Kondisi perut seringkali nggak sinkron dengan keinginan. Pengen banget diet sehat, tapi godaan rasa lapar kayaknya nggak bisa ditahan. Ujung-ujungnya kamu bisa makan lagi, meski ini sudah yang kelima kali. Memang membingungkan rasanya saat mengatasi perut keroncongan yang nggak santai. Apalagi kalau bukan: MAKAN.

Menurut penjelasan medis, kondisi perut lapar tidak selalu harus diatasi dengan cara makan. Sebab, hal seperti itu merupakan hal yang wajar terjadi pada tiap orang. Kamu tak perlu selalu makan untuk mengatasi perut yang tiba-tiba melapar. Untuk itu, simak ulasan berikut ini agar kamu nggak selalu kesal sama perut yang gampang lapar sepanjang waktu.

1. Sering cemas atau sedang mengalami depresi membuatmu mudah lapar. Karena di dalam tubuh tak memiliki cukup hormon serotonin

depresi via unsplash.com

Advertisement

Kamu yang sering mengalami kecemasan atau depresi ternyata bisa memunculkan rasa lapar. Berdasarkan studi Harvard Medical School, orang yang depresi dianggap memiliki ketidakcukupan hormon serotonin di dalam tubuh. Salah satu cara untuk meningkatkan hormon serotonin ini melalui asupan makanan seperti kacang, tomat, dan nanas. Coba cari cara lainnya supaya depresinya berkurang.

2. Pernah dengar saran kalau sedang stres atasi dengan makan? Ya, stres diyakini membuat dirimu tertekan sehingga perlu makan dulu untuk mengurangi tekanan yang sedang dirasakan

stres, lalu malah makan via unsplash.com

Katanya saat seseorang sedang stres, sarannya yaitu makan dulu supaya tingkat stresnya berkurang. Ketika stres menyelimuti, tekanan yang dirasakan meningkat lantaran hormon stres kortisol akan memenuhi tubuh. Menurut seorang pendidik klinis di Mount Sinai School Medicine, Shanna Levine, MD, hormon stres kortisol adalah yang meyakinkan tubuh untuk makan. Sekalipun sebenarnya secara fisik kamu nggak butuh kalori. Jadi rasa lapar itu muncul bukan karena kebutuhan, tapi karena hormon stres kortisol yang membuat otakmu berpikir kalau kamu nggak kenyang. Maka dari itu, stres menyebabkan orang terlalu banyak makan.

3. Nafsu makan terpada penderita obesitas dapat berpengaruh pada rasa lapar yang selalu ada. Semacam makin semangat makan

banyak makan bikin makin tambah nafsu makan via www.pexels.com

Nafsu makan berlebihan terhadap penderita obesitas ternyata berpengaruh pada munculnya rasa lapar. Semangat makanmu jadi bertambah, makanya jadi pengen makan melulu. Menurut spesialis manajemen berat badan dan direktur program manajemen berat badan medis di NYU Langone Medical Center, Holly Lofton, MD, kandungan lemak berlebih di dalam tubuh dapat menyebabkan kadar insulin meningkat. Hal tersebut membuat nafsu makan naik, apalagi sel-sel lemak juga membuat tubuh kurang sensitif pada hormon kenyang, leptin.

4. Penyakit diabetes pun memiliki efek terciptanya rasa lapar. Hal ini terjadi saat penderita coba kembalikan gula darah ke jalurnya

Advertisement

Timbulnya rasa lapar juga ada karena penyakit diabetes. Saat penderita coba kembalikan gula darah ke jalurnya, ketika itulah muncul rasa lapar. Seperti dilansir dari Reader’s Digest, gula darah rendah akan memicu nafsu makan, sehingga orang akan makan berlebih dan terlalu tinggi kadar gulanya- yang nggak bisa bikin kenyang juga. Karena itu bagi penderita diabetes ketika rasa lapar muncul, maka usahakan tetap jaga gula darah dengan menjauhi makanan yang berat karbohidrat atau olahan.

5. Masa menstruasi turut memengaruhi kondisi perut. Nggak heran kalau kamu jadi lebih banyak makan ketika haid

butuh banyak kalori via www.dailymail.co.uk

Percaya atau tidak, siklus menstruasi membuatmu mudah lapar. Ibaratnya, mau habiskan selusin cupcakes pun nggak masalah. Di sisi lain selama periode haid ini, kamu juga butuh lebih banyak kalori dalam memenuhi kondisi tubuh selama sebulan. Maklum, masa haid dipercaya sebagai keadaan cewek yang berenergi tinggi, sehingga perlu banyak asupan kalori.

6. Efek samping yang dihasilkan obat-obatan adalah salah satu alasan di balik bertambahnya nafsu makan

obat itu ada efek samping laparnya via unsplash.com

Bagi yang mengonsumsi obat-obatan, efek sampingnya bisa saja menimbulkan nafsu makan berlebih. Karena itu, ada baiknya sebelum mengonsumsi kamu tanyakan dulu ke dokter untuk mengetahui efek samping dari obat yang diberikan.

7. Bukan lapar, sebenarnya kamu sedang dehidrasi saja. Cuma salah mengartikannya

Lapar yang kamu rasakan bisa menjadi sebuah dehidrasi. Tubuhmu cuma haus saja, pengen kamu segera minum air mineral, bukan makan. Untuk itu, biasakan dirimu minum air mineral dan hindari konsumsi minuman manis karena dapat mengelabui otakmu selalu lapar.

8. Insomnia yang selama ini kamu alami ternyata berperan terhadap munculnya rasa lapar seharian, lho

insomnia via unsplash.com

Ganguan tidur seperti insomnia sebenarnya juga menjadi penyebab rasa lapar yang kerap muncul. Hal ini karna memiliki waktu tidur yang kurang akan membuat tubuhmu lebih sulit mengatur hormon yang mengontrol rasa lapar saat bangun. Hormon kelaparan ghrelin akan melonjak, sehingga kamu bakal ambil makan sana-ini, sekalipun tubuh tak butuh kalori.

Kini, kamu nggak penasaran lagi kenapa perutmu sering banget muncul rasa lapar. Mau ditahan-tahan kok susah praktekkannya. Anyway, tertarik buat coba?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya