Nggak peduli berapapun usianya, semua orang terlebih kaum hawa tentu ingin senantiasa tampil memukau setiap saat. Salah satu cara untuk mencapai penampilan yang cantik maksimal tentunya adalah dengan merawat kulit dari dalam maupun dari luar dong ya? Nah, jika perawatan dari dalam bisa dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat dan seimbang, maka cara dari luar yang umumnya dilakukan adalah menggunakan produk perawatan kulit.

Beragam produk perawatan yang beredar di pasaran kerap diiklankan dengan begitu persuasif, sampai-sampai produk yang sebenarnya cuma dibutuhkan beberapa jadi membludak sampai belasan jumlahnya. Nggak apa-apa sih, selama produk tersebut memang bisa memenuhi kebutuhan kulitmu. Bahayanya kalau sampai produk-produk ternyata malah mengandung bahan berbahaya, seperti misalnya merkuri yang sedang dihebohkan para warganet akhir-akhir ini. Hmm, jadi gimana sih caranya membedakan produk bermerkuri dan apa saja sih dampaknya untuk kesehatan? Simak baik-baik ulasan Hipwee Tips kali ini ya!

1. Banyak unggahan simpang siur tentang bahaya produk bermerkuri di berbagai laman media sosial kamu. Tapi sebenarnya kamu tahu nggak nih yang apa dan bagaimana si merkuri ini?

Penampakannya sih cantik, tapi… via en.wikipedia.org

Advertisement

Dilansir dari halosehat.com dan livescience.com, merkuri atau disebut juga air raksa yang memiliki simbol Hg dalam tabel kimia ini merupakan salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam terlebih di lapisan kerak bumi seperti bebatuan, biji-bijian tambang, tanah, air dan bahkan udara. Simbol Hg merkuri dalam tabel kimia, diambil dari sebutannya dalam bahasa Yunani yaitu hydrargyrum yang bermakna ‘perak cair’ yang merujuk pada wujudnya yang terlihat bak perak berkilau yang dicairkan. Merkuri banyak dimanfaatkan dalam industri seperti pembuatan alat termometer dan pembuatan bohlam.

FYI, merkuri ini adalah salah satu elemen yang sangat beracun alias tingkat toksisitasnya sangat tinggi. Elemen ini juga mampu masuk ke tubuh melalui luka yang terbuka, terhirup atau tertelan. Merkuri sangat populer digunakan dalam produk pemutih kulit karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin sehingga kulit tampak lebih putih dalam waktu singkat. Tapi hati-hati guys, di balik kekuatan instannya tersebut, tersimpan bahaya mengerikan yang wajib diwaspadai!

2. Disebut-sebut sebagai kandungan yang berbahaya, ternyata ini risiko jangka pendek yang akan menimpa seseorang yang terpapar kandungan merkuri dalam konsentrasi besar

hati-hati tersiram air raksa atau terhirup uapnya! via www.crosswalk.com

Jika kamu (amit-amit ya) sampai terpapar merkuri dalam konsentrasi besar, maka dampaknya akan sangat mengerikan. Oleh karena itu penanganan zat ini wajib sangat berhati-hati dan dengan pengawasan ketat, seperti memakai sarung tangan dan masker penutup hidung dan mulut yang sesuai standar kesehatan.

Advertisement

Dampak jangka pendeknya jika sampai terpapar elemen ini dalam jumlah besar adalah sebagai berikut:

  • Jika sampai tersiram cairan merkuri atau air raksa, maka cairan yang bersifat korosif tersebut dapat melukai kulit karena dapat membuat lapisan kulit menipis. Yang pasti kulit dapat terbakar dan melepuh.
  • Kalau sampai kena mata, ya jangan tanya lagi ya seramnya gimana karena besar kemungkinan dapat mengalami kebutaan.
  • Jika terhirup dalam konsentrasi besar, efeknya dapat membuat seseorang mengalami keracunan
  • Meski dibanding jika terhirup, risiko tertelan sedikit lebih rendah namun tetap saja hal tersebut berbahaya. Terlebih kalau kamu memiliki fistula atau saluran tidak normal di tubuh, penyakit peradangan gastrointestinal atau jika merkuri tersimpan dalam jangka waktu lama di saluran gastrointestinal.

3. Dalam konsentrasi kecil, produk bermerkuri terkesan lebih aman karena efeknya tak instan terlihat. Tapi hati-hati, bahaya jangka panjangnya nggak kalah mengerikan dibanding terpapar langsung dalam jumlah besar!

Ingin terlihat putih bahkan meski sudah berkulit cerah… via www.indoindians.com

Merkuri dapat terserap melalui saluran pencernaan, kulit dan saluran pernafasan. Keracunan merkuri yang bersifat neurotoksin dapat memicu kerusakan sistem saraf pusat, gagal ginjal bahkan kerusakan otak. Karena bersifat larut dalam lemak, merkuri elemental ini mudah masuk melalui sawar darah otak dan plasenta.

Karena dapat masuk melalui plasenta, merkuri dapat mengganggu perkembangan janin. Di otak, merkuri akan terakumulasi di korteks cerebrum (otak besar) dan cerebellum (otak kecil) sehingga mengganggu fungsi enzim dan transport sel. Jadi ini lho alasannya kamu wajib waspada pakai produk apapun, terutama saat sedang hamil!

4. Sebenarnya cara paling baik untuk mendapatkan informasi akurat produk bermerkuri adalah dengan mengetesnya di laboratorium yang kompeten. Tapi, ada nggak ya cara mudah mengetesnya sendiri di rumah?

Biasanya sih penampakannya begini… via antie.info

Ada banyak informasi di jagat maya berseliweran tentang cara mengetahui apakah suatu produk mengandung merkuri atau nggak. Salah satunya adalah dengan melakukan tes menggosok produk dengan cincin emas atau sejenisnya yang ternyata adalah hoaks, saudara-saudara.

Tapi ada beberapa ciri produk bermerkuri secara kasat mata yang bisa jadi alarm untukmu. Ingat, sekali lagi ini hanya alarm agar kamu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati. Paling aman ya lebih baik jauhi krim sejenis ini!

  • Pada umumnya, krim terasa lengket
  • Krim pada umumnya nggak homogen alias nggak menyatu dan kasar, jika didiamkan biasanya minyak akan terpisah dari bagian yang padat
  • Bau aneh logam kerap tercium atau sebagian menggunakan parfum menyengat untuk menghilangkan aroma logam
  • Warnya umumnya sangat mencolok, umumnya warna kuning dan putih mengilat seperti mutiara
  • Saat digunakan, terasa panas dan gatal
  • Memberikan efek putih instan namun terlihat pucat dan nggak sehat
  • Kulit jadi super tipis dan bahkan nggak berjerawat
  • Lama kelamaan kulit akan berwarna abu-abu dan menghitam (amit-amit ya jangan sampai begini!)

Faktanya, satu-satunya cara paling valid untuk mengetahui dengan pasti dan akurat, produk kosmetikmu mengandung zat merkuri atau nggak adalah dengan melalui uji laboratorium secara intensif. Pasalnya, kandungan merkuri dalam suatu produk biasanya sudah bercampur dengan banyak bahan lain sehingga sulit mendeteksinya dengan cara pengetesan konvensional. Kecuali ya, produk yang kamu gunakan minimal 90% mengandung merkuri, yang sudah pasti mustahil ‘kan?

5. Sekarang kamu sudah yakin, bahwa semua produk yang kamu gunakan aman dari merkuri. Tapi ingat untuk tetap menerapkan tips ini untuk menghindari terjebak membeli produk bermerkuri di masa depan

Yuk jadi pembeli cerdas! via makeupandbeauty.com

Dilansir dari detik.com, selain pengujian di laboratorium sesuai kaidah yang berlaku, ada sejumlah cara yang bisa kamu lakukan untuk terhindar dari membeli produk bermerkuri. Sebagai konsumen cerdas, kamu wajib untuk mengecek hal-hal esensial pada suatu produk seperti pengecekan kemasan, pengecekan izin edar resmi dan pengecekkan tanggal kedaluwarsa. Intinya sih selalu waspadalah saat membeli produk di tempat-tempat yang terkesan kurang meyakinkan. Terlebih saat berbelanja secara online, di mana kontrolnya masih sangat rendah, di sini kamu wajib ekstra hati-hati.

Ingat, jangan sampai hanya gara-gara iklan di situs atau media sosial yang mengiming-imingi janji putih instan dengan memanfaatkan banyak artis atau selebgram terkenal, kamu sampai terjerumus membeli produk yang dari segi kemasan saja meragukan dan banyak typo-nya. Lagipula, cantik nggak selalu harus putih kok! Apalagi putihnya dalam waktu super singkat.

6. Curiga produk yang kamu gunakan bermerkuri atau mengandung bahan berbahaya? Alih-alih mengunggahnya agar cari sensasi berfaedah di media sosial, lebih baik segera laporkan kepada yang berwenang!

Ingat, kita punya BPOM lho guys jadi manfaatkanlah! via ulpk.pom.go.id

Sebagai konsumen warganet yang cerdas dan bermartabat, jangan pernah panik apalagi asal membagikan info seputar produk bermerkuri di media sosial. Apalagi sampai ikutan melakukan tes ala-ala di rumah berbekal ilmu dari unggahan yang marak di media sosial. Pasalnya, selain nggak ada faedahnya, salah-salah kamu bisa terjerat pasal UU ITE tentang penyebaran hoaks lho! Cara paling bijak saat menemukan atau tak sengaja membeli produk palsu yang kamu curigai mengandung bahan-bahan berbahaya adalah dengan segera melaporkannya ke Unit Layanan Pengaduan Konsumen BPOM yang berwenang untuk melakukan pengecekan di laboratorium.

Intinya, mari syukuri apa yang sudah Tuhan berikan pada kita. Warna kulit apapun bakal terlihat cantik, asal sehat, lembap dan terawat. Ada banyak kok cara-cara aman yang bisa kamu lakukan untuk membuat kulit jadi lebih cerah dan jauh dari kusam, tanpa perlu sampai mengorbankan kesehatan tubuh demi janji-janji kulit super putih dan glowing bak barbie. Ingat, kulitmu itu terbuat dari jaringan sel bukan dari plastik yang nggak punya cela!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya