5 Kesalahan (yang Harus Dihindari) Saat Pakai Skincare. Ini Alasan Perawatanmu Belum Berhasil!

kesalahan pakai skincare

Sekarang ini, skincare sudah jadi salah satu kebutuhan bagi sebagian besar orang, khususnya para cewek. Tapi, apakah penggunaan skincare-mu sudah benar? Pernah nggak sih kamu merasa, sudah pake skincare dengan bahan khusus untuk menangani masalah kulit tertentu, tapi kok kulit wajah gitu-gitu aja ya?

Advertisement

Hmm, tanpa kamu sadari, mungkin kamu masih melakukan kesalahan-kesalahan dalam penggunaan skincare. Urutan penggunaan dan penyimpanan bisa memengaruhi efektivitas skincare lo. Bisa jadi, kamu juga salah persepsi dan cuma asal ikut tren skincare yang ada. Yuk, cek, apakah ada kesalahan di bawah ini yang sempat kamu lakukan?

1. Urutan penggunaan skincare-mu masih salah. Aturannya simpel, gunakan skincare mulai dari yang teksturnya paling ringan hingga yang paling berat. Eits, pastikan mukamu bebas makeup dulu ya!

skincare routine via www.instagram.com

Untuk dasarnya, gunakan skincare yang teksturnya paling cair/watery terlebih dahulu. Lalu diikuti dengan yang lebih kental (sedikit tebal, tapi masih berair) dan lebih creamy (seperti whipped cream). Artinya, urutan yang benar adalah toner/essence, serum, moisturizer, dan oil.

Produk bertekstur berat biasanya mengandung minyak. Fungsinya sebagai ‘selimut’ bagi kulit untuk mempertahankan kelembapan kulit dan melindunginya dari luar. Jadi, bahan-bahan bertekstur ringan yang kamu aplikasikan setelahnya nggak bisa meresap dengan baik ke dalam kulit.

Advertisement

Aturan kedua, gunakan skincare dengan kandungan ber-pH rendah terlebih dahulu, alias dari pH asam ke basa. Semakin rendah pH, semakin mudah ia meresap ke dalam kulit! Beberapa bahan yang pH-nya rendah adalah AHA, BHA, dan vitamin C.

2. Dalam skincare routine-mu, ada skincare dengan ingredients yang sebenarnya nggak boleh dicampurkan. Ini nih pentingnya membaca kandungan skincare sebelum menggunakannya!

perhatikan kandungan skincare-mu via blog.reneerouleau.com

Skincare biasanya mengandung satu bahan aktif yang menawarkan hasil tertentu pada kulit, misalnya niacinamide yang dapat mencerahkan kulit. Nah, beberapa gabungan bahan aktif tersebut malah dapat mengakibatkan iritasi dan merusak pelindung kulit. Mending, kamu langsung beli satu produk yang memang sudah mengandung kedua bahan aktif yang kamu mau.

Untuk kamu yang berjerawat dan sedang menggunakan bahan benzoyl peroxide, jangan digabungkan dengan eksfoliator kimiawi, seperti AHA dan BHA, ya! Kombinasi ini membuat sensasi panas, menyengat di kulit, serta dapat melebarkan pori-pori kulit wajah. Kamu bisa menggunakan kombinasi bahan-bahan ini secara bergantian, di hari yang berbeda, atau mencari alternatif dari bahan aktif tersebut. Nah, aturan kombinasi lainnya bisa kamu lihat dalam tabel di bawah ini.

kombinasi bahan-bahan aktif dalam skincare

Advertisement

3. Kamu masih malas re-apply sunscreen atau malah nggak menggunakan sunscreen sama sekali. Tanpa sunscreen dengan takaran yang sesuai, semua rangkaian skincare akan sia-sia karena paparan sinar matahari yang dapat menembus kulit

sunscreen via unsplash.com

Sinar matahari mengandung UV A dan UV B yang menyebabkan penggelapan dan penuaan kulit. Bahkan, menurut WHO, UV A dapat menyebabkan kanker kulit, lo! Makanya, sunscreen wajib banget masuk ke dalam rangkaian skincare. Takaran sunscreen yang dianjurkan adalah sebanyak seperempat sendok teh. Sunscreen bisa kamu pakai di urutan terakhir rangkaian skincare sebelum memakai makeup.

Ah, nggak usah pakai sunscreen, kan foundation-ku udah ada SPF-nya.

Kalau begitu, foundation-mu harus diaplikasikan sebanyak 1/4 sendok teh juga. Artinya, kamu harus memompa  foundation jenis pump sebanyak 11 kali! Terbayang deh, kayak apa wajahmu nanti.

Re-apply sunscreen nggak kalah penting, lo. Hitung kapan kamu harus reapply sunscreen dengan rumus 10 menit x angka SPF sunscreen. Misalnya, sunscreen-mu punya SPF 30. Artinya, kamu harus reapply dalam waktu 10 menit x 30 SPF = 300 menit atau 5 jam.

4. Mungkin kamu menyimpan skincare di tempat yang nggak seharusnya. Skincare sebenarnya nggak harus disimpan di kulkas kok!

kulkas skincare | credit photo: Instagram @beauty.fridge.diary and @collectionofvials via www.instagram.com

Beberapa orang senang menyimpan skincare di dalam kulkas, mungkin kamu juga. Pada dasarnya, semua skincare sebaiknya disimpan di suhu kamar atau suhu normal. Namun, memang ada beberapa formula skincare yang lebih baik jika disimpan di lingkungan yang dingin, contohnya vitamin C yang mudah teroksidasi saat terpapar sinar matahari. Jadi, sebaiknya kamu simpan di tempat tertutup atau di kulkas.

Skincare yang berbasis air (seperti toner atau sheet mask), sebenarnya nggak perlu kamu simpan di kulkas, kecuali kamu pengin efek yang lebih dingin dan menenangkan. Ada juga skincare yang sebaiknya nggak disimpan di tempat yang dingin atau terlalu panas, seperti sunscreen yang formulanya lebih stabil di suhu ruangan.

5. Kamu mengikuti tren yang ada, seperti 10 steps skincare routine, tanpa tahu apa yang sebenarnya kulitmu butuhkan dan jadi terlalu banyak menggunakan skincare. Padahal, basic skincare cuma ada 3 lo: cleanser, moisturizer, dan sunscreen

cari tahu kebutuhan skincare-mu via www.instagram.com

Penggunaan skincare yang berlapis-lapis bisa mengakibatkan iritasi akibat berbagai reaksi yang terjadi pada kulit. Sudah begitu, jatuhnya, kamu malah bisa menghambur-hamburkan uang.

Tahukah kamu, kebanyakan jenis produk selain skincare dasar sebenarnya punya formula yang sama. Harganya saja yang beda. Misalnya, moisturizer punya kandungan yang relatif sama dengan eye cream. Jadi, kalau moisturizer-mu aman-aman saja digunakan di sekitar mata, kenapa nggak?

Kamu juga bisa mencoba skincare diet, yakni dengan mengurangi rangkaian skincare dan hanya menggunakan skincare dasar saja. Secara alami, kulit akan mengalami proses detoksifikasi dari kandungan bahan kimia yang menumpuk. Terapkan hal ini selama beberapa hari dan lihat apa yang terjadi pada kulitmu!

Nah, itu dia lima kesalahan yang mungkin saja kamu lakukan saat menggunakan skincare. Mulai sekarang, coba ubah kebiasaanmu dalam menggunakan skincare, ya! Selamat merawat kulit wajahmu!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE