Teknik Dasar Belajar Fotografi Bermodalkan Kamera HP, Hasilnya Sebening Jepretan Profesional

Belajar fotorgrafi

Belajar fotografi otodidak bukanlah hal mustahil untuk dilakukan. Nggak kudu pakai kamera DSLR mahal, belajar fotografi pemula juga bisa dilakukan hanya dengan bermodalkan kamera HP saja. Dibanding belajar fotografi DSLR, belajar fotografi smartphone justru lebih mudah karena tak perlu ribet mengatur setting kameranya. Selama paham teknik fotografi dasar dan tentu saja spesifikasi HP-nya mumpuni, hasil jepretan kamera HP pun nggak kalah keren dari kamera DSLR kok.

Advertisement

Kalau masuk sekolah atau kampus fotografi, kamu akan diajarkan materi dasar fotografi yang lebih mendalam. Namun materi-materi fotografi kini bisa didapatkan dengan mudah di internet. Selain itu, juga banyak fasilitas workshop fotografi yang menyajikan materi dasar ini. Sebagai pemula yang mau belajar fotografi dari HP, penting untuk mengetahui kualitas kamera ponselmu. Kalau memang mumpuni atau memungkinkan, langkah langkah belajar fotografi berikut akan lebih mudah diikuti.

1. Hal pertama yang mesti dilakukan ketika belajar fotografi dengan ponsel yakni mengetahui kapasitas dan kemampuan kameranya

kemampuan kamera | credit: Danist via unsplash.com

Bagaimana spesifikasi kameranya? Berapa resolusinya? Lensa apa yang digunakan?

Karena mau belajar fotografi, setidaknya kamu mesti tahu tiga spesifikasi dasar tersebut. Akan lebih baik jika tiap akan memotret, atur ke resolusi tertinggi. Meski tak menjamin kualitas gambarnya jadi lebih bagus karena tergantung juga di lensa kameranya, setidaknya dengan mengatur ke resolusi tertinggi, hasil foto nggak akan pecah dan aman digunakan untuk kebutuhan apa pun.

2. Jangan takut untuk mengutak-atik pengaturan kamera ponsel selama belajar fotografi dari HP

pengaturan kamera | credit: Gadget Tren via gadgetren.com

Mulailah untuk lebih berani mengutak-atik setting kamera ponselnya, seperti HDR mode, shutter, atau bahkan ISO-nya. Tak masalah kalau sesekali foto yang dihasilkan belum begitu bagus, dengan banyak berlatih dan trial error setting kamera, lambat laun kamu akan menemukan pengaturan yang paling pas kok. Sebagai panduan, di poin berikutnya juga ada beberapa tips mengatur setting kamera yang bisa kamu tiru dan praktikkan.

3. Komposisi dasar tak cuma penting saat belajar fotografi alam saja. Foto produk dan juga model pun perlu menerapkan teori komposisi ini

komposisi gambar | credit: Philip Borges via www.pinterest.de

Tujuan mengatur komposisi dalam fotografi ialah untuk membangun ‘mood’ foto supaya objek di dalamnya jadi lebih seimbang. Manfaatkan fitur ‘grid’ pada kamera ponsel untuk mendapatkan komposisi objek yang paling tepat. Untuk memudahkan pengaturan komposisinya, pilihlah satu objek yang paling dominan lalu cek di dalam frame apakah objek tersebut sudah cukup jelas atau perlu digeser lagi. Selain menggeser kamera kamu juga dapat mempertajam komposisi dengan membersihkan area atau benda yang mengganggu di sekelilingnya.

4. Perhatikan setiap pantulan cahaya di area yang mau dipotret dan pahami betul kapan harus menggunakan flash agar hasil foto lebih maksimal

atur cahayanya | credit: Brick Central via www.brickcentral.net

Penggunaan flash hanya direkomendasikan saat pencahayaan objeknya kurang. Selebihnya, kamu bisa memanfaatkan cahaya alami di sekitar objek yang mau dipotret. Nah, karena kamera ponsel nggak sesensitif mata atau kamera DSLR, maka usahakan untuk memotret di ruangan yang terang — jika mau foto indoor. Sedang, jika kamu mau memotret objek di luar ruangan, posisikan kamera di sudut yang tepat agar pencahayaannya pas dan objek nggak membayang.

Advertisement

5. Untuk mendapatkan hasil foto yang tak biasa, cobalah ambil dari sudut atau angle yang berbeda

sudut pengambilan gambar | credit: pxhere via pxhere.com

Alih-alih mengambil foto dalam posisi sejajar, sesekali cobalah potret dari sudut yang lebih rendah. Pengambilan foto dalam sudut yang berbeda dapat menciptakan ilusi optik atau efek yang membuat objek terlihat lebih unik. Selain angle, kamu juga dapat memanfaatkan properti khusus untuk memberi ilusi atau kesan tak biasa pada foto. Biasanya ilusi ini akan membuat foto kelihatan lebih dreamy. 

6. Aktifkan HDR jika kamu memotret di tempat yang kurang cahaya dan perhatikan eksposurnya

aktifkan HDR | credit: Eftinel via eftinel.ro

Dua hal ini penting diperhatikan ketika kamu tengah belajar fotografi landscape. Dengan penggunaan HDR dan eksposur yang tepat, foto akan kelihatan lebih menarik dan eyecathing. HDR atau High Dynamic Range digunakan untuk mengatur tingkat pencahayaan yang lebih dinamis, sedang eksposur lebih mengacu pada cahaya yang jatuh di objek pemotretan.

Sekalipun efek HDR lumayan berpengaruh, penggunaannya tak bisa sembarangan. Fitur HDR dapat diaktifkan jika cahaya di sekitar objeknya kurang. Saat kamu mengaktifkan fitur HDR, maka kamera akan otomatis meningkatkan pencahayaan sesuai dengan kebutuhan. Salah satu momen tepat untuk memakai HDR yakni ketika memotret sunrise dan sunset.

7. Untuk mendapatkan objek foto yang lebih fokus, potretlah dalam jarak dekat. Lebih baik kamu yang maju atau mendekati objek jangan malah menggunakan fitur zoom

hindari zoom in | credit: Android Authority via in.pinterest.com

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat belajar fotografi dengan kamera HP yakni hasil foto yang buram. Banyak faktor yang bisa membuat hasil foto jadi seperti ini, salah satunya ialah penggunaan fitur zoom. Memang bisa membuat objek kelihatan lebih besar, tapi hasil fotonya justru nggak bagus, jadi buram dan pecah. Nah, untuk menghindari hasil foto yang nggak maksimal, lebih baik mendekatlah ke objek dan posisikan sesuai komposisi yang diinginkan. Pastikan objek masuk ke bidikan kamera tanpa perlu zoom.

8. Penting untuk memahami shutter lag atau jeda waktu saat belajar teknik dasar fotografi dengan kamera handphone

pahami waktu jedanya | credit: Android Central via www.androidcentral.com

Beda dengan kamera DSLR yang langsung bisa mengambil foto secepat kilat, kamera HP agak sedikit lambat. Untuk itu, kamu perlu mencermati berapa lama waktu jeda atau shutter lag ini supaya tangan tetap stabil sesaat setelah objek berhasil dipotret. Kalau mau aman, kamu bisa memanfaatkan fitur brust atau pengambilan gambar banyak dalam sekali jepretan. Dengan fitur ini, kamu dapat memilih mana hasil foto terbaik yang nggak buram.

9. Pastikan tangan stabil saat memotret objek. Kalau perlu gunakan tripod supaya hasil foto nggak buram dan lebih stabil

tangan harus stabil | credit: Expert Photography via expertphotography.com

Kunci hasil foto yang fokus juga ada di kestabilan tangan pemotretnya. Jika tanganmu bergetar atau goyang, hasil fotonya mungkin akan buram atau nggak jelas. Kalau sekiranya kamu kesulitan menjaga kestabilan tangan, coba gunakan tripod khusus untuk ponsel. Dengan tripod, kamu akan lebih mudah mendapatkan fokus objek yang diinginkan tanpa ada getaran sedikit pun.

10. Kalau sudah mulai jago, cobalah menyunting hasil fotonya. Boleh pakai filter tapi jangan berlebihan

sunting hasil fotonya | credit: Gadget to Use via gadgetstouse.com

Selama melakukan proses editing, beberapa hal seperti kontras, warna, dan kontrol temperatur cahaya mesti benar-benar diperhatikan. Menambahkan filter boleh-boleh saja, tapi jangan berlebihan sampai-sampai menghilangkan hasil foto aslinya. Bukan apa-apa, justru sayang kalau foto bagus malah ditimpa banyak filter yang ternyata nggak nyambung atau malah lebay.

Kunci keberhasilan belajar fotografi online dengan kamera ponsel ialah berani mencoba dan mau bereksplorasi. Tak cuma pada sudut pengambilan saja, kamu juga perlu mengeksplor seluruh fitur kamera ponsel dan juga aplikasi editing-nya. Kalau sudah mumpuni, hasilnya bakalan sebagus jepretan profesional. Selamat mencoba, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE