Viral Ajakan Burger King untuk Membeli Makan di McD dan Strategi Cause Marketing di Baliknya

viral burger king mcd

Burger King hampir nggak pernah gagal saat memulai sebuah campaign, terbukti dengan selalu viralnya strategi marketing nyeleneh yang mereka lakukan. Sebelumnya mereka telah sukses mengajak para pelanggan untuk ‘membakar’ banner iklan kompetitor melalui aplikasi, menunjukkan perubahan burger yang berjamur melalui sebuah video untuk menunjukkan bahwa nggak ada bahan pengawet, hingga mengajak duet McDonalds dalam membuat burger walaupun akhirnya ajakannya ditolak.

Advertisement

Sudah sempat ditolak sebelumnya, Burger King layaknya orang yang sedang PDKT ke gebetan tetap kekeuh untuk berusaha. Baru-baru ini melalui unggahan di Instagram, mereka mengajak para pengikut untuk membeli di McDonalds dan tempat makan lainnya sebagai dukungan di masa yang sulit ini. Sontak, campaign ini berhasil menggerakkan hati warganet dan membuatnya viral. Nah, ternyata nama strategi ini disebut dengan cause marketing. Yuk kenalan lebih jauh!

Cause marketing adalah sebuah metode di mana pemasaran dipadukan dengan hal penting tertentu yang biasanya berkaitan dengan isu sosial

Campaign/ Credit: Burger King via www.instagram.com

Dilansir dari laman Entrepreneur, cause marketing terjadi di mana ketika seorang pelanggan melihat iklan atau mengunjungi laman suatu brand tertentu, maka mereka akan melihat bahwa brand tersebut menunjukkan keinginan untuk mendukung isu yang penting sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Dalam hal ini, kita tahu bahwa banyak usaha yang terkena imbas karena pandemi Covid-19 sehingga Burger King menginisiasi ajakan untuk membeli di restoran yang mungkin juga terkena imbasnya. Contoh lain yang sering terjadi misalnya ketika kamu membeli suatu produk lalu brand tersebut akan mendonasikan beberapa persennya untuk orang membutuhkan.

Advertisement

Ternyata teknik marketing yang satu ini cukup efektif dalam meningkatkan brand awareness pelanggan

Burger/ Credit: Time via time.com

Dilansir dari Business Wire ternyata konsumen cukup memerhatikan sikap sebuah brand dalam menanggapi isu sosial lo. Sebuah survei yang dilakukan Markstein, agensi komunikasi dan Certus Insight, firma opini publik menunjukkan bahwa 70% konsumen ingin tahu apakah brand tersebut peduli dengan isu sosial dan 40% memperhatikan dengan saksama usaha sebuah brand sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Sehingga cara marketing yang satu ini dianggap cukup efektif dalam menaikkan brand awareness yang kemudian memengaruhi pembelian oleh konsumen. Buktinya, campaign yang dilakukan oleh Burger King berhasil viral.

Sebagai teknik pemasaran mungkin cause marketing adalah hal yang efektif, tapi tetap harus dilakukan dari hati ya. Pertimbangkan juga beberapa hal lainnya

Harus dipertimbangkan/ Credit: Burger King via www.instagram.com

Walaupun banyak yang melihat brand yang bertanggung jawab terhadap isu sosial, ternyata ada saja orang yang kurang setuju menggabungkan bisnis dengan kegiatan tersebut. Makanya, ketika akan melakukannya pun kamu harus ekstra hati-hati. Ini dia beberapa strateginya:

Advertisement
  • Meskipun dilakukan sebagai salah satu strategi marketing, sebaiknya anggota tim tetap merasakan kesenangan dalam membantu orang yang membutuhkan, bukan karena terpaksa sehingga manfaat akan benar-benar dirasakan berbagai pihak
  • Pilihlah isu yang sesuai dengan bidang bisnis, misalnya Burger King memilih campaign untuk membeli di warung makanan lain yang terkena imbas pandemi karena bisnis mereka di bidang makanan cepat saji
  • Walau kegiatan sosial biasanya berhubungan dengan donasi namun hal ini nggak melulu dilakukan dengan menyumbangkan uang, bahkan ajakan seperti Burger King atau layanan sosial bisa juga dilakukan
  • Tak bisa dimungkiri, exposure untuk kegiatan ini juga sangat diperlukan. Jika kamu membuat ide yang brilian tak perlu bersusah payah untuk menjukkan, orang justru akan salut dan membuatnya viral.

Yang terpenting ketika ingin membuat campaign sukses adalah membuatnya autentik, relate dengan konsumen, dan dilakukan dari hati. Terlepas dari strategi marketing, di masa yang sulit ini tak ada salahnya untuk saling membantu satu sama lain. Semoga kita lekas bisa melaluinya ya! 🙂

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE