Beberapa cewek mengeluhkan tentang ukuran payudaranya yang nggak sama, gede sebelah, alias asimetris. Perbedaannya ini akan tampak terutama saat berkaca. Pertanyaannya adalah, normal nggak ya?

Pakar kesehatan dr. Vera Nevyta, Sp. Rad, menyebutkan bahwa ukuran payudara cewek memang cenderung nggak sama, seperti dilansir dari Dokter Sehat. Perbedaannya juga beragam, ada yang nggak begitu terlihat, tapi ada juga yang signifikan perbedaannya.

Advertisement

Jadi bisa dibilang kalau payudara gede sebelah itu kondisi yang normal, asalkan nggak terlalu kentara banget perbedaannya. Sebelum berpikir aneh-aneh, mending cari tahu dulu yuk apa penyebab payudara asimetris bareng Hipwee Tips.

1. Perubahan hormon saat masa puber sering menyebabkan pertumbuhan payudara nggak terjadi berbarengan dan memicu perbedaan ukuran

pengaruh hormon saat puber via www.medicalnewstoday.com

Saat memasuki masa puber, payudara akan bertambah besar karena meningkatnya hormon estrogen. Tapi karena produksi hormonnya ini masih belum stabil, maka perkembangan payudara kiri dan kanannya juga mengalami perbedaan. Hal ini wajar terjadi di usia remaja. Nah, semakin bertambahnya umur, kedua payudara akan menyeimbangkan ukuran dengan sendirinya dan menetap sampai ukurannya sempurna.

2. Selain saat puber, perubahan hormon saat memasuki masa ovulasi atau di awal siklus menstruasi juga punya pengaruh

lagi mens via www.health.com

Saat tubuh mengalami perubahan hormon, contohnya saat sedang memasuki masa ovulasi, terkadang jaringan payudara akan berubah, terasa lebih penuh dan sensitif. Hal ini akan semakin terasa saat menstruasi karena kelenjar susu akan mengalami pembengkakan sebagai respon perubahan kadar hormon. Makanya, payudaramu terasa kencang saat mens.

3. Menurut penelitian, umumnya payudara kiri lebih besar dari yang kanan karena faktor khusus

cenderung besar sebelah kanan via tokyobustreview.blogspot.com

Advertisement

Dilansir Kompas, penelitian di Turki mengungkap bahwa bagian tubuh sebelah kiri umumnya lebih tinggi sensitivitas dan imunitasnya. Kondisi ini juga akan memengaruhi hormon estrogen. Ada juga teori lain yang bilang bahwa payudara kiri lebih besar dibanding kanan karena letaknya di dekat jantung yang memiliki banyak pembuluh darah, urat nadi, dan lapisan lemak yang melindungi jantung.

4. Cedera traumatis karena posisi anatomis tubuh yang nggak sejajar, juga bisa…

karena skoliosis via cintaihidup.com

Payudara besar sebelah juga bisa disebabkan oleh faktor cedera traumatis atau cacat fisik. Kondisi tubuh yang nggak normal terkadang bisa mempengaruhi ukuran payudara. Misalnya, adanya gangguan pada bentuk dinding dada, kondisi tulang belakang yang abnormal atau skoliosis, maupun cedera-cedera lainnya.

5. Payudara gede satu bisa juga disebabkan karena efek kehamilan dan kebiasaan dalam menyusui

hamil dan menyusui via www.medicalnewstoday.com

Pada masa kehamilan, tubuh cewek akan mempersiapkan diri untuk menjalani proses menyusui dengan memproduksi ASI. Membuncahnya hormon yang memengaruhi kelenjar susu ini yang menyebabkan ukuran payudara menjadi berbeda. Kebiasaan menyusui juga bisa jadi penyebab. Makanya disarankan untuk menggunakan kedua payudara secara bergantian saat menyusui, agar payudaranya nggak gede sebelah nanti.

6. Kamu yang konsumsi obat-obatan seperti pil KB juga berpotensi punya payudara yang besar sebelah

minum pil KB via www.medicalnewstoday.com

Jenis obat-obatan yang mengubah struktur hormon seperti pil KB bisa jadi penyebab perkembangan payudara yang nggak seimbang. Peningkatan jumlah hormon akibat penggunakan kontrasepsi itu bisa mengakibatkan reaksi membesarnya jaringan payudara untuk sementara waktu.

7. Atau jangan-jangan anggota keluargamu juga mengalami hal yang sama. Berarti emang udah dari sananya…

keturunan via nbcf.org.au

Faktor gen juga memengaruhi seberapa besar perbedaan ukuran payudara kiri dan kanan. Kalau ibu atau nenekmu punya payudara yang terlihat jelas asimetris, jangan heran kalau kamu juga mengalami hal yang sama.

8. Tapi, hati-hati kalau perbedaan ukurannya kentara banget, atau tiba-tiba berubah ukuran dalam waktu singkat. Bisa jadi tanda-tanda kanker lo!

karena kanker payudara via www.cancer.gov

Kalau perubahan ukuran payudara terjadi secara tiba-tiba dan tampak sangat jelas, segera konsultasikan dengan dokter. Perubahan mendadak pada bentuk dan ukuran payudara bisa menjadi pertanda infeksi, benjolan, kista, atau bahkan kanker payudara. Apalagi kalau disertai dengan keluhan lain seperti nyeri, benjolan, muncul lesung atau kemerahan.

Cara terbaik untuk mengantisipasi kemungkinan yang berisiko, lakukan SADARI atau periksa payudara sendiri untuk memerhatikan perubahan sekecil apapun dari payudaramu. Kalau memang kamu mengalami payudara yang gede sebelah, bisa diakali dengan menggunakan bra dengan tambahan bantalan pada payudara yang lebih kecil agar bisa seimbang ukurannya.

Nah, buatmu yang nggak punya masalah dengan payudara, usahakan untuk selalu menjaga kesehatannya dengan menggunakan bra yang pas dan rutin melakukan olahraga yang melatih otot dada seperti push-up misalnya. Semoga menjawab keresahanmu, ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya