Hati-hati, 8 Tanda Depresi Ini Kerap Nggak Kamu Sadari. Sakit Punggung Melulu Jadi Salah Satu Ciri

tanda-tanda depresi stres yang sering nggak disadari jadi obesitas

“Akhir-akhir ini gue susah banget tidur. Udah gitu tiap bangun tidur, punggung sakit mulu. Serba salah banget.”

“Jangan-jangan kamu lagi stres banget, ya? Liburan aja tuh, obatnya.”

“Ah, masa sih?”

Advertisement

Akrab dengan percakapan ini? Bersyukurlah kalau nggak, karena kalau ya, bisa jadi kamu atau temanmu sedang mengalami tanda-tanda stres berat atau depresi tanpa disadari. Yap, kadang depresi nggak melulu terjadi saat ada musibah atau problem berat yang kamu hadapi. Kadang, rutinitas yang monoton, kelelahan yang menumpuk dan kejenuhan yang sudah memuncak bisa memunculkan gejala depresi, ditambah lagi kalau jam istirahat kamu sangat kurang.

Tak serta merta muncul dalam gejala ekstrem, terkadang sinyal tubuhmu mengirim sinyal halus terlebih dahulu saat mereka kamu butuh break dan beristirahat. Kalau kamu merasakan beberapa atau semua gejala berikut ini, nggak ada salahnya kamu mulai perlambat semua aktivitas dan mengambil tindakan agar stresmu nggak berlarut-larut.

1. Tiba-tiba jadi gampang mellow dan mengaitkan segala hal dengan yang berbau filsafat bisa jadi salah satu gejala depresi yang dialami

Apa-apa sekarang jadi mellow~ via www.pexels.com

Akhir-akhir ini jadi suka mempertanyakan makna hidup dan mengaitkan segala sesuatu dengan hal-hal yang berbau filosofis? Misalnya daripada bilang “Kenapa sih ini selalu terjadi dalam hidup aku? Nggak pernah ada yang bener kayaknya!” sambil emosi daripada bilang “Kayaknya aku capek deh, kurang istirahat jadi salah-salah mulu.” Kata-kata mereka cenderung abstrak dan samar-samar. Menurut para psikolog, semakin jelas kata seseorang, semakin bahagia orang tersebut.

Advertisement

2. Berkurangnya kemampuan untuk bereaksi secara tepat dan memadai bisa jadi tanda-tanda depresi atau stres yang cukup berat

Masa bodohnya udah nggak sehat 🙁 via www.pexels.com

Kurang mampu bereaksi terhadap situasi secara tepat bisa jadi tanda depresi yang nggak disadari. Orang-orang depresi dapat menginterpretasi berbagai keadaan di sekitar dengan cara berbeda. Misalnya mereka mulai setuju dengan semua pendapat orang, berhenti mengungkapkan opini mereka, tak lagi mempedulikan hinaan dan bahkan tak lagi dapat merasakan sakit. Ini bisa terjadi saat seseorang ditinggal oleh keluarga dekat atau orang yang dicintai.

3. Gejala ketiga adalah merasakan sakit psikosomatik yang menandakan ketidakstabilan kondisi kamu saat ini

Sakit leher atau punggung jadi gejala depresi juga lo via www.physioparramatta.com.au

Sering merasa sakit leher, sakit punggung, ngilu di gigi atau berbagai macam keluhan lainnya padahal pas dicek ke dokter kamu sehat-sehat saja bisa jadi gejala depresi yang nggak disadari. Merasa lelah, tubuh terasa sakit-sakit dan nggak enak? Hmm, kalau sudah begini sih buru-buru ambil waktu istirahat saja ya!

4. Menjadi terobsesi berlebihan pada sesuatu juga bisa jadi gejala depresi yang kerap diabaikan lo!

Ngoceh doang~ via www.pexels.com

Seseorang yang stres kadang perlu merasa bergantung pada sesuatu untuk merasa lebih baik. Obsesinya terhadap suatu hal kadang jadi kurang masuk akal, demi menciptakan ilusi mereka mampu mencari jawaban padahal seringnya hanya sebatas pikiran dan ocehan doang. Bicara terus-terusan tentang satu hal tanpa ada satu aksi pun dilakukan jadi gejala depresi lo.

Advertisement

5. Menjadi sosok yang berantakan dan serampangan bisa jadi gejala stres. Butuh istirahat banget nih!

Jangan begini ya! via brightside.me

Menjadi sosok yang masa bodoh dengan penampilan, kerapian dan kebersihan juga bisa jadi gejala depresi yang kerap dialami. Ini berlaku buat mereka yang biasanya nggak ada masalah tentang kerapian ya.

6. Perubahan dalam hal produktivitas hidup juga bisa jadi salah satu gejala. Jangan diabaikan ya~

Pusing! via www.pexels.com

Perubahan produktivitas pun ternyata jadi salah satu ciri depresi yang harus diwaspadai. Misalnya jadi tiba-tiba malas, loyo dan nggak bisa mikir. Demikian pula sebaliknya, jadi serba semangat berlebihan sampai mengabaikan kesehatan sendiri.

7. Berlagak bahagia dan tanpa beban juga bisa jadi gejala yang perlu kamu waspadai. Hayo, sudah jujur belum tentang perasaanmu selama ini?

Pura-puranya sih bahagia via www.pexels.com

Banyak orang yang bersikap seolah-olah tanpa beban dan hidupnya bahagia hanya demi menutupi kesedihan dan kehampaan yang dialami. Bahkan meski sebenarnya mereka lelah, jenuh, kecewa, mereka tetap berusaha untuk tertawa agar orang yang melihat nggak repot bertanya. Di balik positive mood dan tawa berlebihan mereka, ada stres yang diam-diam menggerogoti. Hati-hati!

8. Punya masalah dengan selera makan bisa jadi gejala yang kerap menghampiri. Entah nafsu makan jadi menggila atau justru hilang tak bersisa

Makan mulu lo via www.patriciaraybon.com

Makan secara berlebihan bisa jadi salah satu gejala depresi yang paling umum terjadi. Hilang nafsu makan secara drastis juga jadi gejala yang sebaiknya segera ditangani. Obesitas mendadak atau hilang berat badan mendadak itu nggak baik lo.

Hidup itu nggak selalu mudah. Ada saat di mana kamu tak sanggup hadapi sendiri dan kamu butuh berbagi atau mengambil waktu untuk dirimu sendiri. Berlibur itu nggak dosa, beristirahat juga adalah hal yang manusiawi. Kalau merasa kamu sedang jenuh, sedih, kelelahan dan nggak sanggup menghadapi semua sendiri, jangan ragu mencari orang untuk membantu. Yuk, rencanakan untuk piknik. Nggak perlu jauh kok, kalau belum ada bujet. Bukankah hidup terlalu sempit untuk selalu dipikirkan berat-berat? Semangat ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE