6 Sumber Modal Usaha untuk Pebisnis Pemula. Kalau Sudah Niat, Pasti Ada Kok Jalannya~

modal usaha bisnis pemula

Tantangan bagi mereka yang akan memulai sebuah usaha ada bermacam hal. Niat sih sudah terkumpul tapi untuk mengambil langkah pertama ada saja alasan untuk tak kunjung memulainya. Salah satu masalah yang tak bisa dihindari barangkali adalah perihal modal usaha. Hal yang satu ini sering sekali digunakan sebagai alasan rencana bisnis yang penuh inovasi dan perencanaan yang detail harus terbengkalai begitu saja. Padahal bisa jadi bisnis tersebut sebenarnya potensial.

Advertisement

Hal ini wajar kok dialami oleh para pebisnis pemula dan sepertinya permasalahan lainnya, ada pula jalan keluar yang bisa kamu termukan. Nah, berikut ini adalah beberapa sumber modal yang bisa kamu pertimbangkan untuk memulai usahamu. Simak sampai habis ya!

1. Tabungan milik pribadi adalah salah satu sumber modal yang paling mudah dengan risiko yang kecil, makanya kamu perlu menyimpannya jauh-jauh hari

Credit: Photo by Karolina Grabowska from Pexels via www.pexels.com

Tak bisa dimungkiri bahwa setiap bisnis memiliki risikonya sendiri sehingga menggunakan modal dari orang lain akan menambah risiko tersebut. Hal ini berbeda jika modal yang digunakan adalah tabungan milikmu sendiri. Untuk bisa mencapai modal ini sebaiknya kamu mulai menyisihkan gaji dengan target tertentu setara dengan modal yang diperlukan. Jangan lupa untuk menyisihkannya dalam satu rekening sendiri supaya tak tercampur dengan tabungan untuk kebutuhan lainnya. Memang mungkin waktu yang diperlukan cukup lama tapi tetap bisa kok dicapai asal kamu mau konsisten menyimpannya.

2. Jika menabung dirasa membutuhkan waktu terlalu lama, kamu bisa menjual aset milikmu dan menggunakan hasilnya sebagai modal

Selain risiko, ada pula hal-hal yang perlu dikorbankan sebagai investasi, baik tenaga dan waktu atau bahkan mungkin aset yang kamu miliki. Kamu bisa menjual aset seperti kendaraan pribadi, perhiasan, atau barang-barang yang lainnya. Walaupun mungkin berat dan berisiko namun justru penjualan aset ini bisa digunakan sebagai motivasi supaya usaha yang dijalankan tidak sia-sia dan bisa membeli kembali lebih dari yang sudah dikorbankan.

Advertisement

3. Kamu juga bisa meminta orang terdekatmu untuk investasi. Syaratnya bisnis yang kamu jalankan sudah dengan perencanaan yang matang

Deal/ Credit: prostooleh on Freepik via www.freepik.com

Pertimbangan dalam memilih orang terdekat adalah adanya kepercayaan satu sama lain, makanya mereka biasanya juga mau mendengarkan idemu. Oleh sebab itu, kamu perlu membuat perencanan yang detail dan saksama dengan tujuan yang jelas supaya mereka mau meminjamkan uang untuk modal usahamu. Akan lebih baik lagi jika kamu memberikan batasan waktu tertentu untuk mengembalikan uang tersebut sehingga tidak terlena hingga kebablasan lupa mengembalikan dan malah merusak tali pertemanan.

4. Saat ini juga sudah populer adanya Peer to Peer Lending (P2P) yang dilakukan secara online, tapi kamu perlu hati-hati

Dilansir dari beberapa sumber, P2P Lending adalah sebuah penghubung antara pemberi pinjaman kepada individu atau pelaku bisnis yang membutuhkan pinjaman. Metode ini biasanya dilakukan secara online layaknya marketplace. Meskipun begitu, pengajuan pinjaman tak selamanya diterima namun bisa ditolak juga karena akan ada proses pengecekan data seperti latar belakang, pendapatan, dan tujuan melalui berkas yang diunggah. Pastikan untuk memilih P2P Lending yang sudah terdaftar OJK untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.

5. Jika merasa terlalu berat menanggung modal sendirian, kamu juga bisa membaginya dengan mencari rekan usaha

Membagi dengan rekan/ Credit: cookie studio on Freepik via www.freepik.com

Advertisement

Alternatif ini bisa kamu pilih untuk mengumpulkan modal awal yang bisa dibagi dengan temanmu. Pilihlah dia yang memiliki visi misi serta value yang sama dalam membangun bisnis sehingga tak terlalu banyak perbedaan pendapat yang akan terjadi saat menjalaninya. Sebaiknya, sejak awal kalian sudah membahas segala sesuatu secara rinci mulai dari produk seperti apa, bagaimana memasarkannya, bagaimana membagi keuntungan, dll. Memiliki rekan bisnis juga bisa membuatmu mendapatkan insight baru yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya lo.

6. Ternyata kamu juga bisa mendapatkan modal dari konsumenmu juga lo, tapi biasanya untuk jenis bisnis tertentu

Biasanya modal ini didapatkan saat kamu menerapkan sistem open pre-order, sehingga kamu hanya akan membuatkan produk saat ada pesanan dan meminta mereka untuk membayar di awal yang jumlahnya bisa kamu tentukan sendiri. Bisnis yang cocok untuk sistem ini misalnya katering atau pemesana pakaian dalam jumlah yang banyak. Sistem ini juga bisa digunakan untuk mengurangi risiko kerugian.

Walaupun mungkin uang yang kamu miliki saat ini masih terbatas namun akan selalu ada jalan yang bisa ditemui untuk  memulai sebuah usaha. Langkah di awal mungkin akan terasa menjadi yang paling berat tapi kamu pasti bisa kok melaluinya!

Baca sepuasnya konten-konten pembelajaran Masterclass Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE