Siapa sih yang bakal nolak kalau disodorin gorengan? Kecuali atas alasan kesehatan, rasanya hampir nggak ada deh orang yang nggak menggemari jenis makanan ini. Sayangnya, makanan yang seringkali bikin nagih ini suka bikin penikmatnya merasa bersalah karena efek buruknya bagi kesehatan kesehatan jika dikonsumsi terus-terusan dan berlebihan. Tapi meski begitu, biasanya sih lidah tetap menang di atas concern akan kesehatan, hingga akibatnya jadi banyak keluhan penyakit yang muncul karena konsumsi gorengan ini.

Faktanya, makanan yang digoreng jika dikonsumsi dengan cara yang nggak tepat dalam jangka panjang memang akan berakibat buruk pada kesehatanmu. Siap-siap saja penyakit yang berhubungan dengan metabolisme, mutasi sel, kolesterol berlebih dan hipertensi bakal mengintai. Agar nggak sampai merugikan kesehatanmu, kali ini Hipwee akan membagikan tips praktis agar kamu tetap bisa mengonsumsi gorengan favoritmu. Yuk, simak bareng!

1. Mengganti minyak goreng dengan minyak zaitun khusus untuk menggoreng atau menumis bisa mengurangi risiko efek samping makanan goreng dibanding dengan menggoreng dengan minyak kelapa sawit biasa

Mevvah kalau keseringan konsumsi beginian via www.oliveoilsfromspain.org

Advertisement

Memang sedikit mahal sih, tapi sebanding kok dengan manfaatnya. Sesekali makan gorengan menggunakan minyak zaitun yang memang khusus untuk menggoreng bisa mengurangi dampak buruk makanan gorengan. Ingat, gunakan yang khusus untuk menggoreng, bukan extra virgin olive oil ya!

2. Ingin menyantap kentang goreng? Olah sendiri di rumah yuk! Merendamnya potongan kentang selama kurang lebih 30 menit sebelum digoreng bisa memangkas kandungan berbahaya acrylamide sampai 38%

Yummy! via www.today.com

Bahkan kalau direndam sampai 2 jam, kamu bisa memangkas kandungan acrylamide-nya sampai 48% lho. Acrylamide adalah sebuah substansi yang kerap dikaitkan dengan penyakit jantung dan kanker. Substansi ini meningkat saat kita memanaskan makanan yang mengandung zat tepung, entah itu dengan memanggang, membakar atau menggorengnya.

3. Konsumsi gorengan yang mengandung zat tepung sebaiknya dikombinasikan dengan sayuran, khususnya keluarga tanaman Cruciferae  seperti brokoli, kubis, kembang kol dan Brussels sprouts 

Coba bikin tempura sayur aja yuk~ via eatsmarter.com

Mengombinasikan gorengan dengan sayuran, khususnya jenis sayuran seperti brokoli dan bunga kol dapat membantu mengurangi efek buruk makanan gorengan. Intinya, saat makan gorengan wajib diseimbangkan dengan sayur atau buah-buahan segar.

4.  Makan gorengan nggak dosa kok. Yang penting batasi jumlah dan frekuensinya

Yang begini cukup sesekali aja ya! via suarapedia.com

Advertisement

Konsepnya sama seperti makan sehat satu kali nggak akan bikin kamu lebih baik, demikian juga makan junk food sekali nggak akan serta merta membuatmu berisiko terkena penyakit berbahaya. Sesekali saat ada acara khusus dan jumlah yang wajar, nggak apa-apa kok.

5. Usahakan yang kamu makan itu berbahan asli dan segar. Misalnya saat mau makan ayam goreng, ya makanlah ayam sungguhan, bukan ayam olahan nugget yang sudah banyak ketambahan zat aditif

Kurangi junk food dan rajin bikin sendiri di rumah aja via mozaic.mataharimall.com

Sama halnya kalau kamu mau makan kentang goreng, buat sendiri dari kentang sungguhan. Intinya sih, kalau makan gorengan, pastikan bahannya segar, baru dan ‘asli’. Minyaknya pun pakai minyak baru, bukan minyak bekas goreng berkali-kali.

6. Kurangi asupan karbohidrat saat kamu sudah banyak menyantap gorengan

Susah sih, di Indonesia apa-apa digoreng mulu! via www.klikkuningan.com

Biar nggak dobel lagi kalorinya~ Apalagi kalau dibarengi dengan konsumsi es, misalnya teh, waduh!  Hayo, yang biasa makan gorengan komplit sama nasi, dikurang-kurangin yuk kebiasaan ini!

7. Menggunakan tisu dapur untuk menyerap ekstra minyak pada makanan gorenganmu bisa bantu makanan jadi lebih kriuk dan nggak basah berminyak

Biar nggak makin berminyak dan makin ‘berdosa’ via www.onceuponachef.com

Selain itu, memanggang sebentar makanan yang digoreng bisa bantu mengurangi jumlah minyak yang terkandung dalam gorengan.

8. Last but not least, seimbangkan dengan aktif bergerak agar asupan kalori yang masuk nggak menumpuk begitu saja

Jangan mager mulu! via www.abc.net.au

Setelah kenyang makan gorengan, jangan lantas bermalas-malasan. Seimbangan dengan aktivitas yang membuatmu bergerak, misalnya jalan kaki atau naik turun tangga.

Hidup sehat nggak akan sulit kalau kamu menjalaninya dengan senang hati dan menyadari bahwa itu untuk masa depan kamu. Dengan hidup lebih aktif dan sehat, kamu bisa jadi lebih produktif dan bahagia. Setuju? Semoga artikel kali ini bermanfaat ya~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya