Panduan Bacaan Tahlil Lengkap Latin dan Artinya, Mudah Diamalkan Kapan Saja

Susunan lengkap bacaan Tahlil yang bisa diamalkan kapan saja lengkap dengan keutamaannya,

Membiasakan lisan untuk selalu mengingat Allah lewat dzikir adalah amalan ringan dengan kedudukan luar biasa. Di antara banyak bacaan dzikir, kalimat tahlil Laa ilaaha illallah punya posisi istimewa sebagai fondasi tauhid seorang Muslim.

Sayangnya, saat ingin merutinkan amalan ini, kita sering lupa atau ragu dengan urutan bacaannya. Padahal, melafalkannya secara runtut bikin ibadah terasa lebih tenang dan khusyuk.

Supaya lebih mudah diamalkan kapan saja, baik untuk wirid pribadi maupun tahlilan bersama, berikut urutan dan bacaan tahlil lengkap latin dan artinya.

Keutamaan membaca kalimat tahlil

Buku Yasin dan tahlil di atas sajadah
Ilustrasi buku Yasin dan tahlil | Hipwee

Sebelum masuk ke bacaannya, kenali dulu keutamaan kalimat tahlil. Dikutip dari laman Muhammadiyah , dzikir yang sering kita lantunkan ini punya banyak keistimewaan, di antaranya:

1. Kunci menuju surga

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang akhir ucapannya di dunia adalah Laa ilaaha illallah, ia akan masuk surga.📖 HR. Abu Dawud

ADVERTISEMENTS

2. Paling beruntung mendapat syafaat

Orang yang paling beruntung mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW kelak adalah yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dengan ikhlas dari dalam hatinya.📖 HR. Bukhari

3. Diharamkan tersentuh api neraka

Allah mengharamkan neraka bagi siapa saja yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dengan ikhlas, semata-mata mengharap rida Allah.📖 HR. Bukhari dan Muslim

4. Cara memperbarui iman

Iman bisa naik dan turun. Nabi SAW bersabda, “Perbaruilah iman kalian dengan memperbanyak ucapan Laa ilaaha illallah.”📖 HR. Ahmad

5. Pahala besar dan perisai dari setan

Membaca Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir 100 kali sehari pahalanya setara memerdekakan 10 budak, dicatat 100 kebaikan, dihapus 100 keburukan, dan menjadi pelindung dari setan hingga sore hari.📖 HR. Bukhari dan Muslim

6. Bebas memilih pintu surga

Orang yang bersaksi dan meyakini kalimat tauhid akan dipersilakan masuk surga dari delapan pintu mana saja yang ia sukai.📖 HR. Muslim

7. Sebaik-baik kebaikan

Saat Abu Dzar meminta amalan yang mendekatkan ke surga, Rasulullah SAW menyebut Laa ilaaha illallah sebagai kebaikan (hasanah) yang paling utama dan bisa menghapus keburukan.📖 HR. Ahmad

Urutan bacaan tahlil lengkap

Susunan tahlil yang umum diamalkan di Indonesia biasanya seperti berikut. Urutannya bisa sedikit berbeda di tiap daerah atau majelis, jadi ikuti saja kebiasaan di tempatmu.

  1. 1Hadiah Al-Fatihah (tawasul)
  2. 2Surah Al-Ikhlas3x
  3. 3Surah Al-Falaq1x
  4. 4Surah An-Nas1x
  5. 5Surah Al-Fatihah1x
  6. 6Al-Baqarah ayat 1–5, 163, 255 (Ayat Kursi), dan 284–286
  7. 7Istighfar3x
  8. 8Tahlil bertingkat
  9. 9Tahlil100x
  10. 10Shalawat Nabi2x
  11. 11Tasbih7x dan 33x
  12. 12Shalawat penutup
  13. 13Doa tahlil dan Al-Fatihah

Bacaan tahlil lengkap latin dan artinya

Buku bacaan tahlil dan tasbih
Bacaan tahlil untuk dzikir harian maupun mendoakan yang telah berpulang | Hipwee

Setelah memahami keutamaannya, yuk biasakan membaca tahlil, baik untuk diamalkan sendiri maupun saat mendoakan keluarga yang telah mendahului.

Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Setelah hadiah Al-Fatihah, bacaan dilanjutkan dengan tiga surah pendek ini. Di sela tiap surah, biasanya dibaca Lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar.

Al-Ikhlas3xQul huwallâhu aḫad. Allâhush-shamad. Lam yalid wa lam yûlad. Wa lam yakul lahû kufuwan aḫad.“Katakanlah, Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.”
Al-Falaq1xQul a‘ûdzu birabbil-falaq. Min syarri mâ khalaq. Wa min syarri ghâsiqin idzâ waqab. Wa min syarrin-naffâtsâti fil-‘uqad. Wa min syarri ḫâsidin idzâ ḫasad.“Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”
An-Nas1xQul a‘ûdzu birabbin-nâs. Malikin-nâs. Ilâhin-nâs. Min syarril-waswâsil-khannâs. Alladzî yuwaswisu fî shudûrin-nâs. Minal-jinnati wan-nâs.“Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.”
📖 Setelah itu, baca Al-Fatihah lalu Al-Baqarah ayat 1–5, 163, 255 (Ayat Kursi), dan 284–286. Karena cukup panjang, sebaiknya bagian ini dibaca langsung dari mushaf.

Istighfar

Istighfar3xAstaghfirullâhal-‘adhîm“Saya mohon ampun kepada Allah yang maha agung (3 kali).”

Tahlil bertingkat

Tahlil bertingkatAfdlaludz dzikri fa‘lam annahu lâ ilâha illallâhu ḫayyun maujûd(un)“Sebaik-baik dzikir–ketahuilah–adalah lafal ‘Lâ ilâha illallâh’, tiada tuhan selain Allah, Dzat yang Mahahidup dan Wujud.”La ilâha illâllâhu ḫayyun ma‘bûd“Tiada tuhan selain Allah, Dzat yang mahahidup dan disembah.”La ilâha illâllâhu ḫayyun bâq“Tiada tuhan selain Allah, Dzat yang Mahahidup dan kekal.”

Tahlil

Tahlil100xLa ilâha illâllâh“Tiada tuhan selain Allah (100 kali).”

Shalawat nabi

Shalawat nabi2xAllâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin, Allâhumma shalli ‘alaihi wa sallim“Ya Allah, limpahkan rahmat takzim dan keselamatan kepada pemimpin kami, Nabi Muhammad (2 kali).”

Tasbih

TasbihSubḫânallâhi ‘adada mâ khalaqallâhu“Mahasuci Allah sebanyak makhluk yang Allah ciptakan (7 kali).”Subḫânallâhi wa biḫamdihi subḫânallâhil ‘adhîm“Mahasuci Allah dengan segala pujian untuk-Nya. Mahasuci Allah yang Mahaagung (33 kali)”

Shalawat penutup

Shalawat penutupAllâhumma shalli ‘alâ ḫabîbika sayyidinâ Muḫammadin wa âlihi wa shaḫbihi wa sallim“Ya Allah, limpahkan rahmat takzim dan keselamatan kepada kekasih-Mu, pemimpin kami, Nabi Muhammad, berikut keluarga dan sahabatnya (2 kali).”Allâhumma shalli ‘alâ ḫabîbika sayyidinâ Muḫammadin wa ‘alâ âlihi wa shaḫbihi wa bârik wa sallim ajma‘în“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada kekasih-Mu, pemimpin kami, Nabi Muhammad, berikut keluarga dan sahabatnya. Limpahkanlah pula berkah dan keselamatan kepada mereka semua.”

Doa tahlil

Doa tahlilA‘ûdzubillâhi minasy-syaithâr-rajîm, bismillâhir-raḫmânir-raḫîm, al-ḫamdulillâhi rabbil-‘alamîn, ḫamdasy syâkirin, ḫamdan nâ‘imîn, ḫamdan yuwâfî ni‘amahu wa yukâfî’u mazîdah(u), yâ rabbanâ lakal-ḫamdu kamâ yanbaghî lijalâli wajhika wa ‘adhîmi sulthânika, allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin wa ‘alâ âli sayyidinâ Muḫammadin.“Aku berlindung diri kepada Engkau dari setan yang dirajam. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam, sebagaimana orang-orang yang bersyukur dan orang yang memperoleh nikmat sama memuji, dengan pujian yang sesuai dengan nikmatnya dan memungkinkan ditambah nikmatnya.

Tuhan kami, hanya Engkau segala puji, sebagaimana yang patut terhadap kemuliaan Engkau dan keagungan Engkau. Ya Allah tambahkanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada penghulu kami Nabi Muhammad dan kepada keluarganya.”

Allâhumma taqabbal wa aushil tsawâba mâ qara’nâhu minal-qur’anil-‘adhîmi wa mâ hallalnâ wamâ sabbaḫnâ wamâstaghfarnâ wamâ shallainâ ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin shallallâhu ‘alaihi wa sallamâ hadiyyatan wâshilatan wa raḫmatan nâzilatan wa barakatan syâmilatan ilâ ḫadlrati ḫabîbinâ wa syafî‘nâ wa qurrati a‘yuninâ sayyidinâ wa maulana Muḫammadin shallallâhu ‘alaihi wa sallamâ wa ilâ jamî‘i ikhwânihi minal-anbiyâ’i wal mursalîna wal-auliyâ’i wasy-syuhadâ’i wash-shaliḫina wash-shaḫâbati wat-tâbi‘înâ wal-‘ulamâ’il-‘âmilîna wal-mushannifînal-mukhlashîna wa jamî‘il-mujâhidînâ fî sabîlillâhi rabbil-‘âlamîna wal-malâ’ikatil-muqarrabîna, khusûshan ilâ sayyidinâsy-Syaikhi Abdil Qâdir al-Jîlâni, tsumma ilâ arwâhi jami‘i ahlil-qubûri minal-muslimînâ wal-muslimâti wal-mu’minînâ wal-mu’minâti min masyâriqil-ardli wa maghâribihâ barrihâ wa baḫrihâ khusushan ilâ âbâ’inâ wa ummahâtinâ wa ajdâdinâ wa jaddâtinâ, wa nakhushshu khusûshan ilâ man ijtama‘nâ hahunâ bisababihi wa liajlihi.“Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala ayat-ayat Quranul ‘adhim yang telah kami baca, tahlil kami, tasbih dan istighfar kami, dan bacaan shalawat kami kepada penghulu kami Nabi Muhammad dan kepada keluarganya.

Sebagai hadiah yang bisa sampai, rahmat yang turun, dan berkah yang cukup kepada kekasih kami, penolong dan buah mata kami, penghulu dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad ﷺ, kepada semua temannya dari para Nabi dan para Utusan, kepada para wali, pahlawan yang gugur (Syuhada), orang-orang yang salih, para sahabat, dan tabi’in (para pengikutnya);

kepada para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas, kepada semua pejuang di jalan Allah (membela agama-Nya), Allah raja seru sekalian alam; dan kepada para Malaikat muqarrabin, terutama Syekh Abdul Qadir al-Jilani, kemudian kepada ahli kubur, muslim yang laki-laki dan yang perempuan, mukmin yang laki-laki dan yang perempuan, dari dunia timur dan barat di darat dan di laut,

terutama lagi kepada bapak-bapak kami, ibu-ibu kami, nenek-nenek kami yang laki-laki dan yang perempuan, lebih terutama lagi kepada orang yang menyebabkan kami sekalian berkumpul di sini dan untuk keperluannya.”

Allâhummaghfirlahum warḫamhum wa ‘âfihim wa‘fu ‘anhum, allâhumma anzilir-raḫmata wal-maghfirata ‘alâ ahlil-qubûri min ahli lâ ilâha illallâhu muḫammadur-rasûlullahi“Ya Allah ampunilah mereka, kasihanilah mereka, dan maafkanlah mereka. Ya Allah turunkanlah rahmat, dan ampunan kepada ahlul kubur yang ahli mengucapkan “Laa ilaaha illaallah, Muhammadur rasulullah” (Tidak ada tuhan selain Allah, Muhammad Utusan Allah).”Rabbanâ arinâl-ḫaqqa ḫaqqan warzuqnât-tibâ‘ah, wa arinâl-bâthila bâthilan warzuqnâj tinâbah. Rabbanâ âtinâ fid-dunyâ ḫasanatan wa fil-âkhirati ḫasanatan wa qinâ ‘adzaban-nâr. Subḫâna rabbika rabbil-‘izzati ‘ammâ yashifun, wa salamun ‘alal-mursalîn, wal-ḫamdulillâhi rabbil-‘âlamîn. Al-fâtiḫah..“Tuhan kami, tunjukkanlah kami kebenaran dengan jelas, jadikanlah kami pengikutnya, tunjukkanlah kami perkara batil dengan jelas, dan jadikanlah kami menjauhinya. Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka, Maha Suci Tuhanku, tuhan yang bersih dari sifat yang diberikan oleh orang-orang kafir, semoga keselamatan tetap terlimpah kepada para Utusannya dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian Alam.”
🤲 Rangkaian tahlil ditutup dengan membaca Surah Al-Fatihah bersama-sama.

Merawat kedekatan dengan Sang Pencipta

Melafalkan kalimat tahlil dan rangkaian dzikir bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan ikhtiar batin untuk menjaga keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan membiasakannya, baik untuk wirid pribadi maupun saat mendoakan orang-orang terkasih, hati pun jadi lebih tenang.

Semoga panduan bacaan tahlil lengkap latin dan artinya ini membantumu beribadah dengan lebih khusyuk dan mudah diamalkan kapan saja.

Mau mengadakan tahlilan?Cek contoh undangan tahlilan yang rapi dan praktis untuk dibagikan.

ADVERTISEMENTS

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Part time - Content Writer, Copywriter, Editor Buku, dan Penulis. Full time - menghabiskan waktu dengan para kucing, nonton drama maupun film.

Editor

Bisa diajak diskusi panjang lebar tentang kehidupan asal ada segelas kopi di atas meja. Mengubah kafein menjadi inspirasi, lalu merangkainya menjadi cerita. Percaya bahwa ide-ide terbaik selalu datang dari hal-hal yang paling sederhana.