Menurut Penelitian, Seseorang Berhenti Bahagia Setelah Punya Jumlah Uang Tertentu. Berapa?

jumlah uang untuk bahagia

Tak bisa dimungkiri, banyak orang memutuskan untuk berbisnis selain karena menghindari atasan dan ingin merdeka juga demi mendapatkan uang yang lebih banyak supaya bisa lebih bahagia, betul? Padahal dilansir dari laman entrepreneur.com, sebuah penelitian dari American Psychological Association baru-baru ini yang melibatkan 1,6 juta orang dari 162 negara menunjukkan bahwa mereka yang memiliki pendapatan lebih tinggi memang lebih percaya diri daripada mereka dengan pendapatan lebih sedikit namun mereka tidak merasa bersyukur dan menjadi lebih penyayang lo.

Advertisement

Selain itu, sebuah penelitian tahun 2010 dari Princeton University menegaskan bahwa memiliki banyak uang tak sama dengan makin bahagia, khususnya ketika kamu sudah mampu mendapatkan $75.000 atau sekitar Rp1 miliar. Setelahnya kebahagiaan akan memudar. Jika kamu malah sudah merasakannya sebelum mendapat jumlah uang tersebut maka mungkin ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kewarasan sebagai seorang pebisnis, simak yuk apa saja!

1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali diri sendiri, apa yang disukai dan apa yang harus dihindari

Self awareness atau kesadaran diri akan membantumu mengetahui apa yang membuat energimu habis atau justru terisi penuh. Maka kamu bisa mulai memerhatikan hal-hal yang selama ini dilakukan dan bagaimana repons dirimu, misalnya setelah berdiskusi tema tertentu apakah diskusi tersebut membuatmu stres atau justru senang. Lalu, misalnya kamu ikut kegiatan sosial dan ternyata merasakan senang maka hal ini bisa dilakukan. Contoh lain misalnya ternyata meeting yang dilakukan sebanyak lebih dari dua kali sehari membuat energimu habis, maka kamu perlu menyusun strategi untuk mengembalikannya.

2. Untuk menjaga supaya mental tetap waras, hal yang harus kamu perhatikan ternyata adalah keadaan fisikmu sendiri lo

Banyak pebisnis yang bekerja keras hingga lupa makan dan sering begadang, hal ini ternyata banyak pengaruhnya lo termasuk ke pikiran. Misalnya hal sederhana seperti sakit flu saja bisa membuatmu merasa demotivasi, kacau, dan dan mudah marah. Makanya, salah satu hal yang bisa rutin dilakukan adalah dengan menjaga pola hidup sehat dengan menyeimbangkan makan sehat, melakukan aktivitas fisik, dan tidur dengan jumlah waktu yang cukup.

Advertisement

3. Salah satu stressor bagi pebisnis adalah banyaknya pesan yang diterima yang sering membuat cemas, sebaiknya disiplinkan diri untuk tak terus-terusan mengeceknya

Jauhi laptop/ Credit: jcomp on Freepik via www.freepik.com

Para pebisnis tak bisa dipisahkan dari berbagai pesan seperti e-mail dari klien, vendor, dan juga kolega yang tak ada habisnya. Pesan-pesan ini seringkali menimbulkan kecemasan terus-terusan, padahal sebenarnya ada saja yang tak penting atau bisa juga dibalas besoknya. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya mulailah disiplin untuk menutup laptop setelah ‘jam kerjamu’ selesai. Tak masalah jika ingin membalas yang paling penting sebagai prioritas namun sebaiknya lekas tutup jika sudah selesai.

4. Milikilah kehidupan lain selain mengurus bisnis, lakukan hal yang disenangi seperti menjalankan hobi atau berkumpul dengan keluarga

Banyaknya hal yang harus diurus dan merawat komunikasi dengan banyak orang tak jarang membuatmu stres. Mengambil waktu untuk kehidupan lain selain berbisnis juga perlu dilakukan. Hal ini tak melulu berhubungan dengan menggunakan banyak uang. Kamu bisa berjalan kaki ke tempat menyenangkan, melakukan hobi seperti bercocok tanam, atau sekadar berkumpul dengan keluarga atau teman-teman yang memiliki latar belakang berbeda sehingga tak melulu bisnis yang dibahas.

Advertisement

5. Ternyata kamu tak selalu membutuhkan orang lain untuk mengobrol namun melakukan self talk juga bisa menjaga kewarasan

Dilansir dari Health Direct, self talk yang merupakan kegiatan berbicara dengan diri sendiri merupakan hal yang penting karena akan berpengaruh pada apa yang kamu rasakan serta lakukan. Melalui hal ini kamu bisa lebih percaya diri, mengurangi gejala kecemasan hingga depresi, membantu jika ada gangguan makan, dan mengurangi kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri.

Jika sudah mengalami perasaan stres yang sangat mengganggu maka jangan segan untuk mencari bantuan profesional. Uang yang banyak bukan jaminan seseorang bisa terus merasakan bahagia kok, wajar jika selama mengumpulkan uangmu justru kamu merasa hampa atau kurang bahagia.

Baca sepuasnya konten-konten pembelajaran Masterclass Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE