Salah satu hal yang paling kamu nanti sebagai mahasiswa adalah momen wisuda. Begadang bermalam-malam, menghadapi dosen yang sibuk, hingga mungkin rela diputusin pacar demi skripsi bisa kelar akan kamu lakukan demi bisa wisuda. Karena prosesnya yang panjang dan perngorbanannya yang besar inilah, persiapan wisuda harus dijalankan maksimal.

Jangan puas hanya dengan menerima ijazah dari rektor. Selagi mengenakan toga, kamu wajib melakukan sesi pemotretan agar hari keberhasilanmu terkenang selamanya. Tapi bergaya formal di studio foto sewaan sudah terlalu biasa. Lebih oke jika kamu melakukan sesi foto yang unik, tapi tetap mudah dilakukan di luar ruangan. Nah, mau tahu pose apa saja agar wisudamu makin sah? Berikut ini Hipwee berikan ulasannya!

1. Ibarat kerang tanpa cangkang, foto wisudamu tak lengkap tanpa berpose di depan plang kampus kesayangan.

Foto di depan plang nama universitas via lcdc.law.ugm.ac.id

Universitas adalah rumah kedua yang menempamu menjadi pribadi yang lebih baik. Maka ibarat kerang tanpa cangkangnya, wisudamu tak lengkap jika belum berpose di plang universitas.

Pilihlah spot-spot yang tertera nama kampusmu, atau setidaknya nama fakultas. Lalu ajak teman-temanmu, orangtua, atau pendamping wisudamu untuk bergaya di depan kamera. Nah, jika foto ini sudah kamu kantongi, kamu sudah sah meninggalkan tempat dimana kamu dididik.

2. Berpose dengan toga di puncak gunung akan membuat foto wisudamu dikenang, tak cuma olehmu, tapi juga oleh anak-cucu

Advertisement

Foto wisuda di atas puncak gunung via twitter.com

Wisuda adalah momen kebebasan dari beratnya kuliah yang patut dirayakan. Jika kamu seorang pecinta alam atau hobi melakukan pendakian, maka kamu bisa merayakannya di atas awan. Jauh-jauh hari sebelum upacara wisuda digelar, kamu bisa merencanakan pendakian dan mempersiapkannya barang bawaan dengan matang. Mungkin mendaki gunung Semeru atau gunung Rinjani. Jangan lupa untuk membawa seragam wisudanya ya.

Nah, setelah upacara wisuda, kamu hanya perlu berangkat dan mulai melakukan pendakian. Saat sudah mencapai puncak, kamu bisa ganti busana wisuda dan bergaya di depan kamera. Dengan pose ini dijamin kamu akan merasakan kepuasan yang tidak dirasakan mahasiswa lain. Selain itu, anak cucumu kelak juga akan bangga melihat foto wisudamu di atas puncak. Kerena pemandangan indah dan gumpalan awan menjadi latar yang menawan di saat kamu menggunakan toga kelulusan. Nah, berani coba?

3. Hari wisuda belum sah jika kamu belum berpose bersama orang mahapenting yang membuatmu memakai toga: dosen pembimbing skripsi.

Jangan lupa pose sama dosen pembimbing ya via selebupdate.com

Ibarat kata, setelah Tuhan yang memang menghendaki bagaimana jalan hidupmu, ada manusia maha penting yang menentukan masa depanmu, yaitu dosen pembimbing. Hari wisuda tidak akan terjadi tanpa campur tangan dosen pembimbing.

Tanpa perlu merasa dendam atau tak enak hati karena kritik dan pembantaian saat ujian, toh sekarang semua itu sudah berbuah manis. Jadi, gak ada salahnya kamu mengajak dosen pembimbing dan pengujimu untuk berfoto bersama. Mungkin kamu bisa mengunjungi ruangannya atau memanfaatkan jam istirahat untuk menawarinya bergaya di depan kamera. Sembari bergaya, kamu bisa mengucapkan terima kasih atas bimbingannya. Karena bagaimanapun, dia berperan besar terhadap studimu. Sekarang waktunya untuk baikan.

4. Boleh juga foto dengan artis kesayangan yang menginspirasi. Sebagai fans berat, siapa tahu kamu bisa mendapat hadiah istimewa darinya?

Foto bareng artis kesayangan via www.reveal.co.uk

Selain orangtua yang selalu mendoakan, teman-teman yang selalu menemani, dan jodoh yang belum datang, masih ada sosok idola yang selalu menginspirasi dan menghiburmu di kala semangat sedang surut. Mungkin dia penyanyi yang lagu-lagunya selalu membuatmu semangat, pemain film yang membuatmu terinspirasi, atau pelawak yang bisa membuatmu tertawa terbahak-bahak saat kesedihan melanda. Gak jarang kamu sampai menjadi fans beratnya.

Nah, jika kamu ingin hari wisudamu lebih seru dan berkesan, maka kamu bisa berfoto dengan artis idola kesayangan sambil menggunakan toga. Misalnya, jika kamu mendapatkan tawaran hadiah dari orangtua, kamu bisa menggantinya dengan “tiket” kesempatan bertemu sang idola. Coba juga mention dia di Twitter atau Instagram, hitung-hitung usaha; dan siapa tahu bisa ditanggapi. Andai kamu beruntung bisa bertemu dengannya, maka hari wisudamu bisa lebih berkesan sampai kapanpun juga.

5. Foto wisuda diantara kerumunan orang sudah terlalu biasa. Coba deh menyelam dengan toga supaya kamu tak pernah lupa.

Pakai toga sambil menyelam via annlistyana.wordpress.com

Foto wisuda tak melulu harus bergaya di studio fotografi, karena sekarang kamu bisa mendapatkan sensasi berbeda dengan foto wisuda di bawah air. Kamu bisa gunakan toga lengkap dengan jubah lalu menyelamlah di laut atau kolam renang. Jika kamu ingin melakukannya di lau tyang dalam, pastikan kamu merencanakannya jauh-jauh hari ya. Lalu gunakan kamera underwater untuk merekam pose yang unik. Tak harus pakai make up tebal untuk tampil maksimal di depan kamera, foto wisuda di bawah air justru membuatmu tetap apik dengan gaya apapun. Dengan cara ini, dijamin foto wisudamu menjadi lebih menarik.

6. Di balik senyuman bahagiamu, selalu ada orang administrasi kampus yang berjasa. Jangan lupa berfoto bersama mereka, ya.

Jangan lupa foto bersama pegawai kampus yang membantu skripsinmu via rizanarsa.blogspot.com

Selain dosen pembimbing, masih ada orang-orang penting yang mengantarmu ke hari wisuda nan bahagia. Mau tahu siapa? Merekalah orang-orang yang kadang sabar atau mungkin sesekali membuatmu naik pitam saat mengurusi administrasi kuliah. Mereka yang dengan senang hati melayani pemberkasan syarat wisudamu, mereka yang kadang juga menjadi penghubung antara kamu dan dosen pembimbingmu. Ya, merekalah staf administrasi kampus.

Tanpa harus merasa canggung, kamu bisa mengajak mereka bergaya di depan kamera. Jangan biarkan kebahagiaanmu tersimpan sendiri. Karena bagaimanapun yang berkesan saat kuliah bukan hanya teman dan dosen, tapi staf dan seluruh aparat kampus juga akan kamu rindukan.

7. Paralayang dengan menggunakan toga bisa membuatmu tampak laksana burung yang akan terbang bebas ke angkasa.

Paralayang via malangtimes.com

Jika pagelaran wisuda sudah di depan mata, itu tandanya kamu sudah merampungkan seluruh tugas dan tanggung jawab selama kuliah. Maka, gak ada salahnya kamu bersenang-senang pada hari yang sudah dinanti-nantikan. Tak melulu hanya foto bersama di studio bareng teman-teman, kamu bisa melakukan paralayang dan bergaya dengan kostum wisuda.

Usahakan kamu persipakan tiket dan rencana in jauh-jauh hari. Nah, jika sudah tiba pada hari wisuda kamu hanya tinggal berangkat dan siap selfie. Terbang tinggi dengan toga bisa membuatmu merasakan legawa dan kebebasan yang baru kamu raih. Selain itu, paralayang juga membuatmu menjadi jadi semangat untuk bermimpi lebih tinggi lagi setelah lulus kuliah. Inilah saatnya kamu berjuang lebih keras lagi.

8. Tak dapat dipungkiri, wisuda adalah pintu gerbang menuju hidup yang lebih keras lagi. Agar lebih happy, gak ada salahnya berpose dengan tulisan menarik seperti ini.

Kata-kata motivasi wisuda via Hipwee.com

Gak sedikit dari kita yang berpikir “upacara wisuda gak penting, karena wisuda itu artinya kamu bingung mau ngapain lagi”. Hey, tenanglah. Wisuda memang membuatmu harus kamu akan masuk dunia yang lebih “keras” yang tak hanya kuliah dan mendengarkan ceramah. Kamu akan punya tanggung jawab baru yang lebih berat dari sebelumnya.

Tanpa harus takut dan tegang dalam melangkah ke masa depan, kamu bisa membuat sedikit guyonan dengan papan yang menggelitik semua orang. Kamu bisa berpose di depan kampus dengan papan bertuliskan misalnya ” S, Si : Sudah sarjana, Siap cari kerja, ingin dilamar”. Nah, dengan gaya seperti ini gak jarang hari wisudamu bukan hanya kamu sendiri yang mengenang, teman-teman dan orang yang lihat juga akan tercengang. Dan hari wisudamu akan terasa lebih “renyah” dan bahagia.

9. Wisuda bukan berarti jalan hidupmu selesai sampai di sini. Agar lebih berani untuk menghadapi babak baru, kamu bisa berpose dengan tulisan-tulisan “motivasi”.

Foto dengan tulisan motivasi via www.nytimes.com

Tak dapat dipungkiri, wisuda membuatmu memasuki gerbang penganguran untuk sementara. Gak jarang kamu jadi beranggapan bahwa wisuda tak patut dirayakan. Padahal bukankah ini momen dimana kamu bisa sedikit bersenang-senang karena sudah melewati cobaan di fase perkuliahanmu.

Nah, tak melulu harus foto dengan ijazah, sekarang kamu bisa bergaya dengan papan yang menarik perhatian orang. Mungkin kamu bisa gunakan papan bertuliskan “Alhamdullilah, sudah sah jadi pengangguran” atau “Hire me”. Hal ini bukan berarti membuatmu menjadi rendah diri, tapi justru menjadikanmu lebih semangat dan berani untuk menghadapi apa yang harus kamu lalui di depan nanti.

Wisuda adalah momen yang kamu nanti-nantikan setelah bertahun-tahun berjuang. Nah, agar hari pencapaianmu berkesan dan terkenang hingga tua nanti, kamu wajib mengisinya jepretan yang non-mainstream dan merekam semua yang penting.  9 pose wisuda ini bisa menjadi rekomendasi.