“Duh, deg-degan nih, besok hari pertama ngantor. Jangan-jangan atasannya galak lagi! Temen-temennya bakalan asik gak ya?“

Apakah kamu newbie atau karyawan baru di perusahaan tempatmu bekerja? Rasa bingung dan khawatir hingga deg-degan gak bisa tidur tentu wajar saja dialami. Pasalnya kamu ingin hari pertamamu berjalan sempurna dan kamu bisa memberikan kesan yang baik di mata mereka.

Sekarang usir jauh-jauh rasa cemasmu ini dan mulai lakukan 7 hal ini

1. Biasakan untuk menggunakan 4 kata sakti di hari pertama bekerja nanti. Percaya deh, teman-teman baru di tempat kerja akan makin menghargai.

4 kata sakti yang selalu diajarkan sedari kita berusia beliau harus benar-benar dipraktekan mulai hari pertama kamu bekerja nanti. Biasakan untuk berkata “permisi”, “maaf”, “tolong”, dan “terimakasih”. Jika kamu membiasakan diri untuk menghargai teman-teman kerjamu sedari awal, gak heran mereka juga akan melakukan hal yang sama kepadamu.

2. Siapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan. Tetaplah sabar, meski orang berbeda kerap mengajukan pertanyaan yang sama.

Advertisement

sabar dalam menjawab pertanyaan via www.fastcompany.com

Di manapun berada, sesuatu yang baru pasti akan lebih diperhatikan. Jadi jangan kaget apabila setiap orang di kantor baru yang melihatmu akan memberikan pertanyaan. Pertanyaan yang wajar sebenarnya, seputar dirimu sendiri, kota asal hingga pendidikan terakhir.

Malah jika ada di antara mereka yang memiliki kesamaan denganmu akan lebih banyak punya pertanyaan yang diajukan. Jawab saja semua pertanyaannya dengan sopan dan tersenyum meskipun dalam hati sudah jenuh, pokoknya tetap sabar!

3.  Layaknya artis kamu akan menjadi pusat perhatian semua mata, ini saatnya kamu menebarkan senyum terbaik yang dipunya.

tersenyum via www.kahootsapp.com

Mau kamu jalan ke toilet, makan di kantin, atau berjalan dari parkiran ke ruangan kamu akan diserbu dengan mata-mata orang yang ada di sekitarmu. Bukan karena penampilanmu aneh, tapi karena tiap ada hal yang baru di sekitar kita akan menarik banyak perhatian orang-orang, termasuk anak baru. Jadi siapkan penampilan terbaikmu untuk menyambut mereka, jangan lupa pulaskan senyum indah di bibirmu!

4. Semua tugas memang harus diselesaikan secara sempurna, namun jangan malu mengakui kalau kamu memang tidak bisa. Justru para kolega akan bersedia memberikan arahan secara nyata.

jangan sok tahu via mashable.com

Ini mungkin bisa dibilang sebagai tes kemampuan diri, jadi setiap ada masalah yang datang si atasan akan menyuruh kamu menyelesaikannya. Apabila kamu merasa gak mampu menyelesaikan, ada baiknya kamu mengatakan yang sejujurnya dan meminta bantuan atau arahan dari para senior yang lebih bisa. Jangan malu untuk mengakui kelemahan serta batasan-batasan yang kamu miliki. Karena para senior tentu akan lebih menghargai dan bukan malah menganggapmu sebagai anak baru yang sok.

5. Senioritas memang masih wajar ditemukan di beberapa tempat, gak terkecuali di kantor barumu. Jadi gak usah baper kalau ada yang seperti itu.

gak usah baper via foundersguide.com

Saat kamu melemparkan senyuman pada beberapa rekan baru namun tak dibalas, jangan sakit hati. Mungkin dia memang tipe orang yang akan bersikap demikian pada orang baru. Kuncinya, tetaplah bersikap ramah aja, pelan-pelan terus dekati dia, ajak ngobrol, dan bercanda.

Kalau kamu langsung memusuhi mereka, justru kamu gak akan punya banyak kenalan di tempat kerjamu. Cuek saja dan pantang menyerah dekatin mereka. Kamu bisa melakukan pendekatan dengan cara-cara sederhana, misalnya bermurah hati menyediakan camilan di meja kerja.

6. Selain mendengarkan, mengamati dan memahami. Jangan pernah malu juga untuk bertanya tiap kali ada yang belum kamu mengerti.

jangan malu untuk bertanya via foundersguide.com

Ya ini yang terpenting, karena kamu hanya perlu dengarkan apa yang senior katakan tentang kantor atau perusahaan barumu tanpa harus dicela atau dipotong agar kamu tidak dicap tidak punya sopan santun. Amati bagaimana kebudayaan dan kebiasaan dari perusahaan baru, agar nantinya kamu bisa cepat beradaptasi dengan baik dan meminimalisir melakukan kesalahan-kesalahan.

Terakhir pahami keadaan, situasi, pahami watak-watak pimpinan, senior dan rekan sejawatmu. Selain itu jangan malu untuk bertanya tiap kali ada hal yang belum kamu pahami.

Sukses terus ya para pekerja muda!