Ingin Punya Aset dengan Gaji yang Mepet? Bisa Banget kalau Sudah Tahu Cara Ini!

mengatur finansial gaji pas-pasan

Bagi beberapa orang, mendapatkan pekerjaan baru atau promosi ke posisi lebih tinggi merupakan hal yang sulit untuk diraih. Paling tidak, beberapa orang perlu bertahun-tahun untuk mendapatkannya. Tak peduli berapa pekerjaan sampingan yang dijalani, rasanya penghasilan yang didapatkan bisa dikatakan sekadar cukup untuk memenuhi kebutuhan saja. Akhirnya, sambil menunggu kesempatan datang kita harus bertahan dengan pendapatan saat ini yang masih ‘pas-pasan.’

Lantas, apakah hidup kita akan seperti itu terus-terusan?

Tenang… Kabar baiknya, kita ternyata tetap bisa naik kelas secara finansial walaupun mungkin pendapatan masih di angka yang segitu-gitu aja lo. Bagaimana caranya?

Sebelum klaim bahwa pendapatan kita pas-pasan, coba deh cek dulu apakah benar ‘pas-pasan’ atau jangan-jangan salah perhitungan?

Pertama, pastikan dulu kenapa pas-pasannya. Apakah sudah dihitung benar penghasilan dikurangi pengeluaran memang sama persis tanpa sisa? Kalau belum pernah dicatat dan dihitung, frasa “pas-pasan” rasanya belum valid karena kita belum pernah tracking sama sekali. Siapa tahu memang ada pengeluaran terlalu besar? Atau mungkin kamu menghidupi terlalu banyak tanggungan?

Kedua, naik kelas dalam financial planning itu ada urutannya. Yang pertama level paling dasar, yaitu mencukupi kebutuhan rutin bulanan. Setelah terpenuhi dan ada sisa, kamu bisa mulai mengumpulkan dana darurat. Selanjutnya, mulai memikirkan rencana saat sakit atau pencari nafkah utama meninggal dunia. Yang terakhir, investasi dana pensiun, dana pendidikan, dan seterusnya juga bisa direncanakan.

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini