanya sering sekali terdengar di mana-mana, ada yang jawabannya idealis namun tak sedikit pula yang menjawabnya tegas dengan alasan realistis. Bahkan ada lo yang percaya diri menjawab “Kalau bisa dapat keduanya, kenapa nggak?” Sayangnya keberuntungan ini nggak berlaku bagi semua orang sehingga ujungnya tetap saja ada mereka yang harus memilih salah satu dari kedua pilihan tersebut.

Advertisement

Dilema semacam ini mungkin akan dialami kamu yang baru lulus kuliah, tapi mungkin juga masih menghantui mereka yang sudah mengambil pilihan sebelumnya yang bisa saja terasa salah. Nah, agar tak semakin bingung dalam menghadapi pilihan passion atau gaji ini, kita simak yuk apa saja yang mesti dipertimbangkan!

1. Hal pertama yang mesti dilakukan adalah menilik ke seberapa terdesaknya kebutuhan saat akan mengambil pekerjaan

Itung kebutuhan/ Credit: Pexels via www.pexels.com

Jika kamu masih memiliki berbagai tanggungan atau memiliki rencana untuk mengambil cicilan, membantu membayar sekolah adik, atau keperluan lainnya mungkin lebih bijak jika mengambil pekerjaan dengan gaji yang besar. Namun, jika tidak ada kebutuhan mendesak sekalipun kamu tetap harus menghitung berapa biasanya pengeluaran bulanan yang kamu habiskan, lalu membandingkan apakah dari pekerjaan yang sesuai passion tersebut kebutuhan kamu bisa terpenuhi dan masih memiliki sisa untuk ditabung.

Mengapa perlu menabung? Karena ke depannya kita tak tahu apa yang akan terjadi sehingga memiliki uang untuk berjaga-jaga juga diperlukan. Kamu bisa menggunakan metode 50-20-30 atau 50% kebutuhan pokok, 20% hiburan, dan 30% dana tabungan dan investasi. Jika dengan komposisi ini kamu sudah merasa cukup, maka pekerjaan sesuai passion akan dirasa aman.

Advertisement

2. Nah, kalau ternyata tak ada hal mendesak untuk dipenuhi, pekerjaan yang sesuai passion masih bisa kamu pilih

Penuh passion/ Credit: Pexels via www.pexels.com

Dengan aturan di poin sebelumnya, kamu bisa memilih bekerja sesuai passion jika tak ada kepentingan mendesak. Melakukan pekerjaan yang kamu sukai akan membuatmu lebih bersemangat saat mengerjakannya sehingga hasilnya pun biasanya akan lebih baik karena dikerjakan sepenuh hati. Hal ini pada akhirnya bisa membawamu ke jenjang karier yang lebih baik karena jika performa kerja bagus maka kesempatan promosi juga akan meningkat dengan relatif cepat.

3. Setiap orang memiliki mimpi jangka panjang yang ingin diraih, hal ini bisa jadi pertimbangan akan pilihan yang kamu ambil

Cita-cita travelling/ Credit: Pexels via www.pexels.com

Jika mimpimu ternyata berkenaan dengan kebutuhan uang yang cukup banyak, mungkin menabung dari sekarang dengan gajimu yang besar akan membuat mimpimu makin cepat terwujud. Namun, jika mimpimu tak jauh-jauh dari kesuksesan di bidang pekerjaan yang kamu sukai, berarti pekerjaan yang sesuai dengan passion harus konsisten ditelateni. Mungkin keduanya cepat atau lambat akan terwujud tapi dengan waktu dan value yang berbeda.

4. Ada banyak hal lain yang akan memengaruhi kehidupan kariermu selain passion atau gaji, yang mungkin kadang justru luput dari pertimbangan

Teamwork/ Credit: Pexels via www.pexels.com

Terlalu fokus dengan passion atau gaji mungkin membuatmu melupakan beberapa faktor lain layaknya bagaimana lingkungan calon tempat kerjamu, bagaimana budayanya hingga para karyawan yang nantinya akan menjadi satu tim denganmu. Hal ini juga berpengaruh besar terhadap kinerjamu lo. Berada di tengah lingkungan yang toxic akan membuat suasana kerja tidak nyaman dan jika terpapar terus-terusan maka bisa jadi kesehatan mentalmu bisa terpengaruh. Makanya ada baiknya lakukan riset dulu sebelum mengambil pekerjaan tersebut.

Advertisement

5. Ingat, passion juga memerlukan ketrampilan. Kalau ingin hasil yang baik ya harus punya kemampuan juga

Harus terus diasah/ Credit: Pexels via www.pexels.com

Passion merupakan hal yang disenangi dan akan dilakukan dengan sepenuh hati. Akan tetapi, apakah kamu yakin bahwa kamu juga memiliki kemampuan di situ? Melakukannya secara konsisten dan penuh cinta merupakan langkah yang baik namun jangan lupa untuk selalu menaikkan levelmu agar tak tertinggal dan stuck di situ-situ saja. Jika ternyata dirasa kemampuanmu bukan di sana, terus menggali potensi diri juga perlu dilakukan.

Memilih passion maupun gaji yang besar tak ada yang salah, semua kembali pada value apa yang ingin dicari. Pun jangan meremehkan keadaan sekitar untuk membuat pilihan, apalagi pertimbangan tentang biaya hidup yang harus dipenuhi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE