8 Trik Agar Hijab Selalu ‘Stay’ Alias Nggak Melorot Lagi. Kurang Kuat Kalau Cuma Pakai Peniti

Hijab

Suka sebal nggak sih kalau hijab yang kamu pakai sering geser dan melorot? Mau nggak mau kita mesti membenahinya lagi dan lagi. Mending kalau cuma sekali, kalau berkali-kali kan kesal juga, apalagi kalau bentuk ujung hijabnya jadi berubah posisi dan nggak rapi lagi. Pasti ujung-ujungnya malah jadi bad mood seharian. Iya nggak?

Advertisement

Karena hijab adalah kunci untuk mewujudkan penampilan yang stylish, rapi, dan elegan bagi para penggunanya, jadi kudu segera diatasi permasalahannya. Mengutip dari beberapa sumber, berikut tips mengatasi hijab style yang sering melorot. Ternyata pakai ciput saja nggak cukup lo!

1. Pilih dan gunakan hijab yang bahannya kaku, terutama saat mengenakan hijab pashmina

hijab bahan kaku | credit: PxHere via pxhere.com

Tak cuma model dan jenis hijab saja yang beragam, tapi bahannya juga macam-macam. Alih-alih menggunakan hijab yang lemas dan licin, lebih baik pakai hijab berbahan kaku saja supaya nggak gampang melorot. Kamu dapat menggunakan hijab katun atau berbahan voal, kashmir, dan viscose. Karena cukup tegang atau kaku, bahan-bahan tersebut tak akan membuat hijabmu melorot. Jangan khawatir, hijabnya tetap adem dan nyaman digunakan kok.

2. Hijab mesti disetrika sebelum dipakai. Tapi nggak perlu dilipat setelahnya

setrika hijab | credit: Racool_Studio via www.freepik.com

Sebelum dipakai, hijab mesti disetrika dulu supaya lebih gampang ditata. Pastikan kamu menyetrikanya dengan suhu yang sesuai dengan bahan hijabnya. Untuk hijab segi empat dan pasmina, lipatlah dulu menjadi dua bagian sebelum disetrika, sebab biasanya hijab ini lebih tipis bahannya dan rentan terbakar. Pastikan tak menekan area lipatan agar nggak menimbulkan garis lipat yang sulit dihilangkan. Kalau sudah, gantung hijab dan biarkan kainnya dingin dulu lalu baru digunakan atau disimpan.

Advertisement

3. Pakailah ciput atau bandana supaya hijab style nggak rusak karena melorot

pakai ciput | credit: FS-Stock via id.depositphotos.com

Demi kenyamanan, gunakanlah ciput yang bahan, model, dan ukurannya sesuai dengan kebutuhan serta bahan hijabmu. Karena selain meminimalisir hijab melorot, penggunaan ciput yang tepat juga dapat meminimalisir pusing. Salah satu model ciput yang dianjurkan yakni ciput bandana. Untuk bahannya, bisa menggunakan ciput spandek atau bahan kaus yang adem. Dengan memakai ciput ini, dijamin model hijab nggak akan berantakan dan rapi seharian.

4. Tahan hijab menggunakan jarum atau peniti, termasuk saat menggunakan hijab bergo dan hijab syar’i

pakai peniti | credit: Steve Buissinne via pixabay.com

Sematkan jarum atau peniti di bawah dagu supaya hijab syari nggak gampang melorot dan lebih kencang. Jika kamu menggunakan hijab berbahan licin, baiknya sematkan juga peniti pada kedua sisi dekat dengan telinga. Hindari menerapkan type of hijab turban karena leher atau telinga bisa terekspos, kecuali kalau memang gaya hijabmu begitu.

5. Ikatlah hijab dan selipkan di bagian kerah baju agar lebih kencang dan nggak gampang melorot

Advertisement

ikat dan masukkan ke kerah | credit: Aldo Picaso via www.pexels.com

Mengikat dan menyelipkan hijab ke dalam kerah dapat membuatnya lebih kuat dan nggak gampang melorot. Tapi jika kamu tak punya waktu untuk menyematkan jarumnya, ikatlah hijab ke bagian belakang saja. Supaya makin kencang, hijab bisa diikat dua kali. Nah, kalau pengin tampilan hijab cantik, maka tambah bros di atas ikatannya.

Namun sayangnya, trik ini mungkin kurang sesuai dengan aturan memakain hijab dalam Islam, sebab bagian dadanya kelihatan. Alternatifnya, gunakan saja hijab bergo maryam besar supaya lebih nyaman.

6. Jangan lupa ikat dan jepit rambutmu biar nggak keluar-keluar dan hijab makin kencang

ikat rambut | credit: PxHere via pxhere.com

Hal ini mesti dilakukan supaya semua rambut rapi dan nggak keluar dari hijab sekalipun tak memakai ciput. Untuk mengencangkan hijabnya, gunakan juga hair band atau penggulung rambut agar tatanannya lebih teratur. Jika rambutmu panjang, ikatlah dengan model kepang karena bentuk ikatan biasa tak bisa menahan gerakan rambutnya. Tips ini wajib dilakukan terutama saat memakai  hijab sport yang biasanya justru lebih ketat.

7. Semprot juga ujung hijab dengan hair spray biar makin kaku dan tegang

semprot hair spray | credit: cottonbro via www.pexels.com

Dengan menyemprotkan hair spray, dijamin hijab nggak akan melorot apalagi letoi tiba-tiba. Bahkan saat tumpuk dengan mukena pun, hijab akan tetap tegang dan nggak berubah bentuknya. Tips ini perlu dilakukan saat pergi ke acara formal, jadi kamu tak perlu terus-menerus membenahi hijabnya.

Caranya, lipat hijab segi empat membentuk segitiga. Kemudian semprot bagian dalam hijab dengan hair spray dan keringkan. Setelah kering, hijab siap digunakan.

8. Tips terakhir, tatalah hijab dengan sederhana dan gunakan jepit untuk depan hijabnya

pakai jepit | credit: Instagram @ismaaayaaa via www.instagram.com

Kadang kalau lihat model hijab online rasanya pengin ikut-ikutan jajal, padahal belum tentu nyaman. Lebih baik, tata hijab sesuai yang kenyamananmu saja. Daripada bikin model macam-macam, bagaimana jika kamu menambahkan jepitan di depan hijabnya? Selain mempercantik penampilan, penggunaan jepit juga dapat membuat hijab nggak melorot. Apalagi kalau pakai jepit tipis memanjang model bobby pin. Supaya makin kuat, jepit bisa disematkan di antara hijab dan ciput. Menarik bukan idenya?

Sekalipun sudah memakai bahan hijab terbaru berkualitas, kalau pakainya asal-asalan tetap melorot juga. Makanya, kudu menerapkan tips di atas supaya makin nyaman pakai hijabnya. Gih coba, biar nggak penasaran.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE