6 Cara Asyik Belajar Bahasa Jepang Tanpa Harus Ikut Kursus. Asal Tekun, Pasti Cas-Cis-Cus

Belajar bahasa Jepang

Siapa yang gemar belajar bahasa asing? Selain mempelajari bahasa Inggris maupun bahasa Korea, tak sedikit juga dari masyarakat yang mulai tertarik belajar bahasa Jepang. Kecintaan pada budaya Negeri Sakura ini membuat mereka lantas mempelajari bahasanya. Sepelenya, supaya bisa menyimak lagu maupun film tanpa melihat terjemahan. Atau, lebih jauhnya, barangkali kalau nanti main ke Jepang, setidaknya sudah sedikit paham bahasanya.

Advertisement

Meski bahasa Jepang merupakan salah satu dari sekian bahasa asing yang cukup sulit dipelajari, belajar bahasa Jepang dari nol bukanlah hal mustahil untuk dilakukan. Apalagi sekarang mulai banyak aplikasi belajar bahasa Jepang  yang bisa diunduh dan diakses secara gratis. Buat yang tertarik, beberapa trik berikut bisa dipraktikkan supaya belajar bahasa Jepang pemula lebih terasa mengasyikkan.

1. Awali dengan niat agar belajar bahasa Jepang dasar jadi lebih lancar

harus niat | credit: Annie Spratt via unsplash.com

Niat dan tekad merupakan modal awal yang harus dimiliki saat belajar bahasa Jepang. Dengan niat, sesulit apa pun proses belajarnya tetap akan terasa menyenangkan. Tapi baiknya imbangi niat dengan motivasi dan tujuan supaya nggak malas-malasan dan mandek di jalan. Kalau niat sudah beres, baru deh mulai beli kamus bahasa Jepang untuk mempermudah proses pembelajaran selanjutnya.

2. Belajar bahasa Jepang otodidak bisa dimulai dengan menonton anime dan drama Jepang

nonton film Jepang | credit: Andrea Piacquadio via www.pexels.com

Cara belajar bahasa Jepang sebetulnya nggak sulit lo! Hanya dengan menonton animasi dan drama Jepang secara rutin, pelan-pelan kamu akan bisa memahami arti kata serta pelafalannya. Sebagai permulaan, pahami dulu kalimat sapaan seperti ohayou gozaimasu atau arigatou. Kalau sudah lancar, pelan-pelan mulailah belajar melafalkan kalimat.

Advertisement

Biar nggak bosan, pilihan animasi atau tayang yang genrenya memang disukai. Atau, sebagai selingan, tonton juga channel Youtube berbahasa Jepang yang memiliki terjemahan Indonesia. Dengan begitu, belajar akan terasa menyenangkan dan nggak penuh tekanan.

3. Dengarkan pula lagu Jepang untuk memperkaya dan mempertajam pelafalan kosakatanya

belajar lewat lagu | credit: Andrea Piacquadio via www.pexels.com

Sama seperti drama dan kartun, lagu Jepang pun bisa memperbanyak kosakata. Tapi supaya makin terasah, baiknya ikuti lirik lagu tersebut dan nyanyikan pelan-pelan. Walau di awal kamu akan sedikit gelagapan, namun lambat laun pasti bisa kok mengikuti temponya.

Sembari mendengarkan lagu, baca juga buku belajar bahasa Jepang untuk memastikan arti liriknya. Jika di dalam bukunya juga ada tulisan Jepang, berarti kamu bisa sekalian mempelajari hurufnya. Wah, malah bisa dobel tuh ilmunya~

Advertisement

4. Untuk mempercepat proses belajar bahasa Jepang sehari hari, kamu mesti aktif berbicara dengan penutur asli bahasa Jepang

ngobrol langsung | credit: Sam Lion via www.pexels.com

Nah, ini yang agak sulit, karena mesti ketemu dengan native bahasa Jepang langsung. Kalau di lingkunganmu ada orang Jepang atau setidaknya bisa bahasa Jepang, mungkin dapat sedikit membantu. Tapi jika tidak ada, sudah pasti akan sulit. Alternatifnya, ikutilah komunitas atau grup belajar bahasa Jepang yang mengharuskanmu berbicara dengan menggunakan bahasa Jepang.

Kalau masih belum percaya diri, lakukanlah latihan secara mandiri dulu. Yakni dengan mengucapkan kalimat berbahasa Jepang sambil menghadap ke cermin. Lama-kelamaan, apa yang diucapkan akan makin benar pelafalannya kok. Kuncinya, dengarkan, serap, pahami, dan ulangi ucapannya pelan-pelan. Terutama jika sedang belajar bahasa Jepang perkenalan.

5. Belajar bahasa Jepang online juga direkomendasikan lo! Selain mengikuti kelas secara daring, kamu juga dapat belajar menggunakan aplikasi

ikut kelas daring | credit: Vlada Karpovich via www.pexels.com

Ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk belajar bahasa Jepang, salah satunya Duolingo. Aplikasi ini dapat mengatur tingkat kesulitan bahasanya. Sama seperti kuis, dalam aplikasinya pun terdapat soal-soal yang mesti dijawab. Tak jarang juga ada soal pelafalan di mana kamu harus mengucapkan satu kata maupun kalimat untuk dinilai oleh aplikasi. Kalau lolos, nanti bakal naik level, kemudian bisa belajar yang lebih sulit. Menarik, ya? Tapi kalau pengin lebih cepat, tentu kamu mesti mengikuti kelas bahasa Jepang daring atau setidaknya memanggil tutor khusus ke rumah.

6. Mulailah mengenali huruf-huruf Jepang kemudian hafalkan sambil ditulis ulang pelan-pelan

belajar nulis | credit: Julia M Cameron via www.pexels.com

Sebenarnya, belajar huruf bahasa Jepang juga dapat dilakukan sambil memperbanyak kosakatanya. Tapi biar nggak kebingungan, bisa dimulai pelan-pelan. Satu hal utama yang mesti diketahui yakni bahwa huruf bahasa Jepang ini beda dengan tulisan latin kebanyakan. Dalam bahasa Jepang ada empat huruf yang umum digunakan, yakni Hiragana, Katakana, Romanji, dan Kanji. Umumnya, pemula dimulai dari belajar bahasa Jepang Hiragana dulu, soalnya huruf ini biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Gunakanlah buku kotak besar untuk menyalin hurufnya. Contoh hurufnya bisa dilihat di internet maupun Youtube yang memiliki konten belajar bahasa Jepang. Sama halnya dengan kosakata, penulisan huruf pun mesti sering dilakukan supaya makin terlatih dan cepat hafal. Pelan-pelan, kamu pasti bisa kok.

Untuk mempercepat proses pembelajaran, alangkah lebih baik jika kamu pun turut serta menyerap budaya Jepang dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kamu akan terbiasa dan cenderung mudah mengikuti proses belajarnya. Semangat!

Gelombang resesi mulai menghampiri, bagaimana kalian mempersiapkan diri menghadapinya? Isi survei berikut ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE