8 Cara Hemat Minyak Goreng Biar Nggak Cepat Habis, Stok Seliter Bisa untuk Masak Berhari-hari

Cara hemat minyak goreng

Minyak goreng jadi salah satu bahan di dapur yang fungsinya sangat krusial, hampir semua jenis makanan mulai dari menumis sampai menggoreng pakai bahan yang satu ini. Maka nggak heran kalau kamu mengeluh cepat habis, terlebih jika digunakan berkali-kali, minyak cepat sekali menghitam. Alih-alih mencari cara menjernihkan minyak goreng, kamu justru memilih untuk beli yang baru demi kesehatan.

Advertisement

Nggak salah ya, Bund, cuma pengeluaran jadi cepat boros saja. Ada baiknya kalau kamu mengikuti cara menghemat pemakaian minyak goreng yang satu ini. Uang bulanan aman, faktor kesehatan pun nggak dilewatkan. Berikut tips hemat minyak goreng saat memasak.

1. Cara agar minyak goreng awet bisa dimulai dari penggunaan wajan. Pilih yang bentuknya datar dan anti lengket untuk menggoreng

pilih wajan datar anti lengket I Credit: Cooker King via unsplash.com

Tips cara menghemat minyak goreng yang pertama bisa gunakan wajan yang datar. Seperti mangkuk, semakin cekung permukaannya, maka isiannya akan semakin banyak. Untuk itu, pakailah yang datar supaya penggunaan minyak pun bisa ditekan. Menggoreng dengan wajan antilengket jenis perfluorooctanoate (PFOA) dan perfluorooctane sulfonate (PFOS) bisa jadi pilihan. Menggoreng dengan wajan antilengket justru tak perlu menghabiskan banyak minyak.

2. Pakai metode pan frying sebagai cara menghemat minyak goreng. Nggak semua bahan makanan direndam dalam minyak yang banyak, lo

hindari deep frying untuk makanan tertentu I Credit: Joshua Hoehne via unsplash.com

Cara menghemat minyak goreng saat menggoreng dengan perhatikan teknik masaknya. Misal cara goreng terong hemat minyak bisa menggunakan pan frying atau sedikit minyak saja. Tak perlu direndam bermenit-menit, cukup bolak-balik hingga permukaannya berwarna keemasan. Teknik masak seperti ini juga bisa jadi cara menghilangkan minyak pada kacang goreng, menumis hingga memasak berbagai daging, sayur, telur dan bahan makanan yang lain. Yuk mulai coba!

Advertisement

3. Biar nggak mubazir, sesuaikan dulu minyak yang akan dipakai dengan porsi makanan yang akan dibuat. Sayang dong kalau langsung dibuang begitu saja

sesuaikan minyak dengan porsi masakan I Credit: Frank Zhang via unsplash.com

Tips agar gorengan tidak menyerap minyak salah satunya dengan perhatikan kuantitas minyak yang dipakai. Sebelum memasak, ada baiknya kamu coba perhitungkan dulu porsinya sesuai makanan yang dibuat. Jika memang  tak perlu banyak minyak, seperti menggoreng telur atau menumis, maka siapkan saja minyak secukupnya. Tanpa perhitungan, justru buat penggunaan minyak goreng jadi tak terkendali, sayang kan kalau dibuang.

4. Metode cooking spray bisa jadi cara penghemat minyak goreng. Selain bikin wajan jadi antilengket, ada kandungan yang menawarkan bahan bebas kalori, lo

metode cooking spray I Credit: The Irish Time via www.irishtimes.com

Seperti namanya, cooking spray digunakan dengan cara disemprot dari botol yang berisi minyak. Selain nggak dituangkan langsung di wajan seperti minyak pada umumnya, cairan cooking spray juga bikin wajan jadi antilengket dan pastinya hemat minyak.

Cara membuat cooking spray yang sehat mudah dilakukan, pertama, siapkan botol semprot yang bersih dan sudah disterilkan. Kedua, isi botol tersebut dengan minyak zaitun, vege oil atau vico oil supaya kalorinya rendah.

Advertisement

5. Gunakan minyak dalam satu waktu, habis goreng sambal bisa tuh langsung tumis ikan berbumbu

gunakan minyak untuk bahan yang lain I Credit: Clem Onojeghuo via unsplash.com

Pakai minyak baru setelah menggoreng memang rasanya lebih nyaman, namun jika terlalu sering boros juga, ya. Sebenarnya minyak goreng bisa dipakai berkali-kali asal digunakan dalam satu waktu dan urutan menggoreng bahannya tepat. Misalnya, pakai minyak baru untuk menggoreng kacang dan kerupuk. Dua bahan tersebut tak punya aroma atau rasa yang khas sehingga tak memengaruhi rasa. Selain itu warna minyak juga tetap jernih setelah pemakaian.

Minyak bekas goreng cabai bisa langsung dipakai untuk menumis lo, terutama bahan makanan yang berbumbu seperti olahan ikan atau ayam. Setelah menggoreng tahu atau tempe, minyaknya juga bisa digunakan untuk menggoreng bahan bertepung serta aneka makanan frozen.

6. Pakai opsi lain untuk menggoreng makanan, margarin bisa jadi pilihan pengganti minyak goreng. Ditambah rasanya yang lebih gurih

margarin pengganti minyak I Credit: ds_30 via pixabay.com

Jika hanya menggoreng atau menumis saja, kamu bisa lo pakai margarin. Memiliki cita rasa yang gurih justru bikin makanan semakin kaya rasa. Selain bisa menjadi cara mengurangi minyak pada makanan, menggunakan margarin juga lebih sehat karena terbuat dari lemak nabati kelapa sawit. Kalau sudah begini manfaatnya jadi dobel, yakni irit minyak dan juga kontrol kalori.

7. Gunakan teknik panggang selagi ada alat yang menunjang. Rasanya nggak jauh berbeda kok, tetap garing dan matang hingga ke dalam

panggang dengan oven I Credit: Louis Hansel @shotsoflouis via unsplash.com

Memanggang beberapa bahan makanan bisa jadi pilihan menghemat minyak. Misal kamu bisa memanggang terong atau keripik di oven untuk hasil yang garing di luar. Cara ini juga dipercaya lebih sehat dibandingkan memakai minyak goreng. Untuk kualitas rasa tak perlu khawatir, karena sama saja dengan teknik penggorengan biasa.

8. Teknologi baru yang memungkinkan makanan garing tanpa perlu digoreng, yup apalagi kalau bukan air fryer

gunakan air fryer I Credit: Tokopedia via www.tokopedia.com

Penggunaan air fryer juga terbilang praktis karena makanan tak perlu dibolak-balik. Kamu hanya cukup mengatur waktunya dan makanan akan matang dengan alarm yang berbunyi secara otomatis. Walau harganya cukup menguras kantong, namun sesuai dengan manfaat yang dihasilkan. Irit minyak dalam pemakaian jangka lama serta baik untuk kesehatan. Cocok banget untukmu yang sedang diet.

Itulah 8 cara menghemat penggunaan minyak goreng saat memasak. Pilih tahapan yang sesuai dengan kebutuhanmu. Semoga informasinya membantu, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE