Membedah Cara Membuat CV yang ATS Friendly. Yuk, Dapat Skor Tinggi!

10 hal yang wajib diperhatikan saat membuat CV agar terbaca sistem ATS

Jika diibaratkan, menyiapkan CV mirip dengan persiapan melamar doi di depan calon mertua. Sebisa mungkin kamu menunjukkan impresi yang bagus dan menarik sehingga calon mertua yakin kamu adalah satu-satunya sosok yang layak untuk menjadi pendamping hidup anaknya. Sama halnya dengan membuat CV nih, demi membuat HR jatuh hati, kamu pasti tampil seatraktif mungkin sebagai pencari kerja yang berkompeten.

Namun, tahukah kamu kalau CV bisa aja langsung gugur sebelum HR melihatnya? Bayangkan, kamu udah merancang isi CV dengan penuh pertimbangan, memasukkan pengalaman kerja atau organisasi, bahkan sesederhana kata-katanya pun kamu susun dengan sangat teliti. Desain CV? Nggak main-main. Kamu sengaja memilih warna atau simbol yang kira-kira menonjol untuk memberi kesan berbeda.

Kalau menengok persiapanmu yang maksimal, wajar bila kamu percaya diri. Sayangnya, semua persiapan itu bukan jaminan CV bakal lolos penilaian. Bukan gara-gara kamu kurang memenuhi syarat atau CV jelek, tapi karena nggak lolos screening ATS. Simpelnya sih, CV-mu nggak ATS friendly.

Hah?! Apa itu ATS?

Kok ATS bisa dipakai untuk menyeleksi CV pelamar kerja?

Bagaimana cara bikinnya?

Sebenarnya, ATS bukan hal baru di dunia kerja, terutama di kalangan HR. Namun, perihal ATS memang masih jarang diketahui para pelamar kerja. Makanya, nggak sedikit CV yang tersingkir lebih dulu karena nggak memenuhi ketentuan sistem.

Kamu nggak pengin, kan, CVmu terdepak begitu aja karena nggak lolos sistem ini? Nah, Hipwee Premium udah menyiapkan ulasannya secara lengkap dan eksklusif untukmu. Simak, yuk!

ADVERTISEMENTS

Mengenal lebih dekat dengan ATS biar makin paham bagian CV yang perlu kamu sesuaikan

CV ATS Friendly

Urutan CV dalam sistem ATS | Illustration by Hipwee

Sekitar 95% perusahaan yang masuk daftar majalah Fortune disebut-sebut telah menggunakan ATS. Perusahaan besar di Indonesia, konon katanya, juga udah mengaplikasikan Applicant Tracking System (ATS) ini untuk menyeleksi ribuan CV yang masuk. Sekalipun tidak, beberapa perusahaan mengembangkan sistem lain yang cara kerjanya sama dengan ATS, seperti yang diterapkan TopKarir.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini