Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

jendela dapur

Dapur menjadi salah satu ruangan dalam rumah yang fungsinya cukup vital, itulah kenapa, dapur perlu diatur senyaman mungkin penataannya. Selain mengatur tinggi meja dapur atau kelengkapan perabotnya, penting juga untuk menyediakan ventilasi yang cukup mengingat aktivitas memasak sering bikin suhu dapur jadi meningkat. Selain berfungsi sebagai tempat bertukar udara, ventilasi ini juga bisa jadi media masuknya cahaya sekaligus elemen dekorasi yang manis untuk dapurmu. Nah, ventilasi ini juga sebaiknya dibuat cukup lebar, misalnya dalam bentuk jendela dapur.

Cara lain yang ampuh untuk membuat asap dari kegiatan memasak maupun bau menyengat dari makanan tertentu nggak menyebar ke ruangan lain di dalam rumah adalah dengan memasang exhaust fan atau sejenis kipas angin yang difungsikan untuk sirkulasi udara. Tapi memang, menyediakan jendela dapur sudah paling ideal. Simak ulasan Hipwee Tips berikut untuk mengetahui lebih jauh bagaimana pentingnya jendela dapur maupun referensi penempatan juga modelnya.

ADVERTISEMENTS

Pentingnya penggunaan jendela dapur

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

pentingnya jendela dapur via decoratorist.com

Aktivitas memasak yang nggak jauh-jauh dari menyalakan kompor bikin kualitas udara di dapur menjadi sumpek dan mengganggu pernapasan. Kalau dapurmu nggak ada ventilasinya, oksigen yang terbakar oleh api kompor ini nggak akan tergantikan oleh aliran udara baru. Nah, di sinilah fungsi jendela dapur, yakni sebagai tempat pertukaran udara yang mengeluarkan bau menyengat dari dapur dan menggantikannya dengan udara yang lebih bersih.

Tak hanya itu, jendela dapur kecil maupun besar ukurannya akan membantu meneruskan cahaya dari luar dan menerangi area dapur, hal ini bakal mengurangi kelembapan yang bisa memicu pertumbuhan jamur.

ADVERTISEMENTS

Model dan material jendela dapur

1. Jendela dapur aluminium

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

jendela aluminium via id.pinterest.com

Properti dari aluminium banyak digunakan sekarang ini, seperti untuk pintu maupun jendela. Untuk jendela sendiri, biasanya alumunium digunakan pada bagian kusen, sedangkan muka jendelanya menggunakan material kaca. Kelebihan dari jendela dapur aluminium antara lain desainnya yang bisa dibuat sesuai pesanan, kusen jendela alumunium ini materialnya kuat namun bobotnya ringan, ekonomis, serta tahan rapuh maupun rayap.

2. Jendela dapur kayu

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

jendela kayu via ruangarsitek.id

Jendela dapur berbahan kayu tentu tampak natural secara estetika. Jendela dapur kayu relatif fleksibel untuk disesuaikan dengan gaya arsitektur rumah, baik tradisional, minimalis, maupun klasik. Berbeda dengan jendela aluminium, jendela kayu justru mampu menahan cuaca dan nggak mudah memuai maupun menyusut di cuaca panas atau dingin. Sayang, agak sulit menemukan kualitas kayu yang bagus, harganya pun tentu lebih mahal dibanding jendela kualitas biasa.

3. Jendela dapur geser

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

jendela geser via ndikhome.com

Sama halnya dengan pintu geser, jendela geser atau sliding juga banyak dipakai untuk rumah gaya modern ataupun rumah minimalis. Jendela dapur geser ini sering dimanfaatkan untuk menghemat tempat karena nggak perlu membuka daun jendelanya sehingga nggak membutuhkan banyak space. Cara membukanya tinggal menggeser ke kiri ataupun ke kanan sesuai dengan keinginan. Kekurangan dari jendela dapur sliding ini adalah kurang maksimalnya penutupan karena bisa jadi masih ada celah udara yang masuk ke dalam.

Tipenya jendela geser ini ada jendela geser horizontal maupun vertikal. Untuk jenis bukaannya, jendela geser terbagi menjadi jendela geser 1 daun hingga 4 daun, tergantung ini tergantung lebar area dan bukaannya.

ADVERTISEMENTS

Posisi yang pas untuk penempatan jendela dapur

1. Jendela dapur di atas sink atau tempat cuci piring

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

di atas cuci piring via www.anglianhome.co.uk

Lokasi yang paling biasa namun pas untuk menaruh jendela dapur kecil adalah pada dinding di atas tempat cuci piring. Ukuran jendela bisa disesuaikan dengan lebar area mencuci. Efeknya bisa sangat menyegarkan, terlebih kalau jendela dapur ini mengarah pada pemandangan luar rumah yang istimewa. Mencuci piring sambil menikmati pemandangan tentu lebih menenangkan bukan?

2. Jendela dapur yang di pasang di pojokan

Bagian pojok dapur biasanya jarang dipakai untuk penempatan kitchen kabinet yang relatif sulit dijangkau. Nah, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengaplikasikan jendela dapur minimalis. Lagipula, bagian pojok dapur termasuk area lembap yang akan bagus jika dilengkapi dengan ventilasi di sekitarnya.

3. Memasang jendela dapur di area kabinet atas

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

di area kabinet atas via www.1adstudio.com

Kalau bagian atas dapurmu kosong alias nggak dipasangi kabinet atau lemari, kamu bisa mengaplikasikan jendela dapur rumah minimalis di sana. Lubang udara di bagian atas bermanfaat untuk mengeluarkan udara panas yang menyelimuti dapur saat digunakan. Kamu juga bisa menempatkan jendela di sepanjang dapur atau di salah satu bagian dapur. Misalnya di dinding antara permukaan meja dapur dan lemari dapur bagian atas.

4. Jendela dapur yang menghadap arah matahari

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

menghadap matahari via windowreplacementsga.com

Ketika memasang jendela menghadap ke arah timur, kamu bisa mendapatkan sinar matahari hangat setiap pagi dan nggak kena silaunya matahari sore. Sementara itu, jendela yang menghadap ke utara akan lebih sedikit kemasukan sinar matahari. Sebaliknya, jendela yang menghadap ke selatan mampu memasukkan sinar matahari secara optimal sepanjang hari, tapi bisa jadi lebih panas dapurmu nanti.

5. Jendela dapur yang dipasang di sekeliling ruangan

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

di sekeliling dapur via www.homebunch.com

Kalau sekiranya dapurmu berada di salah satu sudut rumah dan kamu nggak berada di perumahan padat penduduk, cobalah pasang jendela mengelilingi dapur. Jendela yang dipasang semacam ini bisa menambah jumlah sinar matahari yang masuk ke dapur, pilihlah jendela dapur kecil saja. Cara ini berlaku kalau kamu hanya menggunakan rak dan laci dapur minimalis dan nggak memasang kabinet di dinding dapur.

ADVERTISEMENTS

Contoh tirai yang bisa dipasang di jendela dapur

Jendela dapur kerap nggak diperhatikan sisi keindahannya. Untuk memberi nuansa yang berbeda, kamu bisa menambahkan tirai pada jendela dapur. Selain untuk menghias dapur, tirai juga berfungsi sebagai penyaring sinar matahari serta melindungi perabot dan bahan makanan dari sinar UV. Pilih tirai bermotif cantik dan warna yang senada dengan cat dinding dapur, ya!

1. Tirai warna hitam putih bermotif kotak-kotak bisa dipadukan dengan dapur bergaya apa pun, juga layak dipasang sebagai pemanis jendela dapur. Biar nggak kelihatan polos, kamu bisa tambahkan kain berpola lain seperti bunga-bunga kecil pada sisi bawah tirai

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

kotak-kotak hitam putih via www.amazon.com

2. Tampilan dapur yang kalem cocok dipadukan dengan tirai dengan motif yang lebih simpel dengan warna kain cerah. Terlebih kalau kamu mengaplikasikan warna cokelat pada bingkai jendela kayu dan warna krem pada dinding dapurnya. Kesan yang tercipta adalah hangat namun lembut

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

warna cerah via www.rumah.com

3. Kalau nuansa dapurmu didominasi warna putih baik pada dinding maupun perabotnya, maka pemilihan warna dan motif tirai bisa disesuaikan dengan selera

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

tirai untuk dapur dominan putih via wallpapergordyn.com

4. Kain vitrase atau kain transparan bermotif juga bisa kamu gunakan sebagai pengganti tirai kain tebal. Vitrase akan menahan akses visual dari luar sehingga privasimu di dapur tetap terjaga, namun sayang bahan ini kurang bisa menghalau sinar matahar dengan maksimal

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

vitrase via id.pinterest.com

5. Selain tirai kain, tirai berbahan bambu alias kerai juga bisa digunakan sebagai penutup jendela dapur. Tapi mesti dibersihkan dan dirawat berkala untuk menghindari pertumbuhan jamur

6. Menggunakan tirai kanopi sebagai pemanis jendela dapurmu bakal membuat ruangan serasa di kafe ataupun restoran. Corak garis-garis berwarna gelap cocok buatmu yang menyukai gaya vintage

Model Jendela Dapur untuk Sirkulasi Udara Saat Memasak. Sekecil Apa pun, Sebaiknya Tetap Ada

kanopi ala-ala via www.pinterest.dk

Selain memaksimalkan model maupun penempatannya, jangan lupa untuk selalu membersihkan jendela dapur dengan rutin setiap minggunya, mengingat seringkali uap minyak saat memasak akan menempel di lubang dan merusak kosen jendela. Dan satu lagi yang patut dicatat, jangan sejajarkan tinggi kompor dengan jendela dapur karena angin yang masuk dapat mengganggu kobaran api kompor saat memasak. Demikian, selamat berkreasi, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

salt of the earth, light of the world