8 Buah Penambah Darah yang Ampuh Atasi Anemia. Asupan buat yang Lagi Mens atau Suka Kliyengan

Buah penambah darah

Tentunya kamu nggak asing lagi dengan anemia alias kurang darah. Gangguan kesehatan ini akan membuat penderitanya jadi sering lemas, pusing, dan mengalami sesak napas. Umumnya, penyakit ini terjadi karena tubuh kekurangan hemoglobin yang merupakan molekul penting dalam sel darah merah. Jika tak segera ditangani, anemia tentu dapat mengganggu aktivitas. Untuk itu, cukupilah nutrisi harian yang sekiranya memang diperlukan oleh sel darah merah.

Advertisement

Selain mengonsumsi susu penambah darah atau minuman penambah darah, kamu juga perlu mencukupi gizi dalam tubuh dengan rajin makan buah penambah darah dan Hb. Terlebih jika kamu sedang menstruasi atau hamil maupun menyusui. Sebab, ketiga kondisi ini sering kali memicu gejala anemia yang cukup parah. Apa saja sih buah penambah darah paling cepat yang efektif? Berikut beberapa di antaranya.

1. Buah semangka dapat dijadikan buah penambah darah saat haid yang lumayan efektif dan nggak menimbulkan efek samping

buah semangka | credit: Amanda Lins via unsplash.com

Selain kaya akan vitamin C, kandungan zat besi dalam semangka juga lumayan tinggi lo! Salam satu potong semangka, mengandung zat besi sebanyak 1,5 gram. Nah, kandungan zat besi inilah yang dapat dimanfaatkan untuk menambah sel darah merah terutama saat sedang haid. Dengan mengonsumsi buah penambah darah merah ini, kamu nggak akan lagi merasa lemas dan pusing selama menstruasi.

2. Dengan mengonsumsi stroberi setiap hari, kamu akan terbebas dari penyakit anemia yang sering bikin pusing dan lesu

stroberi untuk anemia | credit: Kristina Paukshtite via www.pexels.com

Vitamin C dalam buah penambah darah rendah ini mampu menyerap zat besi yang dibutuhkan sel darah merah sehingga dapat dimanfaatkan untuk mencegah anemia. Berkat kandungan vitamin C-nya yang tinggi, tubuh juga akan terlindung dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Advertisement

3. Kurma merupakan salah satu buah penambah darah yang baik untuk lambung karena nggak mengandung acid dan rasanya pun manis

kurma untuk asam lambung | credit: EmAji via pixabay.com

Buah kering ini mengandung kadar zat besi dan vitamin B yang ampuh untuk mengatasi anemia. Dalam 100 gram kurma, terkandung 14 mg vitamin C yang bantu proses penyerapan zat besi jadi lebih efektif. Rasanya yang manis membuatnya aman untuk dikonsumsi para penderita asam lambung. Namun dokter nggak menyarankan penderita diabetes mengonsumsi kurma karena gulanya cukup tinggi.

4. Buah pir penambah darah juga bagus untuk dikonsumsi lansia yang mengalami sindrom metabolik

buah pir buat anemia | credit: Pxfuel via www.pxfuel.com

Sindrom metabolik merupakan sekelompok faktor risiko kardiovaskular yang erat kaitannya dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe II. Dengan mengonsumsi pir setiap hari, tekanan darah dan fungsi pembuluh darah pada organ tubuh akan mengalami peningkatan, melansir laman Oke Zone. 

5. Buah bit penambah darah mengandung banyak zat besi yang dibutuhkan penderita anemia. Kamu yang lagi haid dan lemas karena anemia, coba deh minum jus buah bit untuk menstabilkan sel darah merahmu

jus buat bit | credit: Pikist via www.pikist.com

Saat tubuh kekurangan zat besi, sel darah merah tak akan bisa diedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Sehingga kemungkinan seseorang mengalami anemia difisiensi zat besi akan makin meningkat. Untuk mencegahnya, cobalah rutin konsumsi jus buah bit minimal 2 kali seminggu, terutama saat sedang menstruasi. Buah bit bisa dicampurkan dengan sayur penambah darah lain, seperti bayam misalnya.

Advertisement

6. Plum juga dapat dijadikan buah penambah darah Hb. Tapi biasanya plum lebih sering dijadikan jus daripada dikonsumsi langsung

jus buah plum | credit: Living Fresh Daily via livingfreshdaily.com

Selain bisa mengatasi sembelit, plum juga dapat dimanfaatkan sebagai buah penambah Hb karena kaya akan zat besi. Daripada mengonsumi plum yang dikeringkan, lebih baik gunakan plum segar yang dijus saja. Sebab jus buah penambah Hb darah ini kandungan baiknya dua kali lebih banyak daripada prune atau plum kering, yakni sekitar 3 miligram zat besi dalam 230 mililiter jus. Tak cuma zat besi saja, plum juga mengandung serat tinggi serta diperkaya potasium, vitamin C, vitamin B6, dan mangan yang dibutuhkan para pengidap anemia.

7. Buah naga untuk penambah darah boleh dikonsumsi ibu hamil selama porsinya nggak berlebihan

buah naga untuk ibu hamil | Pixabay via www.pexels.com

Buah penambah darah untuk ibu hamil ini bukan pantangan yang mesti dihindari. Justru kandungan zat besi dan vitamin C-nya dapat mengurangi risiko anemia selama kehamilan. Tapi untuk ibu hamil, ada batasan konsumsi buah naga yang dianjurkan, yakni sekitar 300 gram atau satu buah naga berukuran besar saja. Selain dijadikan buah penambah darah rendah ibu hamil, buah naga juga dapat menurunkan risiko kanker dan melawan stres oksidatif atau radikal bebas melebihi kapasitas tubuh.

8. Delima bisa dijadikan buah penambah darah untuk ibu menyusui karena memiliki sumber zat besi yang dapat membuat kadar Hb dalam tubuh naik lebih cepat

buah delima untuk ibu menyusui | credit: Pixabay via www.pexels.com

Dalam buah delima terdapat kandungan vitamin C dan antioksidan tinggi yang jumlahnya lebih tinggi dari teh hijau. Alih-alih meminum teh hijau tiap pagi, mending buat jus delima agar zat besi cepat naik dan Hb dalam tubuhmu pun meningkat.

Selama dikonsumsi dengan rutin dan sesuai porsi yang dianjurkan, sayur dan buah penambah darah di atas akan efektif untuk mengatasi masalah kurang darah atau Hb yang rendah. Akan lebih baik jika mengonsumsi buah penambah darah ini untuk mencegah anemia, terutama saat sedang menstruasi, hamil, dan menyusui.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE