Tahukah kamu? Ternyata ada beberapa hal yang diam-diam menyebabkan badanmu makin melar meski kamu nggak menyadarinya. Padahal mungkin kamu merasa sudah melakukan yang terbaik agar berat badanmu nggak naik lagi.

Nah, biar kamu bisa lebih waspada, hal-hal remeh ini ternyata turut menyumbang lemak dalam tubuh dan menjadikanmu lebih gemuk. Siapa tahu salah satu diantaranya adalah yang jadi biang kerok dibalik naiknya timbanganmu. Yuk, simak!

1. Makan terlalu cepat ternyata berpengaruh terhadap jumlah makanan yang masuk ke mulut. Apakah kamu melakukannya?

makanya, jangan buru-buru

makanya, jangan buru-buru via images.fashionnstyle.com

Advertisement

Pada saat kamu makan dengan cepat, hormon ghrelin yang memberi sinyal ketika perut merasa lapar menurun. Padahal diperlukan waktu selama 20 menit untuk memulai makan hingga pesan untuk berhenti makan sampai ke otak. Sederhananya, ketika kamu makan terlalu cepat maka kamu akan cenderung memenuhi perut dengan makanan berlebih.

2. Alih-alih konsumsi makanan berlabel ‘low fat’ untuk program diet, justru kalori berlebihlah yang akan kamu dapat

low fat

low fat via arogyamasthu.com

Kebanyakan makanan yang diklaim sebagai makanan yang khusus program diet justru menyimpan banyak kalori. Lemak dalam makanan tersebut akan diganti dengan gula atau bahan-bahan kimia lain yang justru lebih berbahaya ketimbang lemak. Zat gula diserap oleh tubuh dengan sangat cepat, sehingga kamu akan merasa lebih cepat lapar dan semakin sering makan.

Teliti terlebih dahulu kandungan zat di dalam makanan rendah lemak sebelum mengonsumsinya.

3. Melewatkan jam makan normal, misalnya sarapan dirapel dengan makan siang sehingga jadwal makan menjadi kacau
jangan telat makan :(

jangan telat makan 🙁 via fastcompany.com

Advertisement

Denis Bruner, seorang spesialis obesitas menyatakan bahwa melewatkan sarapan dapat memperlambat proses metabolisme tubuh, akibatnya tubuhmu akan cepat merasa lapar sehingga pada saat jam makan selanjutnya kamu bernafsu untuk makan lebih banyak dan lebih sering ngemil apa pun.

4. Hati-hati kalau sering bergaul dengan teman yang juga mengalami kegemukan. Memang bukan penyakit sih, tapi bisa menular!
bisa menular

bisa menular via dailymail.co.uk

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine, menemukan bahwa kegemukan bisa jadi disebabkan karena ‘tertular’ lingkungan sekitar. Kesimpulannya adalah memiliki seorang teman atau kerabat yang obesitas juga bisa meningkatkan peluangmu untuk mengalami obesitas pula hingga 50%.

5. Siapa sangka kalau ternyata mengenakan pakaian yang dirasa kurang nyaman dapat memicu kegemukan? Ini alasannya

pakai pakaian yang nyaman

pakai pakaian yang nyaman via theminiaturebox.com

Penelitian dari Universitas Wisconsin menemukan bahwa pakaian yang nyaman untuk dipakai sehari-hari (longgar, nggak gerah) dapat meningkatkan motivasi untuk melakukan aktivitas fisik sehingga kalori lebih banyak terbakar.

6. Siapa bilang pola tidur nggak berpengaruh terhadap obesitas? Kamu yang tidur nggak teratur berisiko cepat gemuk

pola tidur kacau

pola tidur kacau via i.huffpost.com

Tidur yang sedikit dapat meningkatkan hormon penstimulasi nafsu makan. Itulah yang menyebabkan kamu akan terus merasa lapar dan memilih makanan yang manis-manis serta penuh kalori ketika terjaga. Nah, cara cepat dan mudah untuk mempertahankan berat badan antara lain dengan melewatkan acara TV favoritmu di malam hari dan pergi tidur lebih cepat.

7. Nggak cuma kurang tidur, kurang minum air putih juga bikin kamu gagal diet. Alhasil, badan jadi melar

jangan sampai dehidrasi

jangan sampai dehidrasi via www.rd.com

Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum air secara teratur dapat membantu menurunkan berat badan. Minum air sebelum makan membantu mengontrol porsi makan dan makan makanan yang mengandung banyak air (buah-buahan dan sayuran) akan membuat kenyang lebih cepat, sehingga makan pun jadi lebih sedikit.

8. Olahraga memang solusi mencegah obesitas, tapi jika olahraga dilakukan dalam keadaaan perut kosong, ini justru akan jadi masalah kegemukan

jangan lupa makan dulu

jangan lupa makan dulu via thesportgps.com

Makan sebelum berolahraga bukan hanya membantu tubuh menghindari kehilangan massa otot, tetapi juga memiliki banyak energi untuk berolahraga. Sehingga selepas berolahraga kamu nggak akan kalap atau mengonsumsi makanan lebih banyak daripada biasanya.

9. Minum jus memang baik, tapi mencampurnya dengan susu kental manis itu berisiko obesitas, meski pun tanpa gula

percuma juga kalau pakai susu

percuma juga kalau pakai susu via www.publicdomainpictures.net

Kecenderungan para pelaku diet adalah lebih memilih minum segelas jus tanpa mengonsumsi sumber makanan sedikit pun. Parahnya, jus itu dicampur dengan susu kental manis yang tinggi gula. Hanya makan buah tanpa mengonsumsi makanan lainnya hanya akan membuat kamu kekurangan nutrisi.

10. Kebiasaan memotong makanan bukannya bikin kamu makan lebih sedikit, justru kecenderungannya kamu akan makan lebih banyak dan lebih banyak lagi

jangan terbiasa memotong makanan

jangan terbiasa memotong makanan via pheebsfoods.com

Memotong makanan merupakan kebiasaan sepele yang nggak banyak diperhatikan orang. Memotong makanan menjadi potongan-potongan kecil justru menimbulkan ketertarikan dan minat untuk makan lebih banyak dan terus menerus. Kamu nggak akan terasa kenyang karena menganggap potongan-potongan makanan ini nggak banyak memberikan pengaruh.

Kebiasaan-kebiasaan di atas sangat sepele bukan? Tapi setelah tahu dampaknya, kamu nggak boleh lagi menyepelekannya. Segera hentikan dan ubah kebiasaan-kebiasaan sepele tersebut. Semoga usahamu untuk menurunkan berat badan akan lebih lancar dan sukses, ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya